Jumat, 18 Januari 2019

Permainan di Internet yang Haram Dimainkan

[foto ilustrasi]
Jumat, 11 Jan 2019 | 13:06 WIB - Mozaik Islami

SEBENARNYA game asal hukum yang ada di komputer sama dengan hukum facebook karena merupakan perkara baru yang tidak ada di zaman nabi merupakan sesuatu yang mubah atau dapat dilakukan dan dilakukan. Selama game itu bukan dijadikan fasilitas perjudian yang diharamkan syariah. Namun demikian, beberapa orang telah mengeluarkan sekian banyak waktu yang dibutuhkan hanya untuk bermain-main dengan game itu, maka tindakan itu adalah tindakan sia-sia dan tidak bermanfaat. Namun kita tidak bisa mengharamkan game atau komputer sebagai media atau alat. Karena yang namanya media atau alat itu tergantung siapa yang menggunakan atau bagaimana cara seseorang menggunakan.

Dalam visi tertentu, sebuah program permainan dapat digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti simulasi dari pelajaran, latihan kecepatan dan ketepatan menembak dan sebagainya. Para calon pilot combat menggunakan permainan Komputer untuk berlatih sebelum mereka bertempur dengan benar di medan pertarungan. Semua itu tergantung dari bagaimana cara menggunakan fasilitas itu.

Namun kita harus menerima kenyataan bahwa ada banyak orang yang telah membuat game-game (dan internet) yang menjadi sarana pembuangan waktu dan juga membuang uang. Karena mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam sambil berhari-hari untuk sesuatu yang tidak pernah membantah dengan kehidupan sehari-hari. Game itu hanya menyediakan kesenangan yang melalaikan. Bahkan dalam praktiknya, mereka pun sering lupa salat, sekolah, mengerjakan atau mengerjakan hal-hal yang sudah menjadi kewajiban.

Berikut ini adalah hal-hal yang dapat menyebabkan seseorang kecanduan untuk bermain game:

Pertama, Teman Bergaul. Tak bisa dipungkiri sebagai teman bergaul adalah hal yang paling memengaruhi seseorang. Bagaimana tidak, teman adalah orang yang selalu bergaul dengan kita, otomatis gaya lolos menjadi gaya hidup kita. Orang bisa berteman dengan orang lain, karena visi dan misi mereka hampir sama, tidak mungkin kita berteman atau bersahabat dengan seseorang yang punya visi dan misinya jauh berseberangan.

Kedua, Kesenggangan Waktu. Kadang, karena kita bingung untuk mengisi waktu kita, akhirnya kita terjerumus dalam bermain video game. Tanpa kita sadari, sebenarnya itu awal dari langkah syaitan untuk menjerumuskan kita untuk kecanduan pada hal tersebut. Seperti hal-hal buruk lain, awalnya hanya coba-coba, akhirnya lalu kecanduan, lalu berlebihan.

Ketiga, Masa Muda. Tanpa sadari Anda, zaman sekarang sudah jauh berbeda dengan zaman 20 tahun yang lalu. Jika masa muda di zaman dulu lebih banyak digunakan untuk melakukan perjalanan, pergaulan, mencari ilmu, dan lain-lain, anak muda zaman sekarang lebih suka menghabiskan waktu mereka untuk berfoya-foya, bermain game, menyerang, dan sebagainya.

Dalam perkembangannya ada jenis permainan yang menurut Islam adalah permainan poker. Game poker adalah fenomena yang biasa bagi seorang pengguna facebook. Tak bisa dipungkiri di antara kaum muslimin yang dihabiskan untuk bermain poker di Facebook. Dan hal ini terlarang di dalam Islam. Menurut fatwa yang dapat ditemukan, dimainkan yang dapat dimainkan yang menggunakan uang, atau yang tidak tetap saja haram.

Jika mereka bermain menggunakan uang, maka hal itu diselesaikani judi, sedangkan jika tidak menggunakan uang maka itu disamakan dengan bermain dadu oleh para ulama. Hukum permainan dengan menggunakan dadu itu sendiri adalah haram disampaikan dapat ditemukan dalam Sabda Rasulullah dengan sanad kepada Imam Muslim dari sahabat Nabi, Buraidah: "Barang siapa yang bermain dadu, maka seakan-akan ia akan mencelupkannya ke dalam daging babi dan darahnya." (HR. Muslim 2260)

[BeritaIslamiMasaKini]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Menjadi Pemimpin Umat itu Harus Rajin Membaca
Kamis, 17 Jan 2019 | 06:26 WIB
Menjadi Pemimpin Umat itu Harus Rajin Membaca
Awas! Jangan Makan Uang Haram Jelang Pemilu
Rabu, 16 Jan 2019 | 20:13 WIB
Awas! Jangan Makan Uang Haram Jelang Pemilu
Bonus Pengembalian Utang Tetap Riba Meski Ikhlas
Rabu, 16 Jan 2019 | 18:09 WIB
Bonus Pengembalian Utang Tetap Riba Meski Ikhlas
Setiap Jiwa tak Mati Sampai Rezekinya Sempurna
Rabu, 16 Jan 2019 | 11:31 WIB
Setiap Jiwa tak Mati Sampai Rezekinya Sempurna

KOMENTAR

Permainan di Internet yang Haram Dimainkan

PEMERINTAHAN

87 dibaca
Andika Sebut Kepercayaan Publik pada Pemprov Banten Meningkat
223 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
181 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO

POLITIK

3951 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
847 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
153 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

219 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
107 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
333 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

123 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
140 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

105 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
196 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top