Sabtu, 24 Agustus 2019

Ratusan Botol Miras dan Belasan Preman Diamankan

[Foto: Haji Imat/InilahBanten]
Selasa, 06 Agt 2019 | 21:05 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang - Belasan preman dan anak jalanan (punk) diamankan personil gabungan Polres Serang dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Kalimaya 2019. Belasan preman jalanan ini diamankan dari sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Serang, termasuk di Kawasan Industri Modern Cikande pada Selasa, 6 Agustus 2019.

Selain para preman dan anak punk, operasi yang dipimpin Kabag Ops Kompol Tata Kurnata, juga menyasar sejumlah warung dan toko yang disinyalir memperjualbelikan minuman keras (miras). Hasilnya, petugas mengamankan seratusan botol berisi miras serta satu senjata tajam jenis badik yang ditemukan dalam pos tempat para preman berkumpul di kawasan industri modern.

Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan mengatakan Operasi Pekat Kalimaya dilakukan serentak, dalam rangka pemberantasan kejahatan jalanan serta peredaran miras untuk menciptakan suasana kamtibmas Kabupaten Serang yang aman dan nyaman. 

"Sesuai dengan arahan pimpinan atas keluhan masyarakat, operasi penumpasan kejahatan jalanan dan premanisme akan terus kita galakkan untuk menciptakan suasana kota yang kondusif," kata Kapolres.

Dikatakan Kapolres, para preman ini diamankan dikarenakan meresahkan para pengemudi karena meminta uang kepada para pengemudi, khususnya supir angkutan barang secara paksa. Sedangkan para remaja punk dianggap mengganggu pengguna jalan dengan cara mengamen dan meminta imbalan secara paksa. 

"Semua kita data dan beri pengarahan serta pembinaan, dengan harapan agar mereka menyadari tindakan mereka bisa mengganggu kamtibmas dan mengarah ke premanisme. Jika masih melakukan, tentunya akan kami tindak tegas," tegas Kapolres.

Dari hasil pendataan petugas, anak punk tersebut sebagian besar berasal dari wilayah Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang. Sementara para preman diketahui sebagian besar merupakan warga setempat.

"Setelah kami data dan membuat surat pernyataan yang berisi komitmen untuk tidak lagi terjun ke jalanan,selanjutnya mereka diperbolehkan pulang setelah dijemput pihak keluarga," kata Indra Gunawan.

Terkait Operasi Pekat Kalimaya 2019, Kapolres menjelaskan sudah dilakukan sejak Kamis, 1 Agustus 2019 dan akan berakhir pada Sabtu, 10 Agustus 2019. Selama digelarnya Operasi Pekat ini, pihaknya telah mengamankan ratusan botol berisi miras berbagai merk serta 8 jiriken tuak. "Barang bukti sudah kami amankan dan selanjutnya akan dimusnahkan," tandasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Ratusan Botol Miras dan Belasan Preman Diamankan
katarBanten

PEMERINTAHAN

5472 dibaca
Disebut Masuk Bursa Menteri Jokowi, Ini Jawaban Andika
1232 dibaca
TAPD Tak Boleh Pangkas Anggaran Tanpa Seizin KPU dan Bawaslu
katarBanten1

POLITIK

331 dibaca
Hasil Muktamar, PKB Usung Kader di Pilkada Serang 2020
313 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Banten Bahas APBD-P Batal

HUKUM & KRIMINAL

366 dibaca
Pemuda Ini Gunakan Akun Facebook Untuk Menipu Orang

PERISTIWA

257 dibaca
Kekeringan, Polda Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Pontang

EKONOMI & BISNIS

312 dibaca
Ini Dia Perlengkapan Perkayuan yang Wajib Dimiliki untuk Wood Working
Top