Selasa, 23 Juli 2019

Ratusan Karyawan PT. Bees Footwear di PHK, Ini Kata Kadisnakertrans

Bupati Ratu Tatu Chasanah menghibur para buruh pada perayaan May Day di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang pada Selasa, 1 April 2018.(Foto: Haji Imat/lnilahBanten)
Selasa, 01 Mei 2018 | 18:43 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang – Ratusan karyawan PT. Bees Footwear Inc, di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) pada Senin, 30 April 2018. Pabrik yang berlokasi di Kampung Nambo, Desa Ciruas, Kecamatan Ciruas,Kabupaten Serang memberhentikan karyawannya lantaran menurunnya permintaan pasar.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang, Hr Setiawan. Kata dia, PHK tersebut dilihat berdasarkan surat edaran yang diberikan oleh perusahaan tersebut kepada Disnaker Kabupaten Serang.

“Pabrik sepatu di Ciruas, ordernya dari buyernya sedang menurun,” kata dia usai mengikuti kegiatan May Day di Modern Industrial Estate Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang pada Selasa, 1 Mei 2018.

Baca juga: Satu Hari Jelang May Day, Ratusan Karyawan di PHK

Ia menjelaskan, buruh yang sudah bekerja di perusahaan sepatu ini sudah mengabdi selama lima tahun lebih. Ratusan karyawan yang di PHK tersebut, Disnaker akan memantau dan mengawasi supaya hak-hak pekerja bisa diberikan sepenuhnya oleh perusahaan.

“Kami akan datang dan berdiskusi dengan perusahaan, supaya hak-haknya diberikan, nanti ada bagian pengawasan,” terangnya.

Baca juga: May Day, Tatu: Tanggungjawab Saya Entaskan Angka Pengangguran

Sementara itu, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengkhawatirkan adanya PHK yang terjadi akan menambah tingkat pengangguran di Kabupaten Serang. Namun, ia juga tidak ingin mengintervensi lebih jauh, bila kondisi pangsa pasar sedang menurun.

“Pemda (Pemkab Serang-red) selama bisa memfasilitasi, kami fasilitasi. Soal produksi karena pangsa pasarnya yang turun drastis kami tidak bisa intervensi kesana, tapi untuk keamanan, kenyamaman berinvestasi disini itu tugas Pemda,” terangnya.

Baca juga: Pengendara Diduga Ngantuk, Mobil Yaris Tabrak Median Jalan

Bupati sangat menyayangkan adanya PHK masal tersebut. Mengingat, di Kabupaten Serang pengangguran cukup tinggi, ditambah lagi dengan PHK.

“Pihak industri juga harus kita pahami, mungkin karena sudah tidak bisa bertahan, organnya sudah tidak layak beroperasi. Pemda sangat mengkhawatirkan kondisi ini, yang belum terserap saja masih banyak, apalagi dengan yang kena PHK,” ucapnya.

“Ketika sudah tidak bekerja ujung-ujungnya akan meningkatkan kemiskinan di Kabupaten Serang,” tambah Tatu yang juga Ketua DPD Partai Golkar Banten ini.

Reporter: Aden Hasanudin
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Ratusan Karyawan PT. Bees Footwear di PHK, Ini Kata Kadisnakertrans

PEMERINTAHAN

628 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1848 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1709 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

824 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1871 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1777 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2344 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1399 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1447 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1817 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1958 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1734 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

373 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
536 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top