Sabtu, 24 Agustus 2019

Puluhan Perumahan Belum Serah Terima Fasos Fasum ke Pemkab

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah saat meninjau Perumahan Bumi Cikande Indah (BMI), Kecamatan Cikande pada Jum’at, 19 Juli 2019.[Foto: Arif Soleh/InilahBanten]
Jumat, 19 Jul 2019 | 20:38 WIB - Serang Ekonomi & Bisnis

lBC, Serang – Sebanyak 78 perumahan yang berada di wilayah Kabupaten Serang, 69 perumahan diantaranya hingga kini belum melakukan serah terima fasos fasum atau fasilitas sosial dan fasilitas umum kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang. Padahal, serah terima fasos fasum kepada pemerintah daerah (pemda) merupakan kewajiban pihak pengembang perumahan.

“Ada banyak, tujuh puluh delapan (78) perumahan, yang sembilan (9) baru serah terima (fasos fasum). Ini begitu banyak. Itu sebetulnya bentuk tanggung jawab dari pengembang ketika mereka menjual perumahan fasos fasum itu harus ada dan diserahkan ke pemda. pemda yang mengelola jalan, ruang terbuka hijaunya, dan pemakamannya,”ujar Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah.

Hal itu diungkapkan Tatu saat ditanya wartawan terkait jumlah perumahan yang belum serah terima fasos fasum usai meninjau Perumahan Bumi Cikande Indah (BMI), Kecamatan Cikande pada Jum’at, 19 Juli 2019. Turut mendampingi Tatu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Hatib Nawawi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang, Irawan Noor, dan Camat Cikande Mochamad Agus.

Kata Tatu, tujuan meninjau untuk mendata fasos fasum yang ada di perumahan-perumahan salah satunya BMI. Sebab, pihak pengembang perumahan BMI tidak ada serah terima dengan Pemkab Serang.

“Sedangkan itu persyaratan harusnya mereka serah terima dengan pemda. Oleh sebab itu saya turun ingin mendata lahan-lahan mana yang punya pengembang yang belum digunakan atau dimanfaatkan oleh masyarakat,”katanya.

“Karena kita (Pemda) butuh untuk fasos fasum masyarakat sekitar perumahan ini, anak-anak disini kasihan tidak ada fasilitas tempat bermain. Kita data, (BMI) ada dua lokasi tanah milik desa yang satu lokasi fasos fasum milik pengembang,”terang Tatu.

Untuk itu, pada dua lahan tersebut Tatu memastikan kedepan secara bertahap akan dirapihkan dengan dibuat taman bermain anak-anak, ruang terbuka hijau agar supaya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Sedangkan untuk pelaksanaannya, pihaknya mencoba pada APBD Perubahan Tahun 2019 akan dibuat terlebih dahulu DED (Detail Engineering Design nya).

xc“Nanti juga akan dihubungi salah satu dari pihak pengembang perumahan BMI ini. Karena memang pengembang perumahan BMI belum serah terima dengan pemda,”ungkapnya.

Sambung Tatu, seharusnya serah terima dari pihak pengembang dengan pemda untuk kelanjutan bentuk tanggung jawab dari perusahaan karena perawatannya.

"Nah ini belum serah terima fasos fasum termasuk jalan, maka jalan ini akan dibangun oleh pemda kalau dibiarkan mereka (masyarakat) kasian, sedangkan mereka juga masyarakat Kabupaten Serang punya hak merasakan pembangunan,”tegasnya.

Ditanya kriteria pengembang perumahan, Tatu memaparkan jika dari pengembang resmi itu perumahan ada sarana peribadatan, sekolah, ada jalan, ada ruang terbuka hijau ada pemakaman. Maka, semua itu wajib diserah terima kan ke pemda. “Nah ini (Pengembang perumahan BMI) tidak melakukan itu. Tapi ada aturan sekarang kalaupun mereka tidak menyerahkan pemda kita bisa masuk membangun jalan ini,”katanya.

Kemudian, guna mengantisipasi hal yang terjadi seperti ini dengan tidak adanya serah terima fasos fasum dari pihak pengembang perumahan, maka Pemkab Serang akan pro aktif kepada pihak pengembang. Pemda yang pro aktif ke pengembang mana yang tahapan (fasos fasum) sudah selesai agar menyerahkan kepada pemda. “Jadi bertahap supaya menghindari persoalan seperti ini,”harap Tatu.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Puluhan Perumahan Belum Serah Terima Fasos Fasum ke Pemkab
katarBanten

PEMERINTAHAN

5472 dibaca
Disebut Masuk Bursa Menteri Jokowi, Ini Jawaban Andika
1232 dibaca
TAPD Tak Boleh Pangkas Anggaran Tanpa Seizin KPU dan Bawaslu
katarBanten1

POLITIK

332 dibaca
Hasil Muktamar, PKB Usung Kader di Pilkada Serang 2020
313 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Rapat Paripurna DPRD Banten Bahas APBD-P Batal

HUKUM & KRIMINAL

366 dibaca
Pemuda Ini Gunakan Akun Facebook Untuk Menipu Orang

PERISTIWA

257 dibaca
Kekeringan, Polda Banten Salurkan Air Bersih untuk Warga Pontang

EKONOMI & BISNIS

312 dibaca
Ini Dia Perlengkapan Perkayuan yang Wajib Dimiliki untuk Wood Working
Top