Sabtu, 25 Mei 2019

Salah Seorang Pendiri Facebook Kritik Zuckerberg

[Foto CNBC]
Selasa, 14 Mei 2019 | 16:52 WIB - Teknologi

lBC, New York - Salah seorang pendiri Facebook Chris Hughes dalam tulisan opini berjudul It's Time to Break Up Facebook yang dimuat di The New York Times mengungkapkan kekecewaannya terhadap Mark Zuckerberg dan meminta perusahaan tersebut dipecah demi menciptakan iklim kompetisi yang sehat.

Mengutip The Verge, Hughes membantu Mark Zuckerberg meluncurkan Facebook saat sang CEO masih tinggal di asrama Harvard University. Kritiknya itu didasari argumen ekonomi dan bisnis, Facebook dianggap sebagai pelaku monopoli sehingga membatasi kompetisi dan mengganggu inovasi.

Hughes menilai warganet tidak memiliki pilihan beralih ke media sosial lain karena tidak ada pesaing yang sepadan dengan Facebook.

Berdasarkan pengamatan Hughes, sejak 2011, tidak ada media sosial baru yang muncul sehingga 84 persen iklan dari media sosial masuk ke Facebook.

Hughes pun meminta Federal Trade Commission mengembalikan akuisisi Facebook terhadap WhatsApp dan Instagram agar pasar media sosial dan perpesanan menjadi kompetitif.

Untuk mendukung argumen bahwa hal tersebut mungkin, dia mencontohkan FTC memecah AT&T pada 1980-an dan Whole Food menjual Wild Oats pada 2009 lalu.

Masalah Facebook, menurut Hughes, tak hanya dilihat dari segi ekonomi. Algoritme Kabar Berita (News Feed) dia sebut mendikte konten yang dilihat warganet setiap hari. Kebijakan Facebook terhadap konten menilai apa yang tergolong ujaran kebencian dan proses penilaian tersebut tidak dilakukan secara demokratis.

Tak ada yang mengecek kekuasaan yang dimiliki Zuckerberg, selaku pemegang saham mayoritas di Facebook, dan tidak ada lembaga pemerintah yang secara khusus ditugaskan untuk mengawasi perusahaan seperti Facebook.

"Pengaruh Mark (Zuckerberg) mengejutkan, jauh dari siapa pun yang ada di sektor swasta maupun pemerintah. Dia mengontrol tiga platform komunikasi utama, Facebook, WhatsApp dan Instagram, yang memiliki miliaran pengguna setiap hari," kata Hughes.

Menurut dia, hanya Zuckerberg yang dapat memutuskan algoritme yang akan menampilkan konten yang dilihat warganet di News Feed. Zuckerberg juga yang membuat aturan bagaimana mengenali kekerasan dan ujaran kebencian.

"Mark (Zuckerberg) orang yang baik. Tapi, saya marah, fokusnya terhadap pertumbuhan membuatnya mengorbankan keamanan dan kesopanan demi klik," ucap Hughes.

Dia juga mengharapkan pemerintah AS membuat lembaga yang khusus mengawasi perusahaan teknologi seperti Facebook.

Lembaga tersebut, menurut Hughes, perlu melindungi kerahasiaan data pengguna, membuat panduan bagaimana Facebook beroperasi, mirip dengan regulasi Uni Eropa dengan GDPR.[lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Google Maps Akan Terintegrasi dengan Info Mudik
Jumat, 17 Mei 2019 | 21:49 WIB
Google Maps Akan Terintegrasi dengan Info Mudik
Spotify Hadirkan Fitur Mirip Instagram Stories
Kamis, 16 Mei 2019 | 07:13 WIB
Spotify Hadirkan Fitur Mirip Instagram Stories
Awas! Ada Celah Kerentanan Enkripsi di WhatsApp
Selasa, 14 Mei 2019 | 17:37 WIB
Awas! Ada Celah Kerentanan Enkripsi di WhatsApp
Xiaomi Siapkan Flagship Baru Berkode 'Hercules'
Senin, 13 Mei 2019 | 20:31 WIB
Xiaomi Siapkan Flagship Baru Berkode 'Hercules'

KOMENTAR

Salah Seorang Pendiri Facebook Kritik Zuckerberg

PEMERINTAHAN

1329 dibaca
Inspektorat Data Ulang Fisik Randis di Distan Banten
421 dibaca
KASN Rekomendasi Sanksi 3 Pejabat Banten Dukung Calon DPD RI 
204 dibaca
Jamsosratu Dinilai Berhasil, Dinsos NTB Belajar ke Dinsos Banten

POLITIK

883 dibaca
Anak Gubernur Gagal ke Senayan, HMI Kawal Pelanggaran ASN Banten
3002 dibaca
Andiara Raih Suara Terbanyak Calon DPD Dapil Banten, Anak Gubernur Gagal
1549 dibaca
Tuding HMI Demo Gubernur Ditunggangi, Ketum KAHMI Banten Dinilai Fitnah

HUKUM & KRIMINAL

152 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob
419 dibaca
Melawan, 2 Bandit Ganjal Kartu ATM Ditembak
1126 dibaca
Digerebeg, 4 Pengepul, Pengecer dan Pemasang Judi Togel Lebaran Dipenjara

PERISTIWA

655 dibaca
PGK dan GP2B Desak Pecat Kadindikbud Engkos dan Faturrahman
249 dibaca
Diduga Gelapkan Dana BAT, Puluhan Karyawan Demo Kantor Alfamart Serang
2991 dibaca
Demo di Rumdis Gubernur, HMI Ingatkan KAHMI Jangan Bungkam Kami

EKONOMI & BISNIS

208 dibaca
Ramadhan, Pemprov Banten Gelar Bazar Sembako Murah
1907 dibaca
Ini Dia Tips Memilih Baju Muslim Wanita Sesuai Syariat yang Harus Anda Ketahui
Top