Selasa, 17 September 2019

Samsung Kembangkan Baterai Baru Pengganti Lithium

[thedigitalhacker.com]
Senin, 19 Agt 2019 | 15:25 WIB - Teknologi

lBC, San Francisco - Hampir semua perangkat elektronik portabel masa kini, seperti smartphone, tablet, laptop, kamera, mengandalkan baterai berbahan lithium ion. Namun, baterai jenis baru yang kabarnya sedang dikembangkan Samsung memakai material lain, yakni graphene.

Hal tersebut diungkap oleh pembocor gadget Evan Blass melalui sebuah cuitan di Twitter. Menurut Blass, baterai graphene kemungkinan akan dipakai Samsung untuk salah satu produk smartphone terbaru mereka yang rilis tahun depan.

"Mereka (Samsung) masih harus meningkatkan kapasitas selagi menekan biaya," ujar Blass dalam cuitannya.

Salah satu kelebihan graphene dibanding lithium, menurut Blass, adalah kecepatan pengisian dayanya yang jauh lebih cepat. Baterai bisa diisi penuh dari keadaan kosong dalam waktu kurang dari 30 menit.

Mengutip CNETgraphene yang merupakan semikonduktor alotrop karbon memang sudah lama dilirik para pelaku di dunia teknologi sebagai materi baterai pengganti lithium.

Berbentuk lembaran tipis, graphene diklaim 200 kali lebih kuat dibanding baja, lebih ringan dari kertas, dan bisa menyimpan daya dengan cepat. Karena ketipisannya, baterai graphene bisa disisipkan di tempat sempit seperti di sol sepatu.

Pada gelaran Mobile World Congress (MWC) 2018 lalu, ada anjungan graphene yang memamerkan aneka produk riset berbasis material tersebut, mulai dari robot hingga perangkat wearable.

Samsung diketahui telah mulai tertarik menguji coba graphene sejak setidaknya tahun 2017. Saat itu, raksasa teknologi Korea Selatan tersebut sempat mengatakan bahwa bahan graphene memungkinkan kecepatan pengisian daya baterai hingga lima kali lebih cepat ketimbang lithium.

Untuk saat ini, baterai berbahan graphene masih harus terus dikembangkan supaya bisa ditanam di produk konsumen. Material ini memang terbilang masih anyar, pasalnya graphene baru ditemukan oleh kelompok riset dari University of Manchester, Inggris, pada 2004.[lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Toko Aplikasi Google Kini Punya Modus Gelap
Minggu, 15 Sept 2019 | 19:59 WIB
Toko Aplikasi Google Kini Punya Modus Gelap
Pasaran Smartphone Global Kembali Menurun
Jumat, 13 Sept 2019 | 17:29 WIB
Pasaran Smartphone Global Kembali Menurun
Xiaomi Uji Coba Tombol Penghenti Iklan di MIUI
Kamis, 12 Sept 2019 | 19:50 WIB
Xiaomi Uji Coba Tombol Penghenti Iklan di MIUI
Apple TV  Tawarkan Harga Berlangganan Lebih Murah
Kamis, 12 Sept 2019 | 10:20 WIB
Apple TV Tawarkan Harga Berlangganan Lebih Murah

KOMENTAR

Samsung Kembangkan Baterai Baru Pengganti Lithium

PEMERINTAHAN

179 dibaca
Bangun 28 Gedung OPD di Puspemkab Serang Butuh Dana Rp300 M
234 dibaca
Bangun Gedung Puspemkab, Pemprov Siap Kucurkan Bankeu
katarBanten1

POLITIK

694 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu Berharap dapat Dukungan Partai Lain
1000 dibaca
Pilkada Serang 2020, Tatu-Pandji Kembali Maju jadi Balon Bupati dan Wabup

HUKUM & KRIMINAL

377 dibaca
Kerap Lakukan Pemerasan di KP3B, 4 Pemuda Diringkus
914 dibaca
Diduga Peras Kades, Oknum LSM Terjaring OTT

PERISTIWA

906 dibaca
Duuh, Sepasang Kekasih di Cikande Dipaksa Preman Lepas Pakaian
1376 dibaca
Mengenaskan, Gadis Baduy Tewas Dibacok

EKONOMI & BISNIS

330 dibaca
Geram, Bupati Serang Ancam Sanksi Perusahaan yang Abaikan CSR
270 dibaca
Rayakan Hari Pelanggan Nasional, Andika Kunjungi Bank bjb Banten
Top