Selasa, 18 Januari 2022

Rekontruksi Pelemparan Batu di Tol Tangerang-Merak jadi Tontonan Warga

[Foto: Haji Imat/InilahBanten]
Rabu, 04 Jul 2018 | 15:43 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang – Rumah tinggal WS alias Wika, 18, tersangka pelemparan batu di Kampung Kemurang, Desa Bakung, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, menjadi tontonan warga saat penyidik Satuan Reskrim Polres Serang bersama Polsek Cikande menggelar rekonstruksi pada Rabu, 4 Juli 2018.

Kediamaan Wika ini diketahui sebagai lokasi perencanaan serta tempat berkumpul 5 tersangka pelemparan batu kepada kendaraan pengguna Tol Tangerang – Merak di KM 49, tepatnya di Desa Songgom, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang pada Sabtu, 30 Juni 2018 pukul 23.37 WIB lalu.

Baca juga: Polsek Cikande Tangkap Lima Pelaku Pelemparan Batu di Tol Tangerang-Merak

Dalam rekonstruksi, penyidik menghadirkan kelima pelaku yakni WS, RY, BS, SL, dan SR. Keliamnya dikawal ketat oleh anggota Reserse Kriminal Polres Serang. Kelima tersangka mengenakan baju tahanan orange dengan penutup bagian wajah.

"Cuma penasaran pingin lihat orang-orang yang tega melempar batu kepada kendaraan di tol setelah ditahan polisi," ungkap salah seorang yang mengaku warga setempat.

Menurut warga yang namanya tidak ingin disebutkan ini, dimata warga Kampung Kemurang, perilaku Wika memang tidak disukai banyak warga. Pasalnya, pria yang hanya jebolan sekolah menengah pertama ini berprilaku buruk, suka mabuk serta sering berkelahi.

"Pokoknya bikin resah warga, bahkan sekarang senang jika WS ditahan polisi. Mudah- mudahan aja nanti setelah menjalani hukuman perilakunya berubah," ujarnya.

Baca juga: Brimob Banten Tangkap Diduga Pelaku Pelempar Batu di Tol Tangerang-Merak

Pantauan di lokasi rekonstruksi yang dilaksanakan di TKP dihadiri Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Kapolsek Cikande Kompol Kosasih, Kepala Satuan Reskrim AKP David Chandra Babega, Kanit Pidum Iptu Ilman Robiana serta sejumlah pegawai dari PT Marga Mandalasakti. Untuk mengamankan jalannya rekonstruksi, sedikitnya 60 personil dari berbagai satuan juga ikut diternunkan.

"Rekonstruksi ini untuk mecocokan hasil keterangan para tersangka dengan kejadian di lapangan. Ini wajib dilakukan untuk melengkapi berkas," tutur Kapolres.

Dalam rekonstruksi diperagakan diperagajan 16 adegan, dimulai dari perencanaan di rumah pelaku Wika. Setelah sepakat merencanakan aksi jahat, kelima tersangka lalu pergi menggunakan menggunakan satu sepeda motor. Di lokasi kejadian, satu persatu para tersangka memungut batu lalu menjatuhkan dari atas jembatan penyeberangan.

Jika dilihat dari lokasi kejadian, tidak ada lubang pada kawat pembatas jembatan. Namun, pelaku diduga memanfaatkan celah kawat pembatas pada bagian bawah yang agak renggang untuk menjatuhkan batu seukuran lebih besar dari helm. Batu tersebut meluncur menimpa pengendara yang akan menuju Serang dan Merak.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Rekontruksi Pelemparan Batu di Tol Tangerang-Merak jadi Tontonan Warga

INILAH SERANG

29 dibaca
Bupati Beri Semangat, Vaksinasi Anak di Kabupaten Serang Dimulai
37 dibaca
Begini Kronologi Pembuangan Bayi di Areal Pesawahan Pontang
85 dibaca
Tekan Harga, Diskopumindag Kabupaten Serang Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng

HUKUM & KRIMINAL

37 dibaca
Begini Kronologi Pembuangan Bayi di Areal Pesawahan Pontang
121 dibaca
Polres Serang Tangkap Dua Pelaku Pembuang Bayi di Pontang
330 dibaca
Penemuan Bayi di Areal Sawah Gegerkan Warga Pontang

POLITIK

333 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2024, KPU Ajukan Anggaran Rp107 Miliar
1051 dibaca
Pendukung Anies Dideklarasikan di Banten
1305 dibaca
Diskominfosatik Kabupaten Serang Ajak IPPNU Sinergi Adakan Literasi Digital

PENDIDIKAN

308 dibaca
Ratusan Kepala Sekolah di Pandeglang Dilantik
195 dibaca
Pemkab Serang Berikan Bantuan Sepatu untuk Siswa SDN Ujungtebu 3
Top