Selasa, 17 Juli 2018

Rusak Parah, Jalan Penghubung Parung Panjang-Cisarap Lebak Tak Kunjung Diperbaiki

Jalan penghubung desa Parung Panjang-Cisarap Terputus, kondisi ini menyebakan masyarakat terisolir. (Foto :ist).
Senin, 31 Jul 2017 | 15:11 WIB - Lebak Peristiwa

IB, Lebak-Jalan penghubung desa Parung Panjang-Cisarap, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, rusak parah. Sampai saat ini,  pemerintah daerah dan provinsi belum juga memberbaiki jalan yang rusak akibat ambrolnya irigasi sekunder milik Provinsi Banten.

Informasi diperoleh, terputusnya jalan desa tersebut lantaran ambrolnya saluran Irigasi sekunder milik Pemerintah Provinsi Banten yang juga tak kunjung diperbaiki sehingga menyebabkan masyarakat kampung Pasir Guha dan Kampung Badong desa Parung Panjang terisolir.

"Irigasi itu juga mampu mengairi sekitar 300 hektar pesawahan. Namun,  sudah dua tahun ini tidak berjalan karena ambrol,"kata anggota komisi II DPRD Lebak, Agus Hermawan kepada wartawan, Senin 31-Juli-2017.

Politisi partai PKS ini mengaku prihatin beberapa daerah  konstituennya  kerap luput dari perhatian pemerintah daerah maupun pemerintah Provinsi. Padahal, Kecamatan Wanasalam termasuk kedalam salah satu daerah yang menopang suksesnya swasembada pangan di Kabupaten Lebak.

"Sudah Irigasi ambrol sekarang Jalan juga ambrol, masyarakat sudah benar-benar kesulitan untuk beraktifitas,"kata wakil rakyat daerah pilih 5 ini.

Akibatnya, masyarakat di dua desa tersebut mengaku kesulitan ketika akan berpergian ke pusat pemerintahan desa maupun pemerintah kecamatan. Lantaran, kondisi jalan yang benar-benar tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

"Selain itu kontur jalannya juga masih tanah merah sehingga melengkapi penderitaan masyarakat,"katanya.

Kata Agus, pemerintah desa mengaku kesulitan untuk memperbaiki longsornya jalan tersebut mengingat minimnya anggaran dan ambrolnya irigasi milik pemprov Banten.

"Kalau mau diperbaiki harus irigasinya terlebih dahulu karena keadaan jalan tidak bisa diperbaiki jika irigasi tetap dibiarkan rusak,"jelasnya.

Agus berharap pemerintah Kabupaten Lebak bisa memperhatikan akses jalan poros desa di daerah tersebut meskipun saat ini setiap desa sudah dibekali anggaran yang sudah luar biasa.

"Pemprov juga harus segera perbaiki irigasi karena jika tidak selain kondisi jalan akan tetap rusak warga juga dalam menjalankan usaha tani dan membantu mensukseskan swasembada pangan akan terhambat,"pintanya.

Reporter: Akew
Redaktur: Akew
Bagikan:

LAINNYA

Regenerasi
Selasa, 17 Jul 2018 | 12:18 WIB
Regenerasi
Hadapi Ajaran Baru, Ponpes Al Farhan Gelar MPLS
Selasa, 17 Jul 2018 | 06:40 WIB
Hadapi Ajaran Baru, Ponpes Al Farhan Gelar MPLS
DPRD Lebak 'Bodohi' Rakyat,  Benarkah?
Rabu, 11 Jul 2018 | 14:49 WIB
DPRD Lebak 'Bodohi' Rakyat, Benarkah?

KOMENTAR

Rusak Parah, Jalan Penghubung Parung Panjang-Cisarap Lebak Tak Kunjung Diperbaiki

PEMERINTAHAN

194 dibaca
Lantik Sekda Baru, Bupati Serang Minta Perkuat Konsolidasi dan Koordinasi
151 dibaca
Rehab Kantor Koperasi dan UKM Lebak Telan Dana Rp3,8 Miliar
112 dibaca
Kepala BKKBN Apresiasi Kinerja Pemkab Serang

POLITIK

105 dibaca
Pileg 2019, Mayoritas Caleg PKS Lebak adalah Generasi Milenial
406 dibaca
Suami Bupati Lebak Nyalon DPD RI, Apa Misinya? 
182 dibaca
Di KPU Lebak, Pendaftar Bacaleg Masih Sepi

HUKUM & KRIMINAL

106 dibaca
Empat Pengedar dan Pengguna Narkoba Diringkus
225 dibaca
Kapolda Banten Mutasi dan Rotasi 67 Perwira
Top