Selasa, 19 November 2019

Perencanaan APBD Banten 2019, Pembangunan Fisik Harus Selesai November

[Foto IUstimewa]
Senin, 17 Jun 2019 | 23:15 WIB - Banten Pemerintahan

lBC, Serang – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta pembangunan infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan serta bangunan yang telah direncanakan di APBD (anggara pendapatan dan belanja daerah) 2019, bisa selesai pembangunannya sesuai target yakni pada November 2019. Andika optimistis target tersebut dapat tercapai demi melihat progres penyerapan anggaran yang terjadi sampai dengan tri wulan kedua tahun ini.

“Sesuai dengan perencanaan dalam APBD, pembangunan fisik itu targetnya November (2019) harus selesai,” kata Andika usai memimpin rapat pimpinan SKPD (satuan kerja perangkat daerah) Provinsi Banten di Aula Gedung Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Provinsi Banten di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang pada Senin, 17 Juni 2019.

Rapim tersebut adalah agenda rutin Pemprov Banten semenjak dipimpin duet Gubernur Wahidin Halim dan Andika, setiap awal bulan sebagai sarana evaluasi pelaksanaan program kerja Pemprov Banten. Namun untuk rapim awal bulan Juni kali ini baru bisa digelar usai libur Lebaran 2019.

Lebih jauh Andika mengatakan, hasil evaluasi dalam rapim tersebut menyebutkan bahwa penyerapan anggaran pada triwulan kedua tahun ini telah mencapai 40 persen untuk keuangan dan 35 persen untuk pembangunan fisik. “Ini sudah on track. Mudah-mudahan target kita November pembangunan fisik selesai, tidak meleset jauh,” imbuhnya.

Terkait pembangunan fisik, Andika mengatakan, hal tersebut di antaranya adalah pembangunan jalan provinsi di sejumlah wilayah di Provinsi Banten. Selanjutnya, pembangunan tahap kedua revitalisasi kawasan Banten Lama yang sekarang disebut sebagai Kawasan Kesultanan Banten.

“Untuk Revitalisasi Kawasan Kesultanan Banten, di tahap kedua ini revitalisasi mencakup revitalisasi kanal dan pembangunan pemukiman penduduk di sekitar kawasan Kesultanan Banten,” ujarnya.

Andika mengulas, Pemprov Banten menargetkan kondisi jalan provinsi di Banten baik pada tahun 2020. Ruas jalan dimaksud adalah sepanjang 746,9 km atau 98,01 persen dari total jalan provinsi sepanjang 762,03 km. Dengan demikian, sekitar 1,99 persen atau sepanjang 15,13 km ruas jalan yang perlu ditingkatkan hingga pada 2020.

Tahun 2019 ini, kata Andika, Pemprov akan melakukan pembangunan sepanjang 59,20 kilometer dari total ruas jalan yang masih rusak 74,46 km atau 9,77 persen dari total jalan kewenangan provinsi. Sehingga, tahun 2020 tersisa 1,99 persen jalan yang harus diselesaikan.

Sebelumnya diberitakan, kondisi jalan milik Provinsi sejak awal 2018 hingga 2019, tercatat pada 2018 kondisi jalan provinsi yang sudah baik sepanjang 641,78 km atau 84,22 persen dari total jalan milik provinsi, sementara kondisi jalan rusak tercatat sepanjang 120,25 km atau 15,78 persen dari total jalan provinsi.

Kemudian, Pemprov Banten pada 2018 telah membangun sepanjang 66,32 km hingga ruas jalan rusak berkurang menjadi 74,46 km atau 9,77 persen dari total jalan provinsi dan total ruas jalan dalam kondisi baik menjadi sepanjang 687,56 km atau 90,23 persen dari total jalan provinsi.

Sedangkan, sisa ruas jalan sepanjang 1,99 persen atau 15,13 persen tadi tersebar di 4 ruas jalan, diantaranya ruas Kronjo-Mauk sepanjang 2 kilometer, Cisauk-Jaha sepanjang 1,10 kilometer, Cipanas-Warung Banten sepanjang 10 kilometer dan Tanjung Lesung-Sumur sepanjang 2 kilometer.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Perencanaan APBD Banten 2019, Pembangunan Fisik Harus Selesai November

PEMERINTAHAN

125 dibaca
DPMD Kabupaten Serang Bentuk BUMDes, Ekonomi Masyarakat Meningkat
142 dibaca
Diskominfosatik Kabupaten Serang Akan Sosialisasikan Wali Data

POLITIK

284 dibaca
Hanya Ingin Dampingi Tatu, Pandji Daftar ke Gerindra
187 dibaca
Tatu Ajak Demokrat Tuntaskan Pembangunan Kabupaten Serang

HUKUM & KRIMINAL

73 dibaca
Resmob Gerebeg Perjudian Togel Beromset Ratusan Juta
155 dibaca
Buruh Pabrik Bawa Satu Paket Sabu

PERISTIWA

198 dibaca
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Polres Serang Perketat Pemeriksaan
217 dibaca
Kebakaran di Pasar Baros, 300 Kios Ludes Terbakar

EKONOMI & BISNIS

47 dibaca
PUPR Putuskan Uang Muka Rumah Bersubsidi Cuman 1 Persen
139 dibaca
BUMD Pemkab Serang Kelola Pelabuhan Swasta 
Top