Selasa, 21 Januari 2020

Sahabat Buruk Rupa yang Sangat Dicintai Rasulullah

[foto ilustrasi]
Selasa, 14 Jan 2020 | 23:44 WIB - Mozaik Islami

JULAIBIB adalah seorang sahabat Anshar yang sangat dicintai Nabi SAW walau ia tidak diketahui nasabnya dengan jelas, keadaannya-pun fakir dan wajahnya juga buruk.

Tentu saja kecintaan beliau kepadanya ini adalah karena kualitas keimanan dan ketakwaannya, juga karena kecintaannya kepada Allah dan Rasul-Nya. Namun demikian ia belum menikah karena kebanyakan orang enggan mengambilnya sebagai menantu karena keadaan lahiriahnya tersebut.

Para sahabat Anshar mempunyai kebiasaan, jika memiliki anak perempuan atau anggota keluarga perempuan yang belum menikah, baik gadis atau janda, mereka akan "menunjukkannya" kepada Rasulullah SAW. Jika beliau telah mengetahui dan tidak memintanya atau memintanya untuk orang lain yang dikehendaki beliau, barulah mereka menikahkannya dengan orang lain yang dikehendakinya.

Bahkan tak jarang para wanita tersebut, atau melalui walinya, "menyodorkan" diri untuk dinikahi beliau, atau orang lain yang dipilih oleh beliau. Sungguh kecintaan para sahabat Anshar kepada Nabi SAW sangat luar biasa.

Suatu ketika Nabi SAW bertemu dengan salah seorang sahabat Anshar dan bersabda, "Aku melamar putrimu!!" "Baik, ya Rasulullah," Kata sahabat tersebut, "Ini suatu kehormatan besar dan sangat membanggakan!!"

"Tetapi aku tidak menginginkannya untuk diriku sendiri!!" Kata Nabi SAW.

"Untuk siapa ya, Rasulullah?" Kata sahabat tersebut.

"Untuk Julaibib...!!"

Sahabat tersebut tampak terkejut, tetapi kemudian berkata, "Kalau begitu saya akan bermusyawarah dahulu dengan ibunya!!"

Nabi SAW mengijinkannya, kemudian sahabat tersebut berlalu pulang. Sampai di rumah, ia berkata kepada istrinya, "Sesungguhnya Rasulullah SAW melamar putrimu!!"

"Baik, sungguh ini sangat menyenangkan!!" Kata istrinya dengan gembira.

"Beliau tidak melamar untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Julaibib!!"

Seketika kegembiraan di wajah istrinya menghilang, dan berkata, "Untuk Julaibib?? Tidak, demi Allah kita tidak akan mengawinkannya dengan Julaibib!!"

Tampaknya kehebohan yang terjadi antara kedua orang tuanya menyebabkan sang gadis menghampiri mereka dan meminta penjelasan atas apa yang terjadi. Sang ibu menjelaskan permintaan Nabi SAW dan sikap yang diambilnya, maka si gadis berkata, "Apakah kalian akan menolak urusan Rasulullah SAW? Pertemukanlah (nikahkanlah) aku dengan dia, sungguh dia tidak akan menyia-nyiakan aku!!"

Tentu tidak ada pertimbangan lain dari sang gadis kecuali ketaatan dan kecintaan kepada Nabi SAW. Ia meyakini, di balik semua kekurangan yang ada pada Julaibib yang memang sudah diketahui banyak orang, tentu ia memiliki banyak kelebihan lainnya yang membuatnya mendapat kedudukan yang baik di sisi Rasulullah SAW.

Sahabat Anshar tersebut kembali kepada Nabi SAW dan berkata, "Ya Rasulullah, engkau lebih berhak berurusan dengan anak gadisku!!"

Nabi SAW memanggil Julaibib dan menikahkannya dengan putri sahabat Anshar tersebut.

Julaibib hampir tidak pernah absen dalam medan pertempuran bersama Rasulullah SAW. Suatu ketika setelah berakhirnya suatu pertempuran, Nabi SAW bertanya kepada para sahabat, "Apakah kalian tidak kehilangan seseorang?"

"Tidak, ya Rasulullah!!" Kata mereka.

"Tetapi aku kehilangan Julaibib," Kata Nabi SAW, "Carilah dia!!"

Mereka menyebar, dan akhirnya salah seorang sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, inilah dia orangnya, ia tertutup di antara tujuh orang musuh yang dibunuhnya, dan ia juga terbunuh oleh mereka!"

Nabi SAW mendatangi tempat Julaibib tewas. Beliau memangku jenazahnya dan menyuruh beberapa sahabat menggali lobang untuk kuburnya. Sambil bercucuran air mata, beliau bersabda, "Dia ini bagian dari diriku dan aku bagian dari dirinya"

Setelah lubang kuburnya siap, beliau mengangkat sendiri jenazahnya dan membaringkannya di dalam kubur. Tidak ada tikar atau kain lainnya untuk menutup jenazahnya, sehingga langsung dikuburkan begitu saja. Tetapi semua itu tidak berarti mengurangi kemuliaan dan ketinggian derajadnya di sisi Allah dan Rasul-Nya, bahkan meningkatkannya karena tangan Nabi SAW sendiri yang memakamkannya. [ lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Solusi Supaya Doa Cepat Dikabulkan Allah
Senin, 20 Jan 2020 | 21:17 WIB
Solusi Supaya Doa Cepat Dikabulkan Allah
Semua Menangis di Hari Kiamat ditolak 3 Hal Ini
Minggu, 19 Jan 2020 | 13:06 WIB
Semua Menangis di Hari Kiamat ditolak 3 Hal Ini
Seorang Muslim Lebih Bernilai Dibandingkan Dunia
Sabtu, 18 Jan 2020 | 14:28 WIB
Seorang Muslim Lebih Bernilai Dibandingkan Dunia
Subhanallah, Kita Lelah Saja Disukai Oleh Allah
Sabtu, 18 Jan 2020 | 00:24 WIB
Subhanallah, Kita Lelah Saja Disukai Oleh Allah

KOMENTAR

Sahabat Buruk Rupa yang Sangat Dicintai Rasulullah
x.ackd

PEMERINTAHAN

232 dibaca
Bupati Serang: APBD Rp 3 Triliun Adalah Amanah Rakyat
326 dibaca
Lantik 277 Pejabat, Bupati Serang Minta Pemerintah Kecamatan Siaga Bencana

POLITIK

281 dibaca
Buka Pendaftaran Calon PPK, KPU Pastikan Tak Ada TitipanĀ 
484 dibaca
KPU Kabupaten Serang Buka Pendaftaran Calon Anggota PPK

HUKUM & KRIMINAL

139 dibaca
Resmob Polda Banten Ringkus Pelaku Curanmor dan Penadah

PERISTIWA

228 dibaca
Banjir, Ratusan Rumah di Kecamatan Kasemen Terendam

EKONOMI & BISNIS

206 dibaca
Andika: Banten Siap Dukung Kebijakan Strategis OJK
Top