Kamis, 05 Agustus 2021

Rasa Bahagia itu Sebuah Pilihan

Ilustrasi/Net
Minggu, 21 Mar 2021 | 22:03 WIB - Gaya Hidup

lBC, Jakarta - Kebahagiaan bisa dirasakan tergantung dari diri Anda sendiri. Menurut psikolog Jovita Ferliana, sebuah riset menunjukkan setiap orang bisa mudah mengalah kepada perasaan negatif, sehingga memilih permusuhan, iri, cemas atau sedih.

"Namun sebaliknya, kita juga dapat memutuskan untuk memilih sikap yang positif, melupakan yang jahat dan merasa bahagia," kata Jovita dalam keterangan resmi Wall's, Minggu.

Dia menambahkan, riset lain menunjukkan bahwa bagian terbesar dari kebahagiaan berada dalam kontrol seseorang melalui aktivitas yang dipilih, juga bagaimana seseorang merespons situasi yang dihadapi dalam hidup.

Rasa bahagia, lanjut dia, adalah sebuah pilihan. Keputusan untuk merasa senang atau sedih berada di tangan masing-masing, hal itu bergantung dari cara Anda menyikapi situasi dan apa yang terjadi dalam kehidupan.

Di masa pandemi, memberi kebahagiaan tidak cuma sekadar lewat materi. Hal itu bisa dilakukan lewat memberi perhatian, menjadi tempat teman mencurahkan hati, atau sekadar menelepon untuk berbagi cerita hingga bertukar senyuman.

20 Maret telah ditetapkan sebagai Hari Kebahagiaan Sedunia oleh United Nations pada tahun 2012, di mana hari ini diperingati untuk mengakui pentingnya kebahagiaan dalam kehidupan orang-orang di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia.

Di tahun 2021, tema Hari Kebahagiaan Sedunia adalah “Keep Calm. Stay Wise. Be Kind” (Bersikap Tenang. Tetap Bijak. Berbaik Hati), dan ketiga hal ini berhubungan dengan respon kita terhadap situasi saat ini. Penting bagi kita untuk bisa terus bersikap tenang, membuat keputusan yang bijak dan tentunya berbuat baik kepada orang lain. Ketiga hal ini juga dapat membantu kita untuk terus merasa bahagia.

Selain Hari Kebahagiaan Sedunia, tahun 2012 juga menjadi tahun di mana Sustainable Development Solutions Network (SDSN) untuk pertama kalinya menerbitkan World Happiness Report (WHR), sebuah survei terkait kebahagiaan global yang menilai negara-negara di dunia berdasarkan persepsi kebahagiaan menurut penduduk setiap negara tersebut. Sejak tahun 2016, World Happiness Report diterbitkan setiap tanggal 20 Maret untuk merayakan Hari Kebahagiaan Sedunia.

Brand es krim Wall's yang tahun ini menjadi partner WHR percaya kolaborasi ini bisa membuat menciptakan Indonesia yang lebih bahagia.

"Kami sangat bangga bisa bermitra dengan World Happiness Report. Kami juga melihat adanya poin penting dari World Happiness Report dengan survei yang kami lakukan, di mana pada saat pandemi ini semakin banyak orang yang menemukan kebahagiaan melalui interaksi dengan orang-orang di sekitarnya," kata Direktur Foods and Refreshments PT Unilever Tbk Hernie Raharja.[lnilahkoran]

Redaktur: Guntur Muzijat
Bagikan:

KOMENTAR

Rasa Bahagia itu Sebuah Pilihan

INILAH SERANG

54 dibaca
Kapolda Banten Lantik Pejabat Utama dan Kapolres
137 dibaca
Polres Serang Tangkap Dua Pembunuh Wanita yang Jasadnya Ditimbun Pasir
132 dibaca
Pilkades Serentak di Kabupaten Serang Ditunda sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan

HUKUM & KRIMINAL

137 dibaca
Polres Serang Tangkap Dua Pembunuh Wanita yang Jasadnya Ditimbun Pasir
335 dibaca
Pengedar Obat Dicokok Polres Serang saat Rebahan di Rumahnya
261 dibaca
Pengedar Obat Terlarang Diringkus Saat Menunggu Pelanggan

POLITIK

132 dibaca
Pilkades Serentak di Kabupaten Serang Ditunda sampai Batas Waktu yang Belum Dite...
228 dibaca
PPKM Diperpanjang, Ini Kata Wabup Serang Soal Pilkades Serentak
487 dibaca
Dijadwal Ulang, Pilkades Serentak di Kabupaten Serang Digelar 8 Agustus

PENDIDIKAN

790 dibaca
Webinar STIE, Mufti Ali: Banten Punya Sejarah Panjang Strategi Ekonomi di Masa K...
1334 dibaca
Andika: Data BPS Menunjukkan Kualitas Pendidikan Penduduk Banten Meningkat
Top