Selasa, 23 Juli 2019

Salurkan Jamsosratu di Pandeglang, Andika: Uangnya untuk Biaya Pendidikan

Wagub Banten Andika Hazrumy saat memberi sambutan pada penyaluran Bansos Jamsosratus di Pandeglang pada Kamis, 11 April 2019.[Foto Istimewa]
Kamis, 11 Apr 2019 | 17:42 WIB - Pandeglang Ekonomi & Bisnis

lBC, Pandeglang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tahun 2019 ini telah menganggarkan bantuan sosial Jaminan Sosial Rakyat Banten bersatu agtau Jamsosratu sebesar Rp87,5 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk 50 ribu RTS (Rumah Tangga Sasaran) yang ada di delapan kota/kabupaten di Provinsi Banten.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy saat menyalurkan Bantuan Sosial Jamsosratu untuk Kabupaten Pandeglang di BPSDM Provinsi Banten, KarangTanjung, Kabupaten Pandeglang pada Kamis, 11 April 2019.

Menurut Andika, program Jamsosratu ini adalah untuk memberdayakan masyarakat agar bisa sejahtera. Sehingga angka kemiskinan di Provinsi Banten bisa di tekan atau turun.

“Program Jamsosratu ini digunakan untuk pendidikan keluarga yaitu untuk kebutuhan sekolah anak, dan juga bisa digunakan untuk kebutuhan kesehatan dan yang paling utama adalah untuk kesejahtraan keluarga,” katanya.

Maka dari itu, Andika berpesan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Jamsosratu untuk mengunakan uang bantuan sosial ini dengan sebaik-baiknya dan jangan digunakan untuk masalah yang konsumtif dan tidak jelas.

“Dengan program bansos, khusunya Jamsosratu yang sudah ada sejak tahun 2003 di Provinsi Banten, angka kemiskinannya mencapai kira-kira 9,35 persen dan di tahun 2018 ini allhmamdulilah angka kemiskinan di Provinsi Banten turun drastis menjadi 5,20 persen, ini sangat luar biasa,” tutur Andika.

“Saya bersama Bapak Gubernur sedang fokus untuk menekan angka kemiskinan dan meningkantakn kesejahtraan masyarakat Banten. Sedangkan untuk infrastruktur, saya bersama Pak Gubernur sedang fokus menyelesaikan jalan yang menjadi tanggunjawab Provinsi Banten, insyaallah dua tahun ke depan selesai,” sambung Andika.

Provinsi Banten juga, lanjut Andika sedang fokus meminimalisir ketipangan sosial yang ada di delapan wilayah kabupaten/kota di Provinsi Banten. “Bagaimana caranya agar masyarakatnya bisa sejahtera, kemiskinanya menurun dan ketipangan itu bisa merata di setiap wilayah,” ucap Andika seraya mendoakan Kabupaten Pandeglang bisa maju dan masyarakatnya sejahtera.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana menyebutkan, pada tahun 2018 anggaran bansos sebesar Rp57,5 miliar. Sedangkan pada tahun 2019 ini Pemprov Banten mengalokaasikan sebesar Rp90,9 miliar, atau mengalami peningkatan sebesar Rp33,3 miliar (37 %), khusus untuk anggaran Jamsosratu tahun ini sebesar Rp87,5 miliar.

“Masing-masin KPM Jamsosratu akan menerima sebesar Rp.1.750.000 per tahun. Pembagiannya dilakukan dua tahap, tahap pertama sebesar Rp.1000.000 dan tahap 2 sebesar Rp.750.00,- sedangkan penyaluran tahap 1  gelombang ke 1 untuk kabupaten Pandeglang sebesar Rp.7.754.000.000 untuk 7.754 KPM,” sebutnya.

“Penyaluran bantuan untuk tahap pertama gelombang ke 2 akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini higga seluruh RTS memperoleh bantuan,” tambah Nurhana.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Khaerunnisa
Bagikan:

KOMENTAR

Salurkan Jamsosratu di Pandeglang, Andika: Uangnya untuk Biaya Pendidikan

PEMERINTAHAN

628 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1848 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1709 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

824 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1871 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1777 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2344 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1399 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1447 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1816 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1958 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1734 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

373 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
536 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top