Selasa, 23 Juli 2019

Relawan PWI dan SMSI Babel Hibur Anak-anak Pengungsi

[Foto Istimewa]
Jumat, 12 Okt 2018 | 20:42 WIB - Nasional

lBC, Donggala - Tersenyum malu-malu, Adim membentangkan selembar kertas hasil karyanya menggambar, di depan dada. Bocah pengungsi enam tahun itu, bersiap untuk difoto. Jepret! Foto pun dibidik. Sejurus kemudian, dia berlari gembira menyambut uluran balon dari tim relawan PWI - SMSI Bangka Belitung sebagai hadiah atas hasil karyanya.

Hari itu, Kamis, 11 Oktober 2018, Adim bersama puluhan anak-anak korban terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di Desa Marana, Kecamatan Sindue, Donggala, Sulawesi Tengah, terhibur. Mereka diajak bermain bersama oleh tim relawan yang datang dari Negeri Laskar Pelangi, ini.

Bertempat di lapangan sepakbola yang menjadi lokasi tenda-tenda pengungsian berdiri, selain menggambar, bocah-bocah ini juga bermain lempar gelang untuk mengasah kerjasama mereka. Juga, bermain peran dalam permainan bertema 'buta, tuli, bisu'. Sorak-sorai para bocah berikut orang-orang tua yang menyaksikannya membuat suasana bertambah semarak. Semua terlihat bergembira. Sejenak melupakan kesedihan musibah gempa yang beberapa hari sebelumnya mendera mereka.

Aneka permainan ini, dihadirkan relawan PWI - SMSI Bangka Belitung dalam sesi trauma healing. "Kita mau adik-adik dan anak-anak kita ini bisa bergembira, bermain bersama. Mereka nggak boleh larut dalam kesedihan," kata Koordinator Relawan PWI - SMSI Bangka Belitung, Nico Alpiandy.

Selain mengajak anak-anak bermain bersama, Tim Relawan PWI - SMSI Bangka Belitung, juga membagikan bahan kebutuhan bagi pengungsi di pesisir pantai barat Donggala. "Atas petunjuk rekan jaringan kita, Bang Heru dari SMSI Sulawesi Tengah, kita menyasar daerah pesisir pantai barat Donggala ini. Barang bantuan langsung kita antarkan ke titik-titik lokasi tenda pengungsian," ujarnya.

Barang yang dibagikan, diantaranya berupa dua ton beras dan ratusan terpal. Juga ada ratusan paket kebutuhan untuk bayi yang terdiri dari susu, biskuit bayi, diapers, minyak telon, bubur bayi, dan tissue basah.

"Bantuan ini kita himpun dari masyarakat Bangka Belitung. Semoga saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah yang sedang berduka, bisa segera bangkit," kata Nico.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Relawan PWI dan SMSI Babel Hibur Anak-anak Pengungsi

PEMERINTAHAN

697 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

892 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1939 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

108 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2414 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1466 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

70 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
439 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top