Selasa, 23 Juli 2019

Pemerintah Harus Rekontruksi dan Rehabilitasi Korban Tsunami

rapat Koordinasi  Penanganan Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda
Kamis, 03 Jan 2019 | 21:39 WIB - Banten Pandeglang Peristiwa

IBC, Pandeglang – Pemerintah harus melakukan rekontruksi dan rehabilitasi kepada masyarakat yang menjadi korban tsunami Selat Sunda.  Salah satu upaya yang dilakukan adalah relokasi masyarakat ke tempat yang aman.

Hal itu dikatakan Gubernur Banten, H. Wahidin Halim, Kamis sore 3 Januari 2019  di Lingkungan Pemerintah (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, saat memimpin rapat Koordinasi  Penanganan Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda di Provinsi Banten tentang Rencana Rehabilitasi dan Rekontruksi.

“hal itu dilakukan, mengingat, gelombang tinggi dan erupsi Gunung Krakatau belum bisa diprediksi kejadiannya. Sehingga harus ada relokasi ke tempat aman, relokasi dilakukan tidak jauh dari tempat masyarakat saat ini tinggal, supaya mereka (korban tsunami) bisa nyaman tinggal di tempat baru,” kata Gubernur Banten.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, saat ini, sudah banyak pihak yang menawarkan untuk memberikan bantuan kepada para korban untuk memperbaiki rumahnya. Atau membangun rumahnya kembali. Namun, Gubernur meminta Pemkab Pandeglang dan aparaturnya memberikan data pasti tentang jumlah rumah yang akan dibangun, lokasi Pembanguan dan rencana anggaran biaya (RAB) yang diperlukan. 

Hadir dalam rapat Koordinasi  Penanganan Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda di Provinsi Banten tentang Rencana Rehabilitasi dan Rekontruksi tersebut diantaranya, Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita Dimyati Natakusumah, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Sebelumnya, dalam rapat tersebut Bupati Pandeglang meminta bantuan Gubernur untuk segera membangun hunian sementara ataupun tetap bagi korban tsunami. “Perekonominan masyarakat kami yang terkena bencana pulih pulih, saya minta bantuan Pak Gubernur untuk membangunkan hunian sementara maupun hunian tetap,” kata Bupati.

Bupati menjelaskan, akibat tsunami Selat Sunda di Pandeglang terdapat 1457 unit rumah yang terkena bencana. Dari jumlah itu, sebanyak 1071 kondisinya rusak berat dan rusak ringan.  Setelah di survei, ada kebutuhan yang mendesak dibuatkan rumah hunian sementara (huntara) sebanyak 457 unit. Menurut Irna, kementrian BUMN RI bersedia membangun sebanyak 100 unit huntara.

Bupati meminta, huntara tersebut merupakan kebutuhan mendesak. Menurut Bupati, Akan menjadi permasalahan sosial baru apabila tidak segera dibangun. “Akan timbul keresaahan bagi korban yang rumahnya belum bisa dihuni,” katanya. Sementara itu, mereka belum bisa membangun sendiri, karena kondisi jiwa dan perekonomian mereka dalam proses bangkit.

Sebagaimana diketahui, Sabtu 22 Desember 2018, pesisir Barat Provinsi Banten terkena bencana tsunami Selat Sunda. Bencana tersebut, menimpa daerah di Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang.

Akibat bencana tersebut, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten pada tanggal 3 Januari 2019 pukul 13.00 WIB sebanyak 317 meninggal dunia, 709 orang luka-luka, 3 orang hilang, dan sebanyak 24.796 orang sampai saat ini berada dalam pengungsian.

Sementara itu, kerugian material mencapai 1.581 unit rumah rusak, 37 buah hotel/villa rusak, 60 unit warung kuliner, 108 unit mobil rusak, dan 97 unit kendaraan roda dua rusak.

 

 

 

      

 

 

 

 

 

Redaktur: Didi Rosadi
Bagikan:

KOMENTAR

Pemerintah Harus Rekontruksi dan Rehabilitasi Korban Tsunami

PEMERINTAHAN

697 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1849 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1712 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

893 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1939 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1780 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

108 dibaca
Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Alami Peningkatan
2414 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1466 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus

PERISTIWA

1882 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1959 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1735 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

70 dibaca
Capai Target, Investasi di Kabupaten Serang Serap 1.152 Tenaga Kerja
439 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
Top