Kamis, 13 Juni 2024

Survei FISIP Untirta, Ketua NasDem Bingung Partainya Ada di Posisi Bawah

ilustrasi
Rabu, 20 Sept 2017 | 12:40 WIB - Serang Politik

IBC, Serang- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Serang, Roni Alfanto, merasa bingung dengan hasil survey yang dilakukan oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang dirilis pada Senin 18 September lalu yang  memposisikan partainya di angka 2.0 persen. Menurutnya, di bulan yang sama yakni Agustus 2017, pihaknya sudah dua kali melakukan survey dan angka keterpilihan Partai NasDem tersebut lebih tinggi dari angka yang dirilis FISIP Untirta, yakni 4.0 persen dan 7.0 persen.

“Saya tidak melihat kredibilatasnya saya tidak mau menjust ini baik, ini aneh cuman kalau saya tidak percaya. Karena di bulan yang sama kita udah dua kali (melakukan survey). Di bulan Agustus kita melakuka survei  dan hasil survey kami hampir persis dengan tingkat keterpilihan Parpol kami, hampir sama dengan legislative, nah sekarang dari survey itu jauh sekali padahal di legislatif kita nomor lima loh, jauh meninggalkan partai partai lain,” kata Roni Alfanto saat menghubungi IBC melalui telephone, Rabu 20 September 2017 siang ini.

Intinya, kata dia, pihaknya tidak percaya dengan hasil survey tersebut sebab tidak mungkin di bulan yang sama hasil surveinya jauh berbeda. Ia menegaskan, dengan kerja kerja organisasi Parpolnya saat ini, diirnya dan fungsionaris partai NasDem yang lain menargetkan Pemilihan Umum Aggota Legislatif (Pemilu Legislatif) tahun 2019 mendatang mampu meraih 2 besar.  Ia menjelaskan, porsi Dewan  Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang dari Partainya berjumlah 4 kursi sama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) namun, ujar dia, dilihat dari suara, partainya lebih unggul dari PKB.

Ko di survey itu, itu kita jauh banget apalagi 2,0 persen. Hampir paling bawah kan. Padahal kenyataannya di legislatif porsi lebih banyak, di Pemilu kemaren kita 5, besar bahkan dengan kerja partai kami  sekarang, kita mau ngambil dua besar,” ucapnya.

Ia menuding, survey yang dilakukan oleh FISIP Untirta tidak mencerminkan hasil Pemilu 2014 bahkan sangat bertentangan dengan fakta di lapangan. Ia tidak bermaksud meragukan hasil survey yang digelar FISIP Untirta, tetapi diiinya merasa aneh mengapa hasil yang didapat sangat jauh.   

“Terimkasih sudah melakukan survey tapi kami tidak percaya karena bertolak belakang sekali dan tidak mencerminkan hasil pemilu 2014, kalau kita lihat di DPRD sekarang Pertama Golkar, Kedua PDI-P, Ketiga Gerindra, Keempat Demokrat kelima kita (NasDem) setelah itu, PKB, PKB jumlah kursinya sama, tapi suaranya kita lebih banyak, lalu PPP PKS dan PAN,” ujarnya.

Seperti diketahui, Partai Golongan Karya (Golkar) masih menjadi pilihan masyarakat Kota Serang dalam menentukan calon anggota legislatif. Keterpilihan Partai Golkar di Kota Serang tersebut mencapai 9,3 persen. 

Angka itu termasuk angka tertinggi dibandingkan dengan 13 partai lain yang ada di Kota Serang. Partai kedua dengan persentase 8,2 adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), disusul oleh Partai Demokrat 6,8 persen dan Partai Gerindra dengan angka keterpilihan 6,3 persen.  

Persentase partai politik pilihan masyarakat tersebut tidak jauh berbeda dengan hasil Pemilihan Umum Anggota Legislatif (Pemilu Legislatif) tahun 2014 silam, bahkan nyaris sesuai dengan postur anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang yang ada saat ini.

“Preferensi Partai Politik, respon masyarakat ketika Pileg tahun 2014, ketika ditanya Bapak Ibu saat pemilihan anggota Legislatif tahun 2014 di Kota Serang itu partai politik apa? dan keluarnya adalah Golkar 9,3 persen yang pertama. Kedua PDIP 8,2 persen ketiga dan keempat Demoktat dan Gerindra,” kata Anis Fuadi peneliti dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang saat berbincang dengan IB, Selasa 19 September 2017 kemarin.

Ia menilai, kesamaan persentase keterpilihan Partai Politik dengan konfigurasi DPRD di Kota Serang membuktikan riset yang dilakukannya adalah objektif dan tanpa intervensi oleh pihak manapun.   “Artinya survei ini sesuai dengan kenyataan,” ucapnya.

Kemudian, hasil riset partai lain, kata dia, antara lain Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 4,8 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 3,5 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2,8 persen, Partai Nasional Demokrat (NasDem) 2,0 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 1,7 persen, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 1,7 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) 0,2 persen, dan Partai Keadilan dan Peratuan Indonesia (PKPI) 0,2.

“Sedangkan yang menyatakan lupa 32,5 persen, tidak Jawab atau tidak tahu 9,8 persen,  belum memilih 5,5 persen, dan rahasia 4,7 persen, hasil riset ini gambaran di Pileg 2019 mendatang,” tuturnya.

 

 

Reporter: Abdul Rahman Ahdori
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

Survei FISIP Untirta, Ketua NasDem Bingung Partainya Ada di Posisi Bawah

BERITA TERKAIT

hclh

INILAH SERANG

693 dibaca
Polres Serang Tanam Pohon Mangrove Di Pesisir Desa Lontar
349 dibaca
Sinergi Pemkab Serang dan Serikat Pekerja Makin Kuat

HUKUM & KRIMINAL

1038 dibaca
Dukung Bongkar Korupsi Hibah Ponpes, Ulama Banten Datangi Kejati
1085 dibaca
Diduga ODGJ, Pemuda Ini Lempari Mobil dengan Batu

POLITIK

1305 dibaca
Iti-Ade Jalani Pemeriksaan Kesehatan

PENDIDIKAN

3799 dibaca
Gubernur Kukuhkan 54 Anggota Paskibra Banten
Top