Kamis, 19 Juli 2018

Serobot Lahan, Dua Warga Cikulur Diberi Hukuman Bersyarat

Suasana Sidang di PN Rangkasbitung pada Senin, 16 April 2018. (Foto: Fahdi Khalid/lnilahBanten)
Senin, 16 Apr 2018 | 21:56 WIB - Lebak Hukum & Kriminal

lBC, Lebak - Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung menjatuhkan hukuman bersyarat kepada, Hamzah (50 tahun) dan Sudin (45 tahun) warga Kampung Gudang Desa Tamanjaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak pada Senin, 16 April 2018. Hukuman bersyarat dalam artian tidak dilakukan penahanan.

Hukuman tersebut akibat perbuatan mereka telah melakukan penyerobotan lahan jenis sawah tepatnya di blok Muncang Desa Tamanjaya, Kecamatan Cikulur tahun lalu antara mendiang keluarga Sanatra dengan kedua terdakwa.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Ketua Dede Hakim, keduanya diganjar pidana bersyarat dimana kurungan penjara selama 15 hari yang tidak perlu dilaksanakan penahanan dengan syarat selama 3 bulan, keduanya tidak terlibat tindak pidana melabrak Perpu Nomor 51 tahun 1960 tentang larangan pemakaian tanah tanpa izin.

Eli Sahroni juru bicara keluarga Sanatra mengatakan, bahwa putusan PN tersebut jelas membuktikan bahwa Hamzah dan Sudin telah terbukti bersalah melakukan penyerobotan lahan sawah yang masih dalam keadaan penggarapan.

"Itu pelajaran buat mereka, walaupun tindak pidana ringan tapi mereka tidak boleh melakukan tindak pidana selama 3 bulan, kalau melanggar langsung dijebloskan ke rutan,"kata Eli kepada awak media.

Eli mengaku pihak keluarga Sanatra akan melakukan aktivitas bertani di sawah blok muncang kopong tersebut. "Kita lanjut bertani karena memang pengadilan menunjukkan mana yang salah dan benar,"ujarnya.

Untuk diketahui, Kisruh saling klaim tanah warisan terjadi di Kabupaten Lebak tepatnya di blok Muncang desa Taman Jaya Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak.

Informasi diperoleh kisruh saling klaim tanah terjadi setelah adanya tudingan penyerobotan tanah berupa Sawah satu hektar lebih milik ahli waris Sanatra (alm) dan (alm )Tohir binti Sakinah warga Kampung Cilegeng desa Taman Jaya Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak oleh dua warga asal Kabupaten Lebak yang beralamat di Warunggunung dan Cikulur.

"Tanah milik alm Sanatra dan alm Tohir ini diturunkan waris kepada anaknya yang masing masing diberikan haknya untuk mengelola,"kata Eli Sahroni juru bicara Keluarga Sanatra dan Tohir di Rangkasbitung.

Reporter: Fahdi Khalid
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

Serobot Lahan, Dua Warga Cikulur Diberi Hukuman Bersyarat

PEMERINTAHAN

225 dibaca
Lantik Sekda Baru, Bupati Serang Minta Perkuat Konsolidasi dan Koordinasi
160 dibaca
Rehab Kantor Koperasi dan UKM Lebak Telan Dana Rp3,8 Miliar
117 dibaca
Kepala BKKBN Apresiasi Kinerja Pemkab Serang

POLITIK

396 dibaca
Pemilu 2019, Hanura Pandeglang Target Raih 12 Kursi di DPRD
198 dibaca
Pileg 2019, Mayoritas Caleg PKS Lebak adalah Generasi Milenial
416 dibaca
Suami Bupati Lebak Nyalon DPD RI, Apa Misinya? 

HUKUM & KRIMINAL

65 dibaca
Pelaku Diduga Penyandang Dana Politik Uang Pilkada Kota Serang Diringkus
170 dibaca
Kejari Lebak Hentikan Penyelidikan Dugaan Korupsi Pasar Gajrug Rp19 M
Top