Selasa, 13 November 2018

Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawab didampingi Kasatreskrim, AKP David Chandra Babega (kanan) dan Iptu Shilton (kiri) saat ekspose kasus ujaran kebencian pada Rabu, 7 November 2018.[Foto: Haji Imat/lnilahBanten]
Rabu, 07 Nov 2018 | 17:52 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Seorang warga Kecamatan Petir,Kabupaten Serang, bernama Ruyani (25 tahun), diciduk petugas tim cyber Unit Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Satreskrim Polres Serang. Tersangka yang berprofesi sebagai pekerja konveksi ini ditangkap karena diduga telah menyebarkan ujaran kebencian atau permusuhan terhadap salah satu tokoh ulama di Kabupaten Serang melalui media sosial facebook.

"Tersangka diamankan di rumah kontrakannya di daerah Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu, 3 November 2018 malam oleh Tim Cyber Tipidsus beberapa saat setelah menerima laporan dari santri," ungkap Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan kepada wartawan saat ekspose di gedung Satreskrim pada Rabu, 7 November 2018.

Dijelaskan Kapolres, tersangka diduga sebagai pelaku yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau golongan masyarakat tertentu berdasarkan atas unsur SARA. Ujaran kebencian yang tidak pantas ini diposting pada 31 Oktober kemarin. 

"Ada beberapa ujaran kebencian yang diposting tersangka melalui akun facebook miliknya bernama Cinu Papeda Papeda pada akhir Oktober lalu," terang Kapolres didampingi Kasatreskrim, AKP David Chandra Babega dan Iptu Shilton. 

Dikatakan Kapolres, tersangka diamankan setelah petugas Polsek Petir menerima laporan dari sejumlah santri pada Jumat 2 November 2018. Berbekal dari laporan tersebut petugas Polsek Petir dibantu Unit Cyber Tipidsus langsung bergerak cepat mendatangi rumah Ruyani. Namun pada saat tiba di rumah yang dituju, ternyata tersangka tidak berada di rumah. 

"Dari informasi pihak keluarga, Ruyani berada Jakarta. Setelah mendapatkan lokasi tempat tinggalnya, petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tersangka di rumah kontrakannya di daerah Tambora," terang Kapolres.

Terkait motif dibalik postingan tersebut, Kapolres menjelaskan tersangka Ruyani mengaku kesal lantaran kerap mengalami sakit kepala karena dibayang-bayangi makhluk ghoib yang wajahnya menyerupai tokoh ulama tersebut. Tersangka, menurut Kapolres pernah datang ke ponpes namun tidak bertemu MN. Oleh karenanya, pihaknya akan melakukan pendalaman apakah ada motif lain dibalik postingan tersebut. 

"Dari keterangan awal, motifnya dilandasi kekesalan karena kerap diganggu mahkluk ghoib yang menyerupai wajah MN, tapi kita akan perdalam. Kami juga akan meminta bantuan tim dokter untuk memeriksa kondisi kejiwaan Ruyani," kata Kapolres seraya mengatakan tersangka terancam Pasal 45A (2) ayat dua Jo 45 (3) UU RI No 19 Th 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Th 2008 tentang ITE.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial. Saring dan sharing setiap informasi yang didapat. Apabila ingin mengomentari, lebih baik difikirkan terlebih dahulu karena apa yang kita komen di media sosial bisa saja merugikan orang lain.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap

PEMERINTAHAN

235 dibaca
Puluhan Pejabat Fungsional Pemprov Banten Dilantik
1028 dibaca
Perintah Perpres 16/2018, LPSE Dibentuk dalam Satu Badan/Dinas
217 dibaca
Lokakarya, Pemprov Bahas Pengurangan Kawasan Kumuh di Banten

POLITIK

263 dibaca
Caleg Golkar Dilarang Saling Menjelekkan dan Menjegal
209 dibaca
Dikukuhkan, Karya Nyata ICMI Ditunggu Masyarakat Banten
289 dibaca
Memilih Pemimpin di Pilpres 2019 Menurut UAS

HUKUM & KRIMINAL

146 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal
632 dibaca
Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap
340 dibaca
6 Oknum Anggota Ormas Pengeroyok Polisi Terancam 7 Tahun Penjara

PERISTIWA

105 dibaca
Melalui ARDEX-18, Provinsi Banten Siap Atasi Dampak Bencana
1182 dibaca
Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kontrakan Gegerkan Warga Cikande
1781 dibaca
Di Waringinkurung, Polisi dan TNI Ini Kompak Gotong Keranda Mayat

EKONOMI & BISNIS

80 dibaca
Andika Ingin Ekraf Jadi Tulang Punggung Baru Perekonomian di Banten
102 dibaca
Selama Oktober 2018, Nilai Tukar Petani di Banten Alami Kenaikan
Top