Sabtu, 20 April 2024

Pengaruh Kesalehan Orangtua Pada Keturunan

[foto ilustrasi]
Senin, 20 Mei 2019 | 21:23 WIB - Mozaik Islami

SELAMA ini kita percaya bahwa bentuk fisik dan beberapa sifat akan diturunkan kepada anak dan cucu. Karena ada pepatah "Buah itu jatuh tidak jauh dari pohonnya", sehingga manusia selektif memilih pasangannya agar menghasilkan keturunan anak-cucu yang berkualitas baik fisik dan sifatnya.

Akan tetapi perlu diperhatikan bahwa kesalehan juga bisa diturunkan. Artinya karena kesalehan bapak-ibu atau kakek-nenek, Allah menjaga anak keturunan mereka dan menjadikan anak dan cucu mereka kelak juga menjadi orang yang shalih.

Bisa kita lihat gambaran contohnya dalam Alquran. Allah Taala berfirman,

"Adapun dinding rumah itu adalah kepunyaan dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedang ayahnya adalah seorang yang saleh, maka Tuhanmu menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya dan mengeluarkan simpanannya itu, sebagai rahmat dari Tuhanmu; dan bukanlah aku melakukannya itu menurut kemauanku sendiri. Demikian itu adalah tujuan perbuatan-perbuatan yang kamu tidak dapat sabar terhadapnya" (QS. Al Kahfi: 82).

Al-Qurthubi rahimahullahu menafsirkan,

"Ayat ini menunjukkan bahwa Allah Taala menjaga kesalehan seseorang dan menjaga kesalihan anak keturunannya meskipun jauh darinya [beberapa generasi setelahnya pent]. Diriwayatkan [dalam kisah pada ayat] bahwa Allah menjaga keshalihan pada generasi ketujuh dari keturunannya."1

Bahkan ada beberapa ulama yang menjelaskan bahwa tidak mesti kesalihan orangtua atau kakek-nenek. Akan tetapi kesalehan kakek buyutnya beberapa generasi sebelumnya. Sebagaimana firman Allah Taala,

"Dan orang-orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya" [Ath Thuur: 21]

Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sadiy menafsirkan,

"Keturunan yang mengikuti mereka dalam keimanan maksudnya adalah mereka mengikuti keimanan yang muncul dari orang tua/kakek-buyut mereka. maka keturunan mereka mengikuti mereka dalam keimanan. Maka lebih utama lagi jika keimanan muncul dari diri anak-keturunan itu sendiri. Mereka yang disebut ini, maka Allah akan mengikutsertakan mereka dalam kedudukan orang tua/kakek-buyut mereka di surga walaupun mereka sebenarnya tidak mencapainya [kedudukan anak lebih rendah dari orang tua pent], sebagai balasan bagi orang tua mereka dan tambahan bagi pahala mereka. akan tetapi dengan hal ini, Allah tidak mengurangi pahala orang tua mereka sedikitpun."2

Karenanya perhatikan dan pilihlah pasangan yang saleh, ini adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Demikian semoga bermanfaat.[muslimorid]

1 Al-Jami liahkamil Quran 39/11, Darul Kutubil Mishriyah, Koiro, cet. Ke-2, 1384 H, Syamilah

2 Taisir Karimir rahmah hal 780, Dar Ibnu Hazm, Beirut, cet.I, 1424 H

[lnilah]

Bagikan:

KOMENTAR

Pengaruh Kesalehan Orangtua Pada Keturunan
aulmummc zf

INILAH SERANG

1015 dibaca
Dibantu TNI-Polri, Pemkab Serang Tutup Tempat Hiburan Malam di JLS

HUKUM & KRIMINAL

1501 dibaca
Pejabat Polres Serang dan Polres Serang Kota Akan Dimutasi

POLITIK

2113 dibaca
Teguh Terpilih Jadi Ketua Rayon (PR) FKIP PMII STKIP Ikhlas Banten
Top