Jumat, 18 Januari 2019

Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawab didampingi Kasatreskrim, AKP David Chandra Babega (kanan) dan Iptu Shilton (kiri) saat ekspose kasus ujaran kebencian pada Rabu, 7 November 2018.[Foto: Haji Imat/lnilahBanten]
Rabu, 07 Nov 2018 | 17:52 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Seorang warga Kecamatan Petir,Kabupaten Serang, bernama Ruyani (25 tahun), diciduk petugas tim cyber Unit Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Satreskrim Polres Serang. Tersangka yang berprofesi sebagai pekerja konveksi ini ditangkap karena diduga telah menyebarkan ujaran kebencian atau permusuhan terhadap salah satu tokoh ulama di Kabupaten Serang melalui media sosial facebook.

"Tersangka diamankan di rumah kontrakannya di daerah Tambora, Jakarta Barat pada Sabtu, 3 November 2018 malam oleh Tim Cyber Tipidsus beberapa saat setelah menerima laporan dari santri," ungkap Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan kepada wartawan saat ekspose di gedung Satreskrim pada Rabu, 7 November 2018.

Dijelaskan Kapolres, tersangka diduga sebagai pelaku yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau golongan masyarakat tertentu berdasarkan atas unsur SARA. Ujaran kebencian yang tidak pantas ini diposting pada 31 Oktober kemarin. 

"Ada beberapa ujaran kebencian yang diposting tersangka melalui akun facebook miliknya bernama Cinu Papeda Papeda pada akhir Oktober lalu," terang Kapolres didampingi Kasatreskrim, AKP David Chandra Babega dan Iptu Shilton. 

Dikatakan Kapolres, tersangka diamankan setelah petugas Polsek Petir menerima laporan dari sejumlah santri pada Jumat 2 November 2018. Berbekal dari laporan tersebut petugas Polsek Petir dibantu Unit Cyber Tipidsus langsung bergerak cepat mendatangi rumah Ruyani. Namun pada saat tiba di rumah yang dituju, ternyata tersangka tidak berada di rumah. 

"Dari informasi pihak keluarga, Ruyani berada Jakarta. Setelah mendapatkan lokasi tempat tinggalnya, petugas langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan tersangka di rumah kontrakannya di daerah Tambora," terang Kapolres.

Terkait motif dibalik postingan tersebut, Kapolres menjelaskan tersangka Ruyani mengaku kesal lantaran kerap mengalami sakit kepala karena dibayang-bayangi makhluk ghoib yang wajahnya menyerupai tokoh ulama tersebut. Tersangka, menurut Kapolres pernah datang ke ponpes namun tidak bertemu MN. Oleh karenanya, pihaknya akan melakukan pendalaman apakah ada motif lain dibalik postingan tersebut. 

"Dari keterangan awal, motifnya dilandasi kekesalan karena kerap diganggu mahkluk ghoib yang menyerupai wajah MN, tapi kita akan perdalam. Kami juga akan meminta bantuan tim dokter untuk memeriksa kondisi kejiwaan Ruyani," kata Kapolres seraya mengatakan tersangka terancam Pasal 45A (2) ayat dua Jo 45 (3) UU RI No 19 Th 2016 tentang perubahan atas UU No 11 Th 2008 tentang ITE.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial. Saring dan sharing setiap informasi yang didapat. Apabila ingin mengomentari, lebih baik difikirkan terlebih dahulu karena apa yang kita komen di media sosial bisa saja merugikan orang lain.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap

PEMERINTAHAN

87 dibaca
Andika Sebut Kepercayaan Publik pada Pemprov Banten Meningkat
223 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
181 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO

POLITIK

3950 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
845 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
153 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

219 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
106 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
332 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

121 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
140 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

104 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
196 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top