Selasa, 17 Mei 2022

Rasa Bahagia itu Sebuah Pilihan

Ilustrasi/Net
Minggu, 21 Mar 2021 | 22:03 WIB - Gaya Hidup

lBC, Jakarta - Kebahagiaan bisa dirasakan tergantung dari diri Anda sendiri. Menurut psikolog Jovita Ferliana, sebuah riset menunjukkan setiap orang bisa mudah mengalah kepada perasaan negatif, sehingga memilih permusuhan, iri, cemas atau sedih.

"Namun sebaliknya, kita juga dapat memutuskan untuk memilih sikap yang positif, melupakan yang jahat dan merasa bahagia," kata Jovita dalam keterangan resmi Wall's, Minggu.

Dia menambahkan, riset lain menunjukkan bahwa bagian terbesar dari kebahagiaan berada dalam kontrol seseorang melalui aktivitas yang dipilih, juga bagaimana seseorang merespons situasi yang dihadapi dalam hidup.

Rasa bahagia, lanjut dia, adalah sebuah pilihan. Keputusan untuk merasa senang atau sedih berada di tangan masing-masing, hal itu bergantung dari cara Anda menyikapi situasi dan apa yang terjadi dalam kehidupan.

Di masa pandemi, memberi kebahagiaan tidak cuma sekadar lewat materi. Hal itu bisa dilakukan lewat memberi perhatian, menjadi tempat teman mencurahkan hati, atau sekadar menelepon untuk berbagi cerita hingga bertukar senyuman.

20 Maret telah ditetapkan sebagai Hari Kebahagiaan Sedunia oleh United Nations pada tahun 2012, di mana hari ini diperingati untuk mengakui pentingnya kebahagiaan dalam kehidupan orang-orang di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia.

Di tahun 2021, tema Hari Kebahagiaan Sedunia adalah “Keep Calm. Stay Wise. Be Kind” (Bersikap Tenang. Tetap Bijak. Berbaik Hati), dan ketiga hal ini berhubungan dengan respon kita terhadap situasi saat ini. Penting bagi kita untuk bisa terus bersikap tenang, membuat keputusan yang bijak dan tentunya berbuat baik kepada orang lain. Ketiga hal ini juga dapat membantu kita untuk terus merasa bahagia.

Selain Hari Kebahagiaan Sedunia, tahun 2012 juga menjadi tahun di mana Sustainable Development Solutions Network (SDSN) untuk pertama kalinya menerbitkan World Happiness Report (WHR), sebuah survei terkait kebahagiaan global yang menilai negara-negara di dunia berdasarkan persepsi kebahagiaan menurut penduduk setiap negara tersebut. Sejak tahun 2016, World Happiness Report diterbitkan setiap tanggal 20 Maret untuk merayakan Hari Kebahagiaan Sedunia.

Brand es krim Wall's yang tahun ini menjadi partner WHR percaya kolaborasi ini bisa membuat menciptakan Indonesia yang lebih bahagia.

"Kami sangat bangga bisa bermitra dengan World Happiness Report. Kami juga melihat adanya poin penting dari World Happiness Report dengan survei yang kami lakukan, di mana pada saat pandemi ini semakin banyak orang yang menemukan kebahagiaan melalui interaksi dengan orang-orang di sekitarnya," kata Direktur Foods and Refreshments PT Unilever Tbk Hernie Raharja.[lnilahkoran]

Redaktur: Guntur Muzijat
Bagikan:

KOMENTAR

Rasa Bahagia itu Sebuah Pilihan
pemda

INILAH SERANG

198 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
384 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
292 dibaca
Pemprov Banten Siapkan Strategi Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

HUKUM & KRIMINAL

198 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
384 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
1017 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus 4 Bandit Kurang dari 24 Jam Usai Terima Laporan Perampasan

POLITIK

244 dibaca
Golkar Banten Sambut Bahagia Koalisi Indonesia Bersatu
1476 dibaca
Instruksikan Pemenangan Airlangga, Andika Keliling ke DPD Golkar Kabupaten dan Kota di Ban...
1258 dibaca
Bakesbangpol Pastikan Tak Ada Ormas Radikal di Kabupaten Serang
Top