Selasa, 20 Agustus 2019

PMII Dukung Presiden Segera Berlakukan Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila

Mukhtar Ansori Attijani (Foto-lnilahBanten/Abdul Rahman Ahdori)
Rabu, 12 Jul 2017 | 11:01 WIB - Banten Serang Politik

IB, Serang - Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Banten, Mukhtar Ansori Attijani, mendesak Presiden Joko Widodo segera memberlakukan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tentang pembubaran Organisasi Masyarakat (Ormas)  anti Pancasila. Jika tidak segera dilakukan, hal tersebut menurut Mukhtar (sapaan Mukhtar Ansori Attijani) akan memberikan kesempatan bagi ormas tersebut untuk mencari cara dan mengumpulkan dukungan untuk melawan pemerintah. 

Ia menuturkan, jika terlalu lama belum ada regulasi atau payung hukum yang jelas maka sandiwara politik antar pemerintah dan Ormas anti Pancasila pasti segera terjadi. 

"Sandiwara politik yang saya maksud adalah mereka terus mencari dukungan seolah mereka telah di dzalimi oleh pemerintah, padahal sebenarnya, ideologi mereka yang telah mendzolimi warga Indonesia," kata Mukhtar saat konferensi Pers di Sekretariat PMII Banten di Cipocok Kota Serang pada Rabu, 12 Juli 2017.

Ia mengungkapkan, apapun pembelaan yang dilontarkan Ormas anti Pancasila tersebut tetap ngawur. Sebab, kata Mukhtar, mereka tidak memperkenankan kehidupan di indonesia menjadi banyak suku, agama, ras dan golongan melainkan mereka seolah Ormas yang tugasnya memberikan doktrin agar kehidupan di Indonesia menjadi satu Agama atau suku saja. 

Ia berharap, Presiden Joko Widodo segera menyadari betapa pentingnya hidup berdampingan tanpa melihat agama suku dan golongan. 

Diketahui, beberapa hari yang lalu, Istana telah menyiapkan draft Perppu tentang pembubarab ormas anti pancasila. Presiden Joko Widodo juga dikabarkan telah menandatanganinya. Namun, sampai saat ini Perppu tersebut belum juga diberlakukan.Hal ini dipastikan ada sebagian pihak yang terus melobi pemerintah agar tidak menerbitkannya.

Sementara itu, pengurus PMII yang lain Ahmad Solahudin, mengatakan jika di semua daerah di Provinsi Banten sudah ada ribuan masyarakat yang menyatakan bergabung dalam Ormas anti Pancasila. Menurutnya, hal itu menjadi ke khawatiran tersendiri bagi PMII. Sebab, secara bertahap mereka akan mengganggu kerukunan umat beragama. 

"Ajaran yang mereka bawa jelas bertentangan, tidak ada alasan, bubaekan. Kita tidak mau Banten mejadi daerah seperti timur tengah yabg aetiap saat peperangan terjadi," ucapnya.

Reporter: Abdul Rahman Ahdori
Redaktur: Fahdi Khalid
Bagikan:

KOMENTAR

PMII Dukung Presiden Segera Berlakukan Perppu Pembubaran Ormas Anti Pancasila
katarBanten

PEMERINTAHAN

668 dibaca
TAPD Tak Boleh Pangkas Anggaran Tanpa Seizin KPU dan Bawaslu
204 dibaca
Tatu: Efisiensi Anggaran Dilakukan Sejak Menjabat Bupati Serang
katarBanten1

POLITIK

214 dibaca
Pilkades Serentak 2019 di Kabupaten Serang Digelar 3 November
218 dibaca
Pilkada Serang 2020, PKS Sebut Belum Ada Penantang Petahana

HUKUM & KRIMINAL

197 dibaca
Pelaku Curanmor di Kibin Tewas Setelah Dianiaya Warga

PERISTIWA

517 dibaca
Gunakan Water Canon Salurkan Bantuan Air Bersih di Pontang

EKONOMI & BISNIS

297 dibaca
Ini Dia Perlengkapan Perkayuan yang Wajib Dimiliki untuk Wood Working
Top