Kamis, 18 April 2024

Pilkada Serang 2020, KPU Kembali Ajukan Anggaran Rp81 Miliar

Divisi Sosialiasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Serang, Siti Maryam.[Foto: InilahBanten/Arif Soleh]
Rabu, 14 Agt 2019 | 19:53 WIB - Serang Politik

lBC, Serang – Menjelang tahapan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang kembali mengajukan anggaran kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang sebesar Rp81 miliar. Sebelumnya KPU mengajukan anggaran senilai Rp85 miliar, namun adanya rasionalisasi dari pemkab menyanggungi hanya Rp50 miliar.

Divisi Sosialiasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Serang, Siti Maryam mengungkapkan, pengajuan anggaran tersebut sebagai upaya dalam rangka mengejar target partisipasi pemilih atau masyarakat lebih dari 70 persen. Meski harapannya mencapai 80 persen.

“Karena sebelumnya Pilkada Serang tahun 2015 partisipasi pemilih sangat rendah dibawah 60 persen. Itu karena minim sosialisasi, kedua masyarakat (mungkin) sudah bosan,”kata Siti Maryam kepada lnilahBanten saat ditemui di Sekretariat KPU Kabupaten Serang Jalan Kitapa Cilame Kota Serang pada Rabu, 14 Agustus 2019.

Dijelaskan dia, atas pengajuan kembali anggaran sebesar Rp81 miliar tersebut akan lebih digunakan didominasinya untuk sosialisasi guna mengejar target peningkatan partisipasi pemilih. Maka pihaknya juga pada pengajuan awal, menyantumkan anggaran untuk perekrutan relasi atau relawan demokrasi bila idealnya satu desa satu orang dengan jumlah desa di Kabupaten Serang sebanyak 326 desa.

“Tapi yang kita ajukan kita ajukan kemaren cuma 55 orang relawan demokrasi meski harapannya di semua desa ada, ternyata masuk efisiensi dari pihak pemda pengajuan perekrutan relasi itu hilang,”ujar Siti Maryam menyayangkan.

Selain itu, harapan merekrut relasi guna meningkatan partispasi pemilih pada awal tahapan pilkada. Namun itu pun di efisien kan menjadi dua bulan menjelang pencoblosan saja. “(Sedangkan) Aturannya mereka (relasi) mendapat imbalan hanya Rp700 ribu perbulan,”terang Siti Maryam.

Sebab, Siti menambahkan, jika tidak merekrut relasi hanya mengandalkan dari adhoc itu sangat berat bisa meningkatkan partisipasi pemilih. “Sangat berat,”tegas Siti Maryam.

Siti mengatakan, untuk APBD Perubahan pihak KPU juga sudah mengajukan anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk tahapan awal pilkada karena direncanakan September sudah masuk tahapan. “Rencana 1 November Launching, tapi kita masih nunggu PKPU,”tuturnya.

Sementara terpisah Asisten Daerah (Asda) I Setda Kabupaten Serang, Asep Sefudin Mustofa mengaku belum mengetahui pengajuan kembali anggaran dari KPU. Kata dia, memang sebelumnya ada efisiensi dari pengajuan Rp85 miliar namun pemda hanya mampu mengalokasikan sebesar Rp50 miliar. “Belum tahu usulan baru setelah efisiensi dari Bappeda,”ujarnya.

Meski demikian, berdasarkan rapat pihak terkait termasuk perwakilan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten memberikan masukan tidak akan ada temuan meski pemda memberikan anggaran pengajuan KPU berdasarkan standar KPU Pusat. Akan tetapi, pihaknya meminta KPU tetap harus efisiensi waktu tahapan.

“Namun bukan berarti menghilangkan kegiatan tahapan,”tutur Asep. Seraya menambahkan, terkait anggaran pada APBD Perubahan pihaknya memastikan akan diberikan.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Pilkada Serang 2020, KPU Kembali Ajukan Anggaran Rp81 Miliar
aulmummc zf

INILAH SERANG

1853 dibaca
Tahun 2017, Penyerapan APBD Kota Serang Belum Optimal

HUKUM & KRIMINAL

2343 dibaca
Miliki Sabu, Dua Mahasiswa Asal Lebak Ditangkap

POLITIK

1195 dibaca
Infrastuktur Rusak, Warga Sukaresmi Ancam Tak Akan Bayar Pajak
Top