Minggu, 15 Desember 2019

Ratusan Botol Miras dan Belasan Preman Diamankan

[Foto: Haji Imat/InilahBanten]
Selasa, 06 Agt 2019 | 21:05 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang - Belasan preman dan anak jalanan (punk) diamankan personil gabungan Polres Serang dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Kalimaya 2019. Belasan preman jalanan ini diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Serang, termasuk di Kawasan Industri Modern Cikande pada Selasa, 6 Agustus 2019.

Selain para preman dan anak punk, operasi yang dipimpin Kabag Ops Kompol Tata Kurnata, juga menyasar sejumlah warung dan toko yang disinyalir memperjualbelikan minuman keras (miras). Hasilnya, petugas mengamankan seratusan botol berisi miras serta satu senjata tajam jenis badik yang ditemukan dalam pos tempat para preman berkumpul di kawasan industri modern.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan mengatakan Operasi Pekat Kalimaya dilakukan serentak, dalam rangka pemberantasan kejahatan jalanan serta peredaran miras untuk menciptakan suasana kamtibmas Kabupaten Serang yang aman dan nyaman. 

"Sesuai dengan arahan pimpinan atas keluhan masyarakat, operasi penumpasan kejahatan jalanan dan premanisme akan terus kita galakkan untuk menciptakan suasana kota yang kondusif," kata Kapolres.

Dikatakan Kapolres, para preman ini diamankan dikarenakan meresahkan para pengemudi karena meminta uang kepada para pengemudi, khususnya supir angkutan barang secara paksa. Sedangkan para remaja punk dianggap mengganggu pengguna jalan dengan cara mengamen dan meminta imbalan secara paksa. 

"Semua kita data dan beri pengarahan serta pembinaan, dengan harapan agar mereka menyadari tindakan mereka bisa mengganggu kamtibmas dan mengarah ke premanisme. Jika masih melakukan, tentunya akan kami tindak tegas," tegas Kapolres.

Dari hasil pendataan petugas, anak punk tersebut sebagian besar berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang. Sementara para preman diketahui sebagian besar merupakan warga setempat.

"Setelah kami data dan membuat surat pernyataan yang berisi komitmen untuk tidak lagi terjun ke jalanan,selanjutnya mereka diperbolehkan pulang setelah dijemput pihak keluarga," kata Indra Gunawan.

Terkait Operasi Pekat Kalimaya 2019, Kapolres menjelaskan sudah dilakukan sejak Kamis, 1 Agustus 2019 dan akan berakhir pada Sabtu, 10 Agustus 2019. Selama digelarnya Operasi Pekat ini, pihaknya telah mengamankan ratusan botol berisi miras berbagai merk serta 8 jiriken tuak. "Barang bukti sudah kami amankan dan selanjutnya akan dimusnahkan," tandasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Ratusan Botol Miras dan Belasan Preman Diamankan

PEMERINTAHAN

169 dibaca
Tiga Kali, Pemkab Serang Raih Penghargaan Peduli HAM
384 dibaca
Soal Aset, Bupati Serang Tegaskan Gubernur Tidak Perlu Mediasi

POLITIK

186 dibaca
Hadiri Launching Pilbup Serang 2020, Pandji Pastikan ASN Netral
201 dibaca
KPU Launching Pilbup dan Wabup Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

95 dibaca
Simpan Sabu di Celana, Karyawan Swasta Diamankan Polisi
1091 dibaca
Duh, Gadis Warga Pontang Diperkosa di Areal Persawahan

PERISTIWA

305 dibaca
Bantah Tuduhan, Mantan Bupati Serang Ancam Polisikan Pendemo
204 dibaca
FPKS Duga Kasus Dua BUMD Libatkan Mantan Bupati Serang

EKONOMI & BISNIS

198 dibaca
Pemkab Serang Pamerkan Gerabah Bumijaya di Bandara Soetta
315 dibaca
Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Baros Diberi Bantuan Rp549 Juta
Top