Jumat, 19 Oktober 2018

Praktisi Hukum: Gerakan #2019GantiPresiden Bukan Bughot/Makar

Asep Abdullah Busro [Foto Istimewa]
Jumat, 03 Agt 2018 | 14:32 WIB - Serang Politik

IBC, Serang - Rencana Deklarasi #2019GantiPresiden yang akan dilaksanakan pada 10 Agustus 2018 di Kota Serang menuai polemik. Bahkan, ada yang menganggap gerakan tersebut makar terselubung. Padahal, aspirasi tersebut dianggap sah dimana tidak melawan hukum. 

Seperti yang diungkapkan Praktisi Hukum, Asep Abdullah Busro. Dijelaskan dia, bahwa bughot itu ada dalam terminologi hukum islam yang artinya memberontak/pemberontakan/melawan penguasa yang sah kalau dalam konteks hukum positif di NKRI bughot = MAKAR masuk dalam delik Tindak Pidana Kejahatan terhadap Keamanan Negara yaitu Pasal 107 KUH ancamannya penjara 15 tahun dan buat pemimpinnya dipenjara seumur hidup atau minimal 20 tahun. 

Akan tetapi, rumusan pembuktian delik pidana teraebut syaratnya adalah ada upaya "perbuatan penggulingan pemerintahan dengan cara yang tidak sah (illegal)" seperti kudeta oleh militer, pembunuhan terhadap presiden dan/ atau contoh lain ada pemberontakan PRRI/Permesta, DI/TII dan sebagainya. 

"Tapi kalau dalam konteks gerakan #2019GantiPresiden, maka gerakan tersebut tidak masuk kualifikasi bughot/makar seperti dalam Pasal 107 KUHP, karena sifatnya hanya aktifitas berkumpul & mengeluarkan pendapat dimuka umum yang mengajak masyarakat untuk mengganti presiden pada saat Pemilu 2019,"kata Asep melalui keterangan tertulisnya pada Jum'at, 3 Agustus 2018. 

Sambungnya, hal mana Pemilu 2019 adalah mekanisme pemilihan pemimpin nasional in casu : Presiden/Wapres, jadi gerakan tersebut merupakan aktifitas yang legal secara hukum sebagaimana dilindungi dan diatur dalam Pasal 28 jo Pasal 28E UUD 1945 (landasan hukum konstitusional) serta UU No.9 Tahun1998 tentang Kemerdekaan Mengeluarkan Pendapat dimuka umum dan UU No.39 Tahun 1999 tentang Perlindungan HAM. "Jadi itu pendapat saya dalam perspektif hukum hal mana bisa saja terdapat perbedaan pendapat dengan teman-teman lainnya. 

"Semoga bermanfaat dan bisa mencerahkan. Khoirunnas Anfa'uhum Linnas, sebaik-baik manusia adalah yg bermanfaat bagi manusia lainnya. Wallahu'alam bishowab,"tutur Asep.

​​​​​

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Praktisi Hukum: Gerakan #2019GantiPresiden Bukan Bughot/Makar

PEMERINTAHAN

220 dibaca
ASN Pemprov Banten jangan Main-main dalam Absen
271 dibaca
HUT Ke-492, Pemkab Serang Diminta Perkuat Ekonomi Desa
247 dibaca
Dilantik, Pj Walikota Serang Diminta Perbaiki Jalan

POLITIK

146 dibaca
Pemilu 2019, Andika Ajak Masyarakat Cek Data Diri Sebagai Pemilih
419 dibaca
Ratusan Buruh Cikoja Deklarasi Pemilu Damai 2019
328 dibaca
Serempak di 29 Kecamatan, KPU Kabupaten Serang Lakukan GMHP

HUKUM & KRIMINAL

292 dibaca
6 Oknum Anggota Ormas Pengeroyok Polisi Terancam 7 Tahun Penjara
312 dibaca
Pengguna dan Pengedar Narkotika, Tiga Warga Cilegon Diringkus
217 dibaca
Alfamart Dibobol Maling, Uang Rp60 Juta Raib

PERISTIWA

156 dibaca
Polres Serang Kota Sita 3500 Lebih Botol Miras
186 dibaca
Tim PFA Dompet Dhuafa Pulihkan Anak-anak Pasca Gempa-Tsunami Sulteng
220 dibaca
Warga Petir Ditemukan Tewas Gantung Diri

EKONOMI & BISNIS

177 dibaca
MoU dengan DP3AKKB, Bank Banten Dukung Pemberdayaan Perempuan
187 dibaca
Andika Launching Toko Online Industri Rumahan Sijelita
Top