Jumat, 18 Januari 2019

Rusak Parah, Jalan Penghubung Parung Panjang-Cisarap Lebak Tak Kunjung Diperbaiki

Jalan penghubung desa Parung Panjang-Cisarap Terputus, kondisi ini menyebakan masyarakat terisolir. (Foto :ist).
Senin, 31 Jul 2017 | 15:11 WIB - Lebak Peristiwa

IB, Lebak-Jalan penghubung desa Parung Panjang-Cisarap, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, rusak parah. Sampai saat ini,  pemerintah daerah dan provinsi belum juga memberbaiki jalan yang rusak akibat ambrolnya irigasi sekunder milik Provinsi Banten.

Informasi diperoleh, terputusnya jalan desa tersebut lantaran ambrolnya saluran Irigasi sekunder milik Pemerintah Provinsi Banten yang juga tak kunjung diperbaiki sehingga menyebabkan masyarakat kampung Pasir Guha dan Kampung Badong desa Parung Panjang terisolir.

"Irigasi itu juga mampu mengairi sekitar 300 hektar pesawahan. Namun,  sudah dua tahun ini tidak berjalan karena ambrol,"kata anggota komisi II DPRD Lebak, Agus Hermawan kepada wartawan, Senin 31-Juli-2017.

Politisi partai PKS ini mengaku prihatin beberapa daerah  konstituennya  kerap luput dari perhatian pemerintah daerah maupun pemerintah Provinsi. Padahal, Kecamatan Wanasalam termasuk kedalam salah satu daerah yang menopang suksesnya swasembada pangan di Kabupaten Lebak.

"Sudah Irigasi ambrol sekarang Jalan juga ambrol, masyarakat sudah benar-benar kesulitan untuk beraktifitas,"kata wakil rakyat daerah pilih 5 ini.

Akibatnya, masyarakat di dua desa tersebut mengaku kesulitan ketika akan berpergian ke pusat pemerintahan desa maupun pemerintah kecamatan. Lantaran, kondisi jalan yang benar-benar tidak bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

"Selain itu kontur jalannya juga masih tanah merah sehingga melengkapi penderitaan masyarakat,"katanya.

Kata Agus, pemerintah desa mengaku kesulitan untuk memperbaiki longsornya jalan tersebut mengingat minimnya anggaran dan ambrolnya irigasi milik pemprov Banten.

"Kalau mau diperbaiki harus irigasinya terlebih dahulu karena keadaan jalan tidak bisa diperbaiki jika irigasi tetap dibiarkan rusak,"jelasnya.

Agus berharap pemerintah Kabupaten Lebak bisa memperhatikan akses jalan poros desa di daerah tersebut meskipun saat ini setiap desa sudah dibekali anggaran yang sudah luar biasa.

"Pemprov juga harus segera perbaiki irigasi karena jika tidak selain kondisi jalan akan tetap rusak warga juga dalam menjalankan usaha tani dan membantu mensukseskan swasembada pangan akan terhambat,"pintanya.

Reporter: Akew
Redaktur: Akew
Bagikan:

KOMENTAR

Rusak Parah, Jalan Penghubung Parung Panjang-Cisarap Lebak Tak Kunjung Diperbaiki

PEMERINTAHAN

87 dibaca
Andika Sebut Kepercayaan Publik pada Pemprov Banten Meningkat
223 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
181 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO

POLITIK

3951 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
845 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
153 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

219 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
107 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
333 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

121 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
140 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

104 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
196 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top