Selasa, 23 Juli 2019

Satgas Hentikan Enam Usaha Investasi Ilegal

(foto ilustrasi)
Minggu, 26 Mar 2017 | 17:24 WIB - Nasional Ekonomi & Bisnis

lB, Jakarta - Satgas Waspada Investasi menghentikkan kegiatan investasi atau penghimpunan dana masyarakat oleh enam perusahaan tanpa izin dari otoritas ataupun regulator terkait.

"Kegiatan mereka berpotensi merugikan masyarakat dan diduga melanggar peraturan," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing yang juga Direktur Kebijakan dan Dukungan Penyidikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L. Tobing melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Sejak Januari hingga akhir Maret 2017, Satgas Waspada Investasi dan OJK sudah menghentikkan kegiatan 19 perusahaan investasi yang tidak memiliki izin.

Tongam merinci enam perusahaan yang kegiatan usahanya dihentikan pada akhir Maret 2017 adalah Starfive2u.com, PT Alkifal Property, Groupmatic170, EA Veow, FX Magnet Profit, dan Koperasi Serba Usaha Agro Cassava Nusantara di Cicurug, Sukabumi.

"Enam entitas tersebut harus segera menghentikan kegiatan usahanya sampai dengan memperoleh izin dari otoritas yang berwenang," ujar dia.

Berdasarkan penyelidikan Satgas Waspada Investasi, enam entitas usaha tersebut tidak dapat menunjukkan legalitas usaha, maupun kejelasan kegiatan usaha, dan domisili usaha yang telah dilakukan.

Misalnya, situs StarFive2U.com menawarkan pengelolaan dana investor dengan cara perdagangan, komoditi, dan "crypto currency" sejak 2014. Keuntungan yang dijanjikan adalah lima per hari dan berlangsung selama 20 hari sejak akun member aktif. Komisi dari persen sebesar 1,5-2 persen per hari.

Namun, menurut Tongam, domisili kegiatan StarFive2U.com tidak diketahui. Begitu juga, mengenai kepengurusan dan penanggung jawab usaha tersebut, StarFive2U.com dinilai tidak transparan.

Tidak hanya StarFive2U.com, PT. Alkifal Property juga memiliki kegiatan usaha yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. PT Alkifal Property menawarkan program kepemilikan rumah tanpa harus melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR), namun domisili dari kegiatan Alkifal tidak diketahui.

"Kepengurusan atau penanggung jawab tidak diketahui. Kegiatan usaha yang dilakukan secara detail juga tidak diketahui," kata Tongam.

Tongam meminta masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan investasi dengan enam entitas dan segera melaporkannya kepada Satgas Waspada Investasi apabila entitas tersebut masih melakukan kegiatan sebelum mendapatkan izin. [lnilahcom]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Satgas Hentikan Enam Usaha Investasi Ilegal

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

697 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

893 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1939 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

108 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2414 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1466 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

70 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
439 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top