Kamis, 04 Maret 2021

Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD

Selasa, 19 Mei 2020 | 21:09 WIB - Banten Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang - Dua kali gagal bayar Bank Banten yang mengakibatkan dipindahnya kas daerah ke Bank bjb, disebabkan utang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan anggota DPRD Banten.

Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten, Epi Rustam mengatakan, gagal bayar Bank Banten untuk Bantuan Keuangan (Bankeu) ke kabupaten/kota, dan bantuan dana penanganan Covid-19, bukan disebabkan Pemprov Banten tidak mempunyai uang, tetapi karena hutang ASN.

“Hampir 90 persen PNS Pemprov dan DPRD, punya utang. Tanya ke bank,” katanya.

Ketika ditanya mengenai Bangkrutnya Bank Banten, Epi menegaskan bukan. Sebab, Bank Banten memiliki uang banyak, tetapi berada di luar.

“Bukan bangkrut. Mau dipake buat covid, dihutang ASN. Uang banyak Bank Banten, hanya ada di luar,” jelasnya.

Epi menjelaskan jika Pemprov Banten tidak bangkrut dan masih normal, karena target capaian untuk realisasi pendapatan daerah, diatas 36 persen.

“Kalau kita sih mendekati normal karena situasi covid 19,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan Bapenda Banten, Abadi mengatakan, untuk realisasi penerimaan Pendapatan Daerah pada Tri Wulan I Tahun 2020, sudah tercapai melampui 20 persen, dan Bapenda sudah membuktikan bahwa realisasi memenuhi targetnya.

“Setiap hari Pajak Daerah dari PKB dan BBNKB, terus masuk ke Kasda Provinsi Banten. Sedangkan Pajak AP dan PBBKB, setiap Bulan masuk ke Kasda Provinsi Banten, serta Pajak Rokok masuk ke Kasda setiap Tri wulan,” jelasnya.

Diketahui, April 2020, Bank Banten dinyatakan gagal bayar untuk Bakeu ke Kabupaten/Kota, dan dana bantuan penanganan dampak covid-19. Akibatnya, Gubernur Banten memindhakan Kas daerah dari Bank Banten ke BJB.[MediaBanten]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD
dinsos dewan ac as Fae SF

INILAH SERANG

25 dibaca
Jasad Endang Korban Hanyut di Sungai Ciujung Belum Ditemukan
Top