Senin, 18 Januari 2021

Rencana Banten Bebas Pasung, Perda Perlindungan ODGJ Mendesak

Asep ODGJ warga Kampung Babakan Bungur, Desa Cisaat, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang tengah dipasung oleh orangtuanya.(Foto Istimewa)
Senin, 17 Apr 2017 | 07:04 WIB - Pandeglang Kesehatan

lB, Pandeglang - Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana dan Ketua Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan belusukan ke Desa Cisaat, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang pada Jumat, 15 April 2017. Kegiatan tersebut dalam rangka melakukan survei calon penerima bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH).

Saat belusukan tersebut, Nurhana dan Fitron tidak sengaja menemukan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang dipasung di Kampung Babakan Bungur, Desa Cisaat. ODGJ tersebut diduga Depresi karena ingin motor Yamaha Vixion yang bernama Asep (19). Ia dipasung oleh kedua orang tuanya kerena sering mengamuk dan memukuli ibunya.

Melihat kondisi Asep yang dipasung, Fitron mengaku prihatin. Politikus Partai Golkar ini pun meminta Pemprov Banten dan DPRD Banten untuk segera membahas rancanangam Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan ODGJ.

"Perda terkait perlindungan ODGJ sangat mendesak, di dalamnya kita mengatur larangan pasung, dan layanan kesehatan bagi ODGJ. Fasilitas layanan kesehatan bagi mereka harus di pastikan tersedia di puskesmas. Penting juga mendata seberapa banyak penderita gangguan jiwa yang di pasung di Banten, ini harus jadi progran khusus. Beberapa waktu lalu Banten sudah merencanakan bebas pasung. Ini harus di dukung dengan seperangkat program dan aturan yang lengkap," kata Fitron, saat melihat kondisi Asep yang dipasung.

Anggota Dewan dari Fraksi Golkar tersebut menyebutkan, ODGJ dapat di sembuhkan dan harus memastikan semua penderita memiliki dokumen kependudukan agar dapat mengakses layanan bantuan dan layanan kesehatan secara mudah dengan skema bantuan yang ada. Untuk ke depan, kata dia, pemerintah harus membentuk tim task force untuk optimalisasi program ODGJ dan di Banten yang sudah ada Tim Pengarah Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM). Namun pemerintah Kabupaten Kota harus optimalkan tim ini dengan daya dukung program dan anggaran yang memadai

"Kami sedang mencoba untuk turun menemui para penderita yang dipasung, memang dinamika psikologi yang cukup dalam untuk mendorong penuntasan penderita seperti ini, kita juga akan memaksimalkan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan dan tim serta dibantu oleh kecamatan dan desa harus sinergis dalam menyuksesan program Banten Bebas Pasung. Ke depan kita juga akan memiliki Rumah Sakit Jiwa. Jadi semua rencana aksi harus di buat secara lengkap agar kita dapat menyukseskan bebas pasung. Perda inisiatif juga sudah masuk prolegda dan akan menjadi perda inisiatif Komisi V tahun ini,"katanya.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial, Nurhana menambahkan, Provinsi Banten memiliki program Bebas Pasung dan Dinas Sosial Provisni Banten akan berkordinasi dengan pemerintah Kabupaten Kota, serta Dinas Kesahatan terkait.

"Kami juga sudah mengintruksikan agar Asep ini kita bawa untuk disembuhkan, rencana dengan medis sendiri kami akan koordinasi dengan dinas kesehatan. Setelah itu kita akan bawa Asep ke panti masyarakat. Apalagi kita saat ini belum memiliki Rumah Sakit Orang Dengan Gangguan Jiwa, tapi kita tetap akan bawa Asep. Sebenarnya tadi pas kita lakukan komunikasi, masih nyambung dengan Asep. tapi memang kita lihat hanya depresi saja karena dia ini meminta untuk pendidikannya di pesantrem sambil sekolah serta meminta motor," ujarnya.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Puluhan Ribu Mangrove Mulai Ditanam KSB dan Tagana
Minggu, 17 Jan 2021 | 18:14 WIB
Puluhan Ribu Mangrove Mulai Ditanam KSB dan Tagana
Siapkan Rumah Singgah untuk Warga Pandeglang
Sabtu, 16 Jan 2021 | 16:44 WIB
Siapkan Rumah Singgah untuk Warga Pandeglang
Usai Divaksin, Irna Harap jadi Solusi Terbaik
Kamis, 14 Jan 2021 | 22:51 WIB
Usai Divaksin, Irna Harap jadi Solusi Terbaik
22 Ribu Kouta PTSL di Pandeglang Tak Tercapai
Kamis, 14 Jan 2021 | 10:51 WIB
22 Ribu Kouta PTSL di Pandeglang Tak Tercapai

KOMENTAR

Rencana Banten Bebas Pasung, Perda Perlindungan ODGJ Mendesak

BERITA TERKAIT

INILAH BANTEN

86 dibaca
HPN 2021 SMSI Sumbang Jalan dan Sarana Sanitasi
199 dibaca
Kapolda: Jadilah Polisi yang Empati, Mengayomi dan Dekat Dengan Rakyat

INILAH SERANG

47 dibaca
Bupati Tatu Beberkan Reaksi Pasca Divaksin
131 dibaca
Lakalantas Dua Truk di Tol Tangerang-Merak, Satu Meninggal Dunia

HUKUM & KRIMINAL

30 dibaca
Arief Budiman Diberhentikan, Ilham Jadi plt
130 dibaca
Jokowi Minta Aparat Tindaklanjuti Temuan Komnas HAM soal FPI

POLITIK

30 dibaca
Arief Budiman Diberhentikan, Ilham Jadi plt
139 dibaca
Partisipasi Masyarakat di Pilkades Diprediksi Tinggi

PENDIDIKAN

112 dibaca
Nadiem Makarim Bicara Korban Sriwijaya Air
254 dibaca
Tenaga Pengajar Berstatus ASN di Pandeglang Masih Minim
Top