Jumat, 26 April 2019

PMII Dukung Presiden Segera Berlakukan Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila

Mukhtar Ansori Attijani (Foto-lnilahBanten/Abdul Rahman Ahdori)
Rabu, 12 Jul 2017 | 11:01 WIB - Banten Serang Politik

IB, Serang - Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten, Mukhtar Ansori Attijani, mendesak Presiden Joko Widodo segera memberlakukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang pembubaran Organisasi Masyarakat (Ormas)  anti Pancasila. Jika tidak segera dilakukan, hal tersebut menurut Mukhtar (sapaan Mukhtar Ansori Attijani) akan memberikan kesempatan bagi ormas tersebut untuk mencari cara dan mengumpulkan dukungan untuk melawan pemerintah. 

Ia menuturkan, jika terlalu lama belum ada regulasi atau payung hukum yang jelas maka sandiwara politik antar pemerintah dan Ormas anti Pancasila pasti segera terjadi. 

"Sandiwara politik yang saya maksud adalah mereka terus mencari dukungan seolah mereka telah di dzalimi oleh pemerintah, padahal sebenarnya, ideologi mereka yang telah mendzolimi warga Indonesia," kata Mukhtar saat konferensi Pers di Sekretariat PMII Banten di Cipocok Kota Serang pada Rabu, 12 Juli 2017.

Ia mengungkapkan, apapun pembelaan yang dilontarkan Ormas anti Pancasila tersebut tetap ngawur. Sebab, kata Mukhtar, mereka tidak memperkenankan kehidupan di indonesia menjadi banyak suku, agama, ras dan golongan melainkan mereka seolah Ormas yang tugasnya memberikan doktrin agar kehidupan di Indonesia menjadi satu Agama atau suku saja. 

Ia berharap, Presiden Joko Widodo segera menyadari betapa pentingnya hidup berdampingan tanpa melihat agama suku dan golongan. 

Diketahui, beberapa hari yang lalu, Istana telah menyiapkan draft Perppu tentang pembubarab ormas anti pancasila. Presiden Joko Widodo juga dikabarkan telah menandatanganinya. Namun, sampai saat ini Perppu tersebut belum juga diberlakukan.Hal ini dipastikan ada sebagian pihak yang terus melobi pemerintah agar tidak menerbitkannya.

Sementara itu, pengurus PMII yang lain Ahmad Solahudin, mengatakan jika di semua daerah di Provinsi Banten sudah ada ribuan masyarakat yang menyatakan bergabung dalam Ormas anti Pancasila. Menurutnya, hal itu menjadi ke khawatiran tersendiri bagi PMII. Sebab, secara bertahap mereka akan mengganggu kerukunan umat beragama. 

"Ajaran yang mereka bawa jelas bertentangan, tidak ada alasan, bubaekan. Kita tidak mau Banten mejadi daerah seperti timur tengah yabg aetiap saat peperangan terjadi," ucapnya.

Reporter: Abdul Rahman Ahdori
Redaktur: Fahdi Khalid
Bagikan:

KOMENTAR

PMII Dukung Presiden Segera Berlakukan Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila

PEMERINTAHAN

202 dibaca
Tatu Optimis Pemkab Serang Raih WTP Tanpa Catatan dari BPK RI
6828 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5969 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB

POLITIK

21747 dibaca
Akui Kalah di Banten, Ketua TKD Salahkan Masyarakat dan Kyai Ma'ruf
224 dibaca
Tunggu Hasil Resmi KPU, Andika: Kita Jaga Kondusifitas
202 dibaca
Gubernur Tunggu Rekomendasi KASN Soal Tiga ASN Dukung Calon DPD RI

HUKUM & KRIMINAL

194 dibaca
Polisi Tembak Dua Tersangka Perampok Spesialis Mini Market
125 dibaca
Dua Ribu Gram Sabu dari Jaringan Internasional Dimusnahkan
181 dibaca
Polda Selidiki Pemalsuan 80 SPBJ Palsu di Tangerang

PERISTIWA

1252 dibaca
Pertemuan Gubernur Banten dengan HMI Serang Tuai Kritikan
262 dibaca
Satu Petugas KPPS Meninggal Dunia, Bupati Serang Berduka
269 dibaca
Ricuh Saat Demo Gubernur, HMI Lapor ke Propam Polda Banten

EKONOMI & BISNIS

64 dibaca
Layani Pensiunan, Bank Banten Jalin Kemitraan dengan BPR Baturaja
186 dibaca
Bank Banten Dukung Layanan Samsat Nasional Modern Channel
Top