Minggu, 13 Juni 2021

Sempat Tertunda, Pelajar NU Tuding Pelaksanan UAS SD Berbau KKN

IPNU saat menggelar aksi unjuk rasa di Depan kantor Didikbud Pandeglang (Foto:inilahbanten/saepulloh)
Rabu, 13 Des 2017 | 22:30 WIB - Pandeglang Pendidikan

IBC, Pandeglang - Insiden tertundanya pelaksanaan UAS SD di 15 dari 35 Kecamatan di Kabupaten Pandeglang selama dua hari beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Bukan hanya menyoalkan kejadian yang dianggap telah merusak citra pendidikan di Pandeglang. Tetapi juga dituding berbau Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan UAS.

Hal itu disuarakan  sejumlah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pandeglang menggelar aksi unjuk rasa (Unras) di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang dan Pendopo Bupati Pandeglang, Rabu 13 Desember 2017.

"Dugaan KKN di pelaksanaan UAS sangat kuat, karena kegiatannya tersebut tidak sesuai dengan perencanaan," kata  koordinator aksi Herawati.

IPNU  mendesak kepada Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang untuk memberikan tindakan tegas dengan memberikan sangsi kepada kepala Dindikbud dan panitia UAS dan mengusut dugaan adanya indikasi KNN tersebut.

"Apapun alasannya pendidikan adalah modal untuk membangun daerah dan generasi penerus, kalau hal ini dibiarkan mau jadi apa Kabupaten Pandeglang yang sudah tertinggal," tegasnya.

Sementara Kepala Dindikbud Pandeglang, Olis Sholihin membantah tudingan IPNU yang menduga bahwa keterlambatan soal UAS ada indikasi KKN, dan bentuk kegagalan kepala Dindikbud, karena Olis mengaku tidak ikut dilibatkan oleh Kordinator Pengawas (Korwas) dan Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS) dalam pelaksanaan pengadaan soal UAS.

"Tidak ada (Indikasi KKN) kemarinkan sudah dijelaskan bahwa ada keterlanbatan dari pihak percetakan, tapi kan waktunya juga sudah diganti. Kalau soal tudingan kegagalan itu mah sudah menjadi resiko pimpinan walaupun saya tidak dilibatkan," jelasnya.

Reporter: Saepullah
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Sempat Tertunda, Pelajar NU Tuding Pelaksanan UAS SD Berbau KKN

INILAH SERANG

153 dibaca
Polres Serang Bagikan Masker ke Pengunjung Ponpes Syech Nawawi Tanara
708 dibaca
Polres Serang Amankan Belasan Preman dan Sita Uang Pungli
162 dibaca
Polres Serang Ringkus Dua Pengedar Obat Tramadol dan Hexymer

HUKUM & KRIMINAL

50 dibaca
Polda Banten Gagalkan Penyelundupan 90 Ribu Bibit Lobster
708 dibaca
Polres Serang Amankan Belasan Preman dan Sita Uang Pungli
162 dibaca
Polres Serang Ringkus Dua Pengedar Obat Tramadol dan Hexymer

POLITIK

390 dibaca
Pemkab Serang Soroti Pilkades Serentak di Dua Kecamatan
448 dibaca
Amankan Pemilihan Anggota BPD Tanara, Polres Serang Prokes Covid-19
651 dibaca
Andika Minta PPP Banten Dukung Pemprov Sejahterakan Masyarakat

PENDIDIKAN

354 dibaca
Andika: Data BPS Menunjukkan Kualitas Pendidikan Penduduk Banten Meningkat
382 dibaca
PPDB di Kabupaten Serang Dibuka 21 Juni, Ini Tahapannya
Top