Minggu, 17 Februari 2019

PMII Dukung Presiden Segera Berlakukan Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila

Mukhtar Ansori Attijani (Foto-lnilahBanten/Abdul Rahman Ahdori)
Rabu, 12 Jul 2017 | 11:01 WIB - Banten Serang Politik

IB, Serang - Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten, Mukhtar Ansori Attijani, mendesak Presiden Joko Widodo segera memberlakukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang pembubaran Organisasi Masyarakat (Ormas)  anti Pancasila. Jika tidak segera dilakukan, hal tersebut menurut Mukhtar (sapaan Mukhtar Ansori Attijani) akan memberikan kesempatan bagi ormas tersebut untuk mencari cara dan mengumpulkan dukungan untuk melawan pemerintah. 

Ia menuturkan, jika terlalu lama belum ada regulasi atau payung hukum yang jelas maka sandiwara politik antar pemerintah dan Ormas anti Pancasila pasti segera terjadi. 

"Sandiwara politik yang saya maksud adalah mereka terus mencari dukungan seolah mereka telah di dzalimi oleh pemerintah, padahal sebenarnya, ideologi mereka yang telah mendzolimi warga Indonesia," kata Mukhtar saat konferensi Pers di Sekretariat PMII Banten di Cipocok Kota Serang pada Rabu, 12 Juli 2017.

Ia mengungkapkan, apapun pembelaan yang dilontarkan Ormas anti Pancasila tersebut tetap ngawur. Sebab, kata Mukhtar, mereka tidak memperkenankan kehidupan di indonesia menjadi banyak suku, agama, ras dan golongan melainkan mereka seolah Ormas yang tugasnya memberikan doktrin agar kehidupan di Indonesia menjadi satu Agama atau suku saja. 

Ia berharap, Presiden Joko Widodo segera menyadari betapa pentingnya hidup berdampingan tanpa melihat agama suku dan golongan. 

Diketahui, beberapa hari yang lalu, Istana telah menyiapkan draft Perppu tentang pembubarab ormas anti pancasila. Presiden Joko Widodo juga dikabarkan telah menandatanganinya. Namun, sampai saat ini Perppu tersebut belum juga diberlakukan.Hal ini dipastikan ada sebagian pihak yang terus melobi pemerintah agar tidak menerbitkannya.

Sementara itu, pengurus PMII yang lain Ahmad Solahudin, mengatakan jika di semua daerah di Provinsi Banten sudah ada ribuan masyarakat yang menyatakan bergabung dalam Ormas anti Pancasila. Menurutnya, hal itu menjadi ke khawatiran tersendiri bagi PMII. Sebab, secara bertahap mereka akan mengganggu kerukunan umat beragama. 

"Ajaran yang mereka bawa jelas bertentangan, tidak ada alasan, bubaekan. Kita tidak mau Banten mejadi daerah seperti timur tengah yabg aetiap saat peperangan terjadi," ucapnya.

Reporter: Abdul Rahman Ahdori
Redaktur: Fahdi Khalid
Bagikan:

KOMENTAR

PMII Dukung Presiden Segera Berlakukan Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila

PEMERINTAHAN

512 dibaca
Ketua dan Pengurus PPDI Kecamatan Jawilan Dilantik
400 dibaca
Tahun Ini, Dana Desa Pemprov Banten Tembus Rp61,9 Miliar
301 dibaca
Dihadapan Kades se-Lebak, Andika Beberkan Prioritas Penggunaan Dana Desa

POLITIK

340 dibaca
KPU Kabupaten Serang Target Satu Relawan Demokrasi 1000 Pemilih
246 dibaca
Warga Belum Paham Berpartisipasi pada Pemilu 2019
4239 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

104 dibaca
Buron Curanmor Pingsan Saat Persembunyiannya Digerebag
84 dibaca
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
502 dibaca
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Bojonegara

PERISTIWA

297 dibaca
Jelang Pemilu, Pejabat Polres Serang Gencar Kunjungi Ponpes dan Ulama
319 dibaca
Suhendar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

EKONOMI & BISNIS

285 dibaca
Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus dan Aman
277 dibaca
Pencairan Bansos, Dinsos Banten Libatkan Dua Lembaga Perbankan
Top