Minggu, 17 Februari 2019

Pengguna dan Pengedar Narkotika, Tiga Warga Cilegon Diringkus

[Foto: Haji Imat/InilahBanten]
Selasa, 09 Okt 2018 | 19:41 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Tiga warga Kota Cilegon yang merupakan pengguna dan pengedar narkotika jenis tembakau Gorilla diringkus petugas Satresnarkoba Polres Serang. Ketiganya diamankan polisi di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Serang dan Kota Cilegon.

Tersangka To (25 tahun), warga Kelurahan Ciweudus, Kecamatan Cilegon, Th alias Acil (20 tahun), warga Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, dan AS (18 tahun), Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak. Dari ketiga tersangka diamankan barang bukti 3 paket tembakau Gorilla serta 2 unit handphone (HP).

"Ketiga tersangka diamankan di tiga lokasi berbeda pada Kamis 4 Oktober 2018. Ketiganya merupakan satu jaringan peredaran narkotika jenis tembakau gorilla," ungkap Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Serang, AKP Nana Supriyatna dalam ekspose yang digelar di Mapolres Serang pada Selasa, 9 Oktober 2018.

Kasat menjelaskan pengungkapan jaringan tembakau gorilla bermula dari tertangkapnya To saat menunggu temannya di parkiran Alfamidi di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang sekitar pukul 10.00 WIB. Dari tersangka To, petugas mengamankan satu paket tembakau gorilla.

"Dalam pemeriksaan tembakau gorilla seharga Rp200 ribu tersebut diakui dibeli dari tersanka Th. Nah, dari tersangka pertama itu, berkembang kepada saudara Th," ujar Kasat didampingi Paur Humas, Iptu Mursidin.

Berbekal informasi itu dilakukan penyelidikan. Lelaki asal Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, itu diamankan polisi saat berada di pinggir jalan, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

"Saat Penggeledahan ditemukan satu bungkus tembakau Gorilla merek Babon dan sebungkus kertas putih berisi tembakau Gorilla. Th mengaku barang tersebut didapat dari tersangka AS," bebernya.

Berbekal dari pengakuan Th, Tim Opsnal langsung bergerak mengejar tersangka AS dan berhasil menangkapnya di Lingk. Sawah, Kecamatan Pulomerak. Petugas mendapatkan barang bukti tembakau gorilla yang disembunyikan dalam dompet.

Berdasarkan pengakuan AS, narkotika itu dibeli secara online melalui akun media sosial (medsos). "Tersangka AS mengaku jika tembakau gorilla iti dipesan melalui akun Instagram. Setelah terjadi transaksi melalui transfer, tersangka mengambil barang pesanan di lokasi yang ditentunkan. Jadi antar tersangka dan bandar tidak mengenal s3cara langsung," jelasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Pengguna dan Pengedar Narkotika, Tiga Warga Cilegon Diringkus

PEMERINTAHAN

512 dibaca
Ketua dan Pengurus PPDI Kecamatan Jawilan Dilantik
401 dibaca
Tahun Ini, Dana Desa Pemprov Banten Tembus Rp61,9 Miliar
301 dibaca
Dihadapan Kades se-Lebak, Andika Beberkan Prioritas Penggunaan Dana Desa

POLITIK

340 dibaca
KPU Kabupaten Serang Target Satu Relawan Demokrasi 1000 Pemilih
246 dibaca
Warga Belum Paham Berpartisipasi pada Pemilu 2019
4239 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

104 dibaca
Buron Curanmor Pingsan Saat Persembunyiannya Digerebag
84 dibaca
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
502 dibaca
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Bojonegara

PERISTIWA

297 dibaca
Jelang Pemilu, Pejabat Polres Serang Gencar Kunjungi Ponpes dan Ulama
319 dibaca
Suhendar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

EKONOMI & BISNIS

285 dibaca
Produksi Pangan Kabupaten Serang Surplus dan Aman
277 dibaca
Pencairan Bansos, Dinsos Banten Libatkan Dua Lembaga Perbankan
Top