Selasa, 13 November 2018

PPP Dukung Ahok-Djarot, Ulama dan Santri Ancam Usir Dimyati dari Pandeglang

Ratusan massa dari kader PPP, para ulama dan santri melakukan aksi unjuk rasa menuju depan Pendopo Bupati Pandeglang pada Kamis, 13 April 2017.(Chaniago)
Kamis, 13 Apr 2017 | 19:46 WIB - Pandeglang Peristiwa

“Bahkan akan kami usir sdr Dimiyati dari Bumi Pandeglang, kalau Irna tidak bisa membujuk suaminya,  untuk mencabut dukungan kepada Ahok,” ancam Ilyas yang juga Kader PPP Pandeglang.

lB, Pandeglang – Ratusan massa dari kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pandeglang, para ulama dan santri melakukan aksi unjuk rasa di depan Pendopo Bupati Pandeglang pada Kamis, 13 April 2017.

Selain di pendopo, aksi dilanjut ke Gedung DPRD yang berlangsung selama empat jam untuk menyuarakan aspirasi dengan mengecam terhadap partai berlambang Ka’bah yang mendukung Ahok-Djarot pada Pilkada DKI 2017.

Salah seorang orator M Ilyas Sohibatulhamdi menyatakan bahwa ksi dilakukan sebagai bentuk keperihatinan terhadap ahlak para oknum petinggi Partai yang berazaskan Islam, yang mendukung Ahok calon Gubernur DKI Jakarta, yang jelas non muslim.

"Kami akan terus menyuarakan kalau Partai PPP tidak mencabut dukungan kepada Ahok, bahkan kami masyarakat Pandeglang, tidak akan segan-segan untuk memboikot PPP, kalau partai tersebut tidak mencabut dukungannya kepada Ahok,” tegas Ilyas.

Terkait, Ahmad Dimyati Natakusuma, sebut Ilyas, warga Desa Bayu Mundu, Kecamatan Kaduhejo ini, mereka meminta kepada Bupati Pandeglang, Irna Narulita,  agar membujuk suaminya untuk mencabut dukungan kepada Ahok.

“Jika Dimiati bersikukuh, maka kami akan menggalang massa para Ulama, santri dan tokoh Masyarakat yang lebih banyak. Bahkan akan kami usir sdr Dimiyati dari Bumi Pandeglang, kalau Irna tidak bisa membujuk suaminya,  untuk mencabut dukungan kepada Ahok,” ancam Ilyas.

Ditambahkan Ilyas, dengan Dimyati mendukung akhok seakan-akan Pandeglang yang dijuluki kota seribu ulama sejuta santri, telah dikotori dengan terjadinya dukungan terhadap ahok yang dilakukan Dimyati.

“Jangan sampai Pandeglang yang di juluki Kota Santri di kotori oleh orang yang mendukung kafir yang sudah menghina Agama Islam dan menistakan Al Qur'an,” tandasnya.

Sementara orator lainnya, Roup mengatakan, bahwa PPP merupakan Partai yang berideologi Islam, jangan sampai memberikan dukungan untuk  non muslim seperti Calon Gubernur DKI Jakarta yaitu Ahok.

“Kami tidak mau PPP Partai yang berlambang Ka’bah ini, mendukung Ahok yang sudah menistakan Agama. Oleh karena itu, Bupati Pandeglang yang selaku Kader PPP dan suaminya, agar bisa menyampaikan kepada pengurus untuk tidak mendukung ahok,” pungkasnya.

Saat dihubungi wartawan melalui telepon seluler, Dimyati menyebutkan bahwa dukungannya kepada Ahok, merupakan keputusan partai yang harus dijalankan. Apalagi dua kubu PPP, turut mendukung Ahok-Djarot.

“Saya mengikuti arahan partai. Ini kan konsekuensi politik yang harus dipatuhi. Saya tidak bisa memutuskan soal dukungan, harus diputuskan melalui pleno DPP. Saya hanya mengikuti arah kebijakan Ketum (Ketua Umum). Tetapi saya sudah kirim press release nya ke DPP, nanti mereka akan merumuskan,” ucapnya diplomatis.[Chaniago]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

PPP Dukung Ahok-Djarot, Ulama dan Santri Ancam Usir Dimyati dari Pandeglang

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

235 dibaca
Puluhan Pejabat Fungsional Pemprov Banten Dilantik
1028 dibaca
Perintah Perpres 16/2018, LPSE Dibentuk dalam Satu Badan/Dinas
217 dibaca
Lokakarya, Pemprov Bahas Pengurangan Kawasan Kumuh di Banten

POLITIK

264 dibaca
Caleg Golkar Dilarang Saling Menjelekkan dan Menjegal
210 dibaca
Dikukuhkan, Karya Nyata ICMI Ditunggu Masyarakat Banten
289 dibaca
Memilih Pemimpin di Pilpres 2019 Menurut UAS

HUKUM & KRIMINAL

146 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal
632 dibaca
Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap
340 dibaca
6 Oknum Anggota Ormas Pengeroyok Polisi Terancam 7 Tahun Penjara

PERISTIWA

106 dibaca
Melalui ARDEX-18, Provinsi Banten Siap Atasi Dampak Bencana
1182 dibaca
Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kontrakan Gegerkan Warga Cikande
1781 dibaca
Di Waringinkurung, Polisi dan TNI Ini Kompak Gotong Keranda Mayat

EKONOMI & BISNIS

80 dibaca
Andika Ingin Ekraf Jadi Tulang Punggung Baru Perekonomian di Banten
102 dibaca
Selama Oktober 2018, Nilai Tukar Petani di Banten Alami Kenaikan
Top