Selasa, 23 Juli 2019

Sidak, Andika Klaim PPDB 2019 Tidak Ada Masalah yang Signifikan

[Foto Istimewa]
Senin, 17 Jun 2019 | 21:49 WIB - Banten Pendidikan

lBC, Serang – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy melakukan inspeksi atau pemeriksaan secara langsung ke sekolah-sekolah SMA Negeri sederajat di Kota Serang untuk memastikan pelaksanaan PPDB (penerimaan peserta didik baru) tahun 2019 berjalan dengan lancar pada Senin, 17 Juni 2019. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Engkos Kosasih, Andika datang meninjau proses pengambilan nomor urut pendaftaran PPDB 2019 ke SMAN 1 Kota Serang, SMKN 1 Kota Serang dan SMKN 2 Kota Serang.

“Hasil peninjauan kami hari ini menunjukkan proses pengambilan nomor urut pendaftaran dalam proses PPDB tahun ini relatif tidak ada masalah yang signifikan,”kata Andika kepada wartawan usai meninjau di SMAN 1 Kota Serang. Dengan masih didampingi Engkos, Andika melanjutkan meninjau ke SMKN 1 Kota Serang untuk selanjutnya ke SMKN 2 Kota Serang.

Andika mengatakan, proses PPDB tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana tahun lalu semua proses PPDB dilakukan secara online melalui website. Merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan No 51/2018 tentang PPDB 2019, kata Andika, tahun ini calon peserta didik yang akan mendaftar harus melakukan pengambilan nomor urut pendaftaran secara langsung di sekolah yang dituju.

“Setelah mendapatkan nomor urut pendaftaran, baru calon siswa melakukan pendaftaran secara online di website. Dengan begitu, persoalan website down karena terlalu banyak yang megakses itu seperti tahun lalu tidak akan terjadi lagi,” katanya.

Lebih jauh Andika mengatakan, penerapan sistem zonasi juga akan lebih diperketat dalam PPDB tahun ini. Selain harus dibuktikan dengan Kartu Keluarga yang minimal berusia 6 bulan sebelumnya, rumah tempat tinggal calon siswa juga akan diverifikasi dengan menggunakan google map untuk memastikan jarak rumah calon siswa masuk ke dalam zonasi sekolah yang dituju.

Meski begitu, lanjutnya, masih ada jalur afirmatif yang bisa dipergunakan calon siswa yang tidak masuk zonasi sekolah yang dituju. Jalur afirmatif tersebuta adalah berupa jalur prestasi.

“Bagi caon siswa yang tidak masuk kriteria zonasi sendiri nantinya akan didistribusikan oleh dinas pendidikan untuk mendaftar di sekolah dimana rumah calon siswa masuk ke dalam sistem zonasinya,” imbuhnya.

Sementara itu Engkos mengatakan, Dinas Pendidikan Pemprov Banten telah menyiapkan hal teknis atau tata cara PPDB jauh-jauh hari, termasuk melakukan sosialisasi dan simulasi.

“Hasil sosialisasi dan simulasi kita beberapa waktu lalu menunjukkan semua sudah siap untuk menyambut proses PPDB yang kita mulai hari ini dan akan berakhir 22 Juni mendatang,” katanya.

Lebih jauh Engkos mengatakan, setelah memiliki nomor urut pendaftaran di sekolah yang dituju, calon peserta didik baru bisa membuka website resmi sekolah yang dituju. Tampilan website akan tersedia beberapa kanal yaitu beranda, jadwal informasi pendaftaran, pengumuman hasil seleksi dan pengaduan.

"Di kanal beranda ada tampilan jumlah kuota, jumlah rombongan belajar dan tiga jalur zonasi yang memiliki 90 persen dari jumlah kuota. Kemudian jalur prestasi 5 persen dan perpindahan 5 persen,” ujarnya.

Untuk jalur zonasi sendiri, kata dia, itu termasuk 20 persennya dari keluarga kurang mampu. Selanjutnya untuk jalur prestasi sebanyak 5 persen berasal dari akademik dan juga non akademik. Adapun untuk jalur perpindahan orang tua 5 persen.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Sidak, Andika Klaim PPDB 2019 Tidak Ada Masalah yang Signifikan

PEMERINTAHAN

633 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1710 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

829 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1878 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1778 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2349 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1404 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1451 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1822 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1734 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

377 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
542 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top