Senin, 27 Mei 2019

Polisi Tangkap Pelaku Pemalsuan e-KTP dan SKCK di Cikande

Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan saat menggelar pers rilis di Mapolres Serang pada Rabu, 13 Maret 2019.[Foto: Haji Imat/lnilahBanten]
Rabu, 13 Mar 2019 | 15:44 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Kasus pemalsuan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, berhasil dibongkar petugas Unit Tindak Pidana (Tipidsus) Satreskrim Polres Serang. 

Dalam kasus tersebut petugas mengamankan Mei Hendri alias Uda, 39, yang diduga sebagai otak dalam pembuatan dokumen negara palsu di sebuah rumah toko (ruko) fotocopy di Desa Situterate, Kecamatan Cikande pada Kamis, 28 Februari 2019.

"Tersangka berhasil kami amankan di sebuah toko fotocopy tempatnya bekerja. Dari tersangka ini kita amankan beberapa buah KTP-el, SIM dan SKCK yang semuanya palsu. Selain itu turut diamankan komputer, mesin pres dan satu bundel kertas foto kopi dan serta satu bundel dokumen yang sudah dipalsukan," ungkap Kapolres Serang, AKBP Indra Gunawan saat menggelar pers rilis di Mapolres Serang pada Rabu, 13 Maret 2019.

Kapolres Serang menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari informasi masyarakat terkait pembuatan dokumen negara, diantaranya KTP-el. Mendapat informasi tersebut, petugas Unit Tipidsus yang dipimpin Iptu Samsul Fuad melakukan proses penyelidikan. 

Usai mengetahui lokasi yang disebutkan warga, tim Unit Tipidsus melakukan penyamaran dengan berperan sebagai pemesan KTP-el. Setelah KTP pesanan jadi, petugas langsung melakukan penggerebegan dan berhasil menangkap tersangka Uda.

Indra mengatakan, dalam pembuatan KTP atau dokumen lainnya hanya sendirian mengerjakannya, dan caranyapun cukup sederhana dengan menscan dokumen asli lalu diedit melalui komputer dan diprint menggunakan printer warna.

"Modusnya yaitu pelaku menggunakan dokumen asli dan merubah identitas dan tanggal di dokumen itu. Dia menjalankan bisnis ini sejak tahun 2017 lalu," ujar Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Agung Cahyono dan Kasatreskrim AKP David Chandra Babega. 

Indra mengungkapkan dalam kasus ini, pelaku dikenakan pasal 264 ayat 1 ke satu subsidair 263 ayat 1 junto KUHP dengan ancaman hukuman piddana penjara selama 8 tahun kurungan.

"KTP, KK, Ijazah dan SIM ini biasanya digunakan oleh pemesannya untuk kebutuhan memcari kerja," tegasnya.

Sementara itu, pelaku Mei Hendri mengaku kegiatan kriminal yang dilakukannya itu dimulai sejak toko foto copy itu dibuka. Pemalsuan dokumen itu hanya dilakukan apabila ada masyarakat yang datang kepada dirinya.

"Kalau buat KTP Rp50 ribu, SIM Rp100 ribu. Hampir dua tahun menjalankan kegiatan ini," tandasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Polisi Tangkap Pelaku Pemalsuan e-KTP dan SKCK di Cikande

PEMERINTAHAN

1567 dibaca
Inspektorat Data Ulang Fisik Randis di Distan Banten
427 dibaca
KASN Rekomendasi Sanksi 3 Pejabat Banten Dukung Calon DPD RI 
207 dibaca
Jamsosratu Dinilai Berhasil, Dinsos NTB Belajar ke Dinsos Banten

POLITIK

497 dibaca
3 Kader Golkar Banten Lolos ke Senayan, Andika Apresiasi Jaringan Relawan 
891 dibaca
Anak Gubernur Gagal ke Senayan, HMI Kawal Pelanggaran ASN Banten
3013 dibaca
Andiara Raih Suara Terbanyak Calon DPD Dapil Banten, Anak Gubernur Gagal

HUKUM & KRIMINAL

179 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob
531 dibaca
Melawan, 2 Bandit Ganjal Kartu ATM Ditembak
1364 dibaca
Digerebeg, 4 Pengepul, Pengecer dan Pemasang Judi Togel Lebaran Dipenjara

PERISTIWA

391 dibaca
Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir Bandang di Lebak
661 dibaca
PGK dan GP2B Desak Pecat Kadindikbud Engkos dan Faturrahman
252 dibaca
Diduga Gelapkan Dana BAT, Puluhan Karyawan Demo Kantor Alfamart Serang

EKONOMI & BISNIS

227 dibaca
Ramadhan, Pemprov Banten Gelar Bazar Sembako Murah
1938 dibaca
Ini Dia Tips Memilih Baju Muslim Wanita Sesuai Syariat yang Harus Anda Ketahui
Top