Rabu, 14 November 2018

Pidato Setan di Hari Pembalasan

[foto ilustrasi]
Jumat, 13 Jul 2018 | 21:13 WIB - Mozaik Islami

PADA hari Pembalasan atau Yaumul Jaza nanti, Allah SWT memberi keputusan kepada kita semua. Hari di mana layaknya sedang graduation ceremony, yang lulus dan tidak lulus akan diumumkan.

Orang beriman akan masuk ke dalam jannah (surga) dan orang yang tak beriman akan masuk ke dalam nar (neraka). Di saat itu pula setan pun 'berpidato'. Bisa dilihat dari surat berikut:

"Dan berkatalah setan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: 'Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan aku pun telah menjanjikan kepadamu, tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekadar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku, akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamu pun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu.' Sesungguhnya orang-orang yang dhalin itu mendapat siksaan yang pedih. (QS. 14:22)

Setan berdiri dan berpidato untuk menambah kesusahan, penipuan dan penyesalan kepada mereka yang mengikutinya. Ia berkata: "innallaaha waadakum wadal haqqi" Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepada kalian janji yang benar.

Maksudnya, melalui para Rasul-Nya dan menjanjikan keselamatan bagi siapa yang mengikuti mereka, itu adalah janji yang benar dan berita yang benar. Adapun aku (setan) berjanji kepada kalian, tetapi aku menyalahinya.

Kemudian setan menambahkan pidatonya: "wa maa kaana liya 'alaikum min sulthaan". Sekali-sekali tidak ada kekuasaan bagiku terhadap kalian. Maksudnya, tak ada bagiku dalil atau argumentasi apapun dalam janji yang kuberikan kepada kalian: "illaa an da'autukum fastajabtum lii". Melainkan aku hanya menyeru kalian, lalu kalian mematuhi seruanku, hanya dengan cara seperti itu (saja).

Ia melanjutkan, "Falaa taluumuunii". Oleh sebab itu janganlah kalian mencercaku hari ini. "Waluumuu anfusakum". Namun, cercalah diri kalian sendiri. Karena itu adalah dosa kalian sendiri akibat kalian menyelisihi Rasul, dan kalian mengikutiku begitu kuajak kalian kepada kebatilan.

"Maa ana bimushrikhikum". Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu, lanjut setan.

Intinya, setan ini seakan bicara "Aku ini nggak punya power untuk mem-backup kalian. Powerku hanya marketing kerusakan saja, mengajak kesesatan." Wallahua'lam. [bersamadakwah/inilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Sujud, Wujud Tunduk dan Patuhnya Kita kepada Allah
Selasa, 13 Nov 2018 | 23:00 WIB
Sujud, Wujud Tunduk dan Patuhnya Kita kepada Allah
Wanita-Wanita Berpakaian Tapi Telanjang
Selasa, 13 Nov 2018 | 22:28 WIB
Wanita-Wanita Berpakaian Tapi Telanjang
Allah Mempermudah, Kenapa Manusia Mempersulit?
Senin, 12 Nov 2018 | 22:50 WIB
Allah Mempermudah, Kenapa Manusia Mempersulit?

KOMENTAR

Pidato Setan di Hari Pembalasan

PEMERINTAHAN

73 dibaca
APBD Banten Tahun 2019 Ditarget Menyentuh Rp12,31 Triliun
237 dibaca
Puluhan Pejabat Fungsional Pemprov Banten Dilantik
1032 dibaca
Perintah Perpres 16/2018, LPSE Dibentuk dalam Satu Badan/Dinas

POLITIK

267 dibaca
Caleg Golkar Dilarang Saling Menjelekkan dan Menjegal
211 dibaca
Dikukuhkan, Karya Nyata ICMI Ditunggu Masyarakat Banten
290 dibaca
Memilih Pemimpin di Pilpres 2019 Menurut UAS

HUKUM & KRIMINAL

66 dibaca
Meresahkan, Tiga Warga Lebak Tersangka Curanmor Diringkus
248 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal
636 dibaca
Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap

PERISTIWA

107 dibaca
Melalui ARDEX-18, Provinsi Banten Siap Atasi Dampak Bencana
1192 dibaca
Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kontrakan Gegerkan Warga Cikande
1782 dibaca
Di Waringinkurung, Polisi dan TNI Ini Kompak Gotong Keranda Mayat

EKONOMI & BISNIS

148 dibaca
Andika Ingin Ekraf Jadi Tulang Punggung Baru Perekonomian di Banten
106 dibaca
Selama Oktober 2018, Nilai Tukar Petani di Banten Alami Kenaikan
Top