Jumat, 18 Januari 2019

PT Nissan Motor Distributor Indonesia Dituntut Konsumen Rp2,7 M

[Foto Istimewa]
Jumat, 18 Mei 2018 | 21:06 WIB - Tangerang Ekonomi & Bisnis

lBC, Tangsel - Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Tangerang  Selatan  (Tangsel ) menggelar sidang sengketa antara Herly Ependi, melawan PT. di Gedung 1 Balaikota Tangsel, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Kamis, 17 Mei 2018.

Sidang tersebut menindak lanjuti permohonan Penyelesaian Sengketa Konsumen Herly Ependi, selaku konsumen bahwa apa yang telah dijanjikan oleh termohon saat menawar- kan unit kendaraan roda empat (mobil) berbeda dengan apa yang pemohon dapatkan setelah serah terima, yakni secara prosedural formal semua kendara- an yang dijual sudah melakukan serang- kaian Pre Deliveri Inspection (PDI) 2 (dua) kali yaitu dari pabrikan ke dealer dan dari daeler ke konsumen.

Menurutnya bahwa setelah melakukan serah terima unit Kendaraan Roda 4 (empat) dengan Merk, Type & Warna Nissan March AT 1.2 Hitam B 1015 WZF yang dibeli di PT Nissan Motor Indonesia, dia pun kemudian menggunakan kendara- an tersebut.

"Kami (saya dan keluarga) hampir tertabrak karena kendaraan kehilangan tenaga (Lostof Power) di Tol Cipularang  membahayakan keselamatan jiwa dan secara psikis ada trauma untuk memakai lagi kendaraan tersebut," ujar Herly Efendi pada saat membacakan esepsinya.

Herly juga menjelaskan bahwa tindakan PT Nissan Motor Indonesia yang menjual barang yang tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan adalah perbuatan yang dilarang oleh Undang Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Pelaku Usaha yang melanggar Undang Undang No. 8 Tahun 1999 berdasarkan BAB XIII SANKSI Bagian Pertama Sanksi Administratif.

Dalam esepsinya itu, Herly juga menyebut kan bahwa akibat dari hal tersebut Herly menderita kerugian Materiil,  Kerugian Immateriil  yang berakibat fatal serta memungkinkan terjadinya kecelakaan.

Diakhir esepsi nya Herly mengatakan bahwa  sudah menempuh upaya agar PT Nissan Motor Distributor  Indonesia untuk melakukan penggantian unit baru serta melakukan berbagai upaya agar diselesai- kan secara musyawarah kekeluargaan,namun tidak mendapatkan jawaban yang pasti dari termohon. 

Bahkan ujarnya, pihak termohon selalu menyarankan  (pemohon) untuk menerima unit yang jelas-jelas membahayakan dan secara psikis ada trauma untuk memakainya lagi. 

Dalam permohonannya, Herly menyatakan Termohon telah melakukan Pelanggaran UU No.8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Pasal 8 ayat 1 huruf (a) ayat 2, ayat 4. Pasal 9 ayat 1 huruf (a), (b), (f), ayat 2, ayat 3. Pasal 17 ayat 1 huruf (a) (c) ayat 2, ayat 3, ayat 4. Pasal 21 ayat 1. Pasal 22. Pasal 23. Pasal 60 ayat 1, ayat 2. Pasal 61. Pasal 62 ayat 1.

Juga menghukum Termohon membayar ganti rugi kerugian Materiil/Immateril sebesar Rp. 70 juta, Kelalaian yang berakibat fatal dan memungkinkan terjadinya kecelakaan berupa Sanksi Adminitratif dan Pidana Denda sebesar Rp. 2.2 Milyar.

Sidang perdana ini dipimpin majelis hakim Cahyana, dengan anggota Junaidi dan Zulman Haris pada hari ini beragendakan mendengarkan esepsi pemohon. Untuk sidang lanjutan akan digelar minggu depan untuk mendengar jawaban dari termohon.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

PT Nissan Motor Distributor Indonesia Dituntut Konsumen Rp2,7 M

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

87 dibaca
Andika Sebut Kepercayaan Publik pada Pemprov Banten Meningkat
223 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
181 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO

POLITIK

3950 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
845 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
153 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

219 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
106 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
332 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

121 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
140 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

104 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
196 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top