Minggu, 20 Oktober 2019

Penyakit Jantung Tinggi Pengaruh dari Gaya Hidup

[foto istimewa]
Kamis, 10 Okt 2019 | 16:16 WIB - Gaya Hidup

lBC, Jakarta - Meningkatnya penderita penyakit jantung di Indonesia, tidak lepas dari perubahan gaya hidup masyarakat.

Prof. Dr. dr. Idrus Alwi, Sp.PD, KKV, FACC, FESC Dokter Spesialis Kardiovaskular dari Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC), mengatakan, kemajuan teknologi yang membuat semua serba mudah, membuat kita kurang dalam bergerak, kurang olah raga, stress, belum lagi kebiasaan merokok dan minuman alkohol.

"Gaya hidup seperti ini yang pada akhirnya memunculkan degenerative, salah satunya penyakit jantung. Di RS MMC, dari keseluruhan pasien penyakit jantung, sebagian besar adalah pasien yang menderita penyakit jantung dikarenakan gaya hidup, bukan karena genetic," kata Idrus Alwi, Jakarta, pada Kamis, 10 Oktober 2019.

Data World Heart Federation (WHF) menyebutkan bahwa penyakit jantung sebagai pembunuh nomor satu di dunia dengan membunuh lebih dari 17 juta jiwa setiap tahunnya, yang diperkirakan akan meningkat menjadi 23,3 juta jiwa di tahun 2030.

"Hal tersebut sejalan dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyebutkan bahwa 31 persen dari seluruh kematian di dunia disebabkan oleh penyakit jantung koroner," tambahnya.

Di Indonesia, merujuk data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), angka kejadian penyakit jantung dan pembuluh darah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Setidaknya 15 dari 1000 orang atau sekitar 2,8 juta individu di Indonesia menderita penyakit jantung.

Mengutip Sample Registration System (SRS) 2014, penyakit jantung menduduki peringkat kedua tertinggi setelah stroke untuk tingkat kematian terbanyak di Indonesia.

Penderita penyakit jantung yang berasal dari berbagai kelas lapisan masyarakat ini, mendapat perhatian dari RS Metropolitan Medical Centre, dengan terus meningkatkan fasilitas dan layanan bagi pasien penyakit Jatung.

Di Rumah Sakit yang sudah 32 Tahun beroperasi di Indonesia ini, berbagi peralatan dengan teknologi terbaru untuk penanganan penyakit jantung sudah tersedia.

Saat ini, RS MMC telah memiliki Cardio Cerebro Vascular Centre (CCVC) atau Pusat Pelayanan Jantung dan Pembuluh Darah.[lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Penyakit Jantung Tinggi Pengaruh dari Gaya Hidup
sayembara2

PEMERINTAHAN

154 dibaca
Pemprov Banten Terima Apresiasi dan Penghargaan dari Kemendagri
167 dibaca
Sosialisasikan SLRT, Layanan Sosial Kini Dilakukan Terpadu

POLITIK

679 dibaca
Didiskualifikasi, Balon Kades Garut Malah Kesurupan
117 dibaca
Rapatkan Barisan, Seluruh Dewan Golkar di Banten Diminta Solid

HUKUM & KRIMINAL

212 dibaca
Unit Reskrim Polsek Curug Tembak Gembong Curanmor
127 dibaca
Belum Nikmati Hasil Curanmor, Dua Pelaku Diringkus

PERISTIWA

69 dibaca
Bupati Serang Minta UPZ Maksimalkan Penerimaan ZIS
230 dibaca
Temui Massa Aksi Demo, Bupati Serang Jawab Semua Tuntutan

EKONOMI & BISNIS

106 dibaca
Musim Kemarau, PDAM Tirta Albantani Alami Kerugian Capai Rp5 Miliar
48 dibaca
Andika Jajaki Ekspor Gula Aren dan Manggis via Platform Digital
Top