Minggu, 15 Desember 2019

Pukul Fan Rennes, Neymar Terancam Sanksi Berat

[Foto: gettyimages]
Selasa, 30 Apr 2019 | 20:11 WIB - Olahraga

lBC, Paris - Neymar terancam sanski berat usai tertangkap kamera memukul salah seorang fan Rennes usai final Piala Prancis. Neymar bisa dihukum larangan main delapan laga.

Emosi Neymar terpancing salah satu fan Rennes. Pemain asal Brasil itu memukul fan tersebut saat skuad PSG sedang naik ke tribun stadion untuk menerima medali runner-up Piala Prancis.

PSG tumbang di laga tersebut dalam adu penalti setelah skor berakhir imbang 2-2 di waktu normal plus tambahan waktu 15 menit. Neymar mencetak satu gol dan satu assist di laga tersebut.

Neymar terancam sanksi larangan bermain hingga delapan laga. Jika putusan sudah keluar, hukuman berlaku saat PSG melawan Angers, bukan ketika melawan Nice akhir pekan ini.

Pelatih PSG,Thomas Tuchel mengecam aksi Neymar. Tapi, dia mengaku bisa memahami apa yang dirasakan Neymar.

"Saya tahu apa yang dimaksud Neymar. Ini bukan sesuatu yang dibicarakan di luar, hanya di dalam. Ada pemain yang suka saat menang dan pemain benci saat kalah. Semua orang suka saat menang, tapi pasti benci saat kalah," ujar Tuchel.[lnilah]

Sumber: AS

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Pukul Fan Rennes, Neymar Terancam Sanksi Berat

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

169 dibaca
Tiga Kali, Pemkab Serang Raih Penghargaan Peduli HAM
384 dibaca
Soal Aset, Bupati Serang Tegaskan Gubernur Tidak Perlu Mediasi

POLITIK

186 dibaca
Hadiri Launching Pilbup Serang 2020, Pandji Pastikan ASN Netral
201 dibaca
KPU Launching Pilbup dan Wabup Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

95 dibaca
Simpan Sabu di Celana, Karyawan Swasta Diamankan Polisi
1091 dibaca
Duh, Gadis Warga Pontang Diperkosa di Areal Persawahan

PERISTIWA

305 dibaca
Bantah Tuduhan, Mantan Bupati Serang Ancam Polisikan Pendemo
204 dibaca
FPKS Duga Kasus Dua BUMD Libatkan Mantan Bupati Serang

EKONOMI & BISNIS

198 dibaca
Pemkab Serang Pamerkan Gerabah Bumijaya di Bandara Soetta
315 dibaca
Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Baros Diberi Bantuan Rp549 Juta
Top