Rabu, 27 Maret 2019

Pemerintah Harus Rekontruksi dan Rehabilitasi Korban Tsunami

rapat Koordinasi  Penanganan Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda
Kamis, 03 Jan 2019 | 21:39 WIB - Banten Pandeglang Peristiwa

IBC, Pandeglang – Pemerintah harus melakukan rekontruksi dan rehabilitasi kepada masyarakat yang menjadi korban tsunami Selat Sunda.  Salah satu upaya yang dilakukan adalah relokasi masyarakat ke tempat yang aman.

Hal itu dikatakan Gubernur Banten, H. Wahidin Halim, Kamis sore 3 Januari 2019  di Lingkungan Pemerintah (Pemprov) Banten dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, saat memimpin rapat Koordinasi  Penanganan Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda di Provinsi Banten tentang Rencana Rehabilitasi dan Rekontruksi.

“hal itu dilakukan, mengingat, gelombang tinggi dan erupsi Gunung Krakatau belum bisa diprediksi kejadiannya. Sehingga harus ada relokasi ke tempat aman, relokasi dilakukan tidak jauh dari tempat masyarakat saat ini tinggal, supaya mereka (korban tsunami) bisa nyaman tinggal di tempat baru,” kata Gubernur Banten.

Lebih lanjut Gubernur mengatakan, saat ini, sudah banyak pihak yang menawarkan untuk memberikan bantuan kepada para korban untuk memperbaiki rumahnya. Atau membangun rumahnya kembali. Namun, Gubernur meminta Pemkab Pandeglang dan aparaturnya memberikan data pasti tentang jumlah rumah yang akan dibangun, lokasi Pembanguan dan rencana anggaran biaya (RAB) yang diperlukan. 

Hadir dalam rapat Koordinasi  Penanganan Tanggap Darurat Bencana Tsunami Selat Sunda di Provinsi Banten tentang Rencana Rehabilitasi dan Rekontruksi tersebut diantaranya, Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita Dimyati Natakusumah, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Sebelumnya, dalam rapat tersebut Bupati Pandeglang meminta bantuan Gubernur untuk segera membangun hunian sementara ataupun tetap bagi korban tsunami. “Perekonominan masyarakat kami yang terkena bencana pulih pulih, saya minta bantuan Pak Gubernur untuk membangunkan hunian sementara maupun hunian tetap,” kata Bupati.

Bupati menjelaskan, akibat tsunami Selat Sunda di Pandeglang terdapat 1457 unit rumah yang terkena bencana. Dari jumlah itu, sebanyak 1071 kondisinya rusak berat dan rusak ringan.  Setelah di survei, ada kebutuhan yang mendesak dibuatkan rumah hunian sementara (huntara) sebanyak 457 unit. Menurut Irna, kementrian BUMN RI bersedia membangun sebanyak 100 unit huntara.

Bupati meminta, huntara tersebut merupakan kebutuhan mendesak. Menurut Bupati, Akan menjadi permasalahan sosial baru apabila tidak segera dibangun. “Akan timbul keresaahan bagi korban yang rumahnya belum bisa dihuni,” katanya. Sementara itu, mereka belum bisa membangun sendiri, karena kondisi jiwa dan perekonomian mereka dalam proses bangkit.

Sebagaimana diketahui, Sabtu 22 Desember 2018, pesisir Barat Provinsi Banten terkena bencana tsunami Selat Sunda. Bencana tersebut, menimpa daerah di Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang.

Akibat bencana tersebut, menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten pada tanggal 3 Januari 2019 pukul 13.00 WIB sebanyak 317 meninggal dunia, 709 orang luka-luka, 3 orang hilang, dan sebanyak 24.796 orang sampai saat ini berada dalam pengungsian.

Sementara itu, kerugian material mencapai 1.581 unit rumah rusak, 37 buah hotel/villa rusak, 60 unit warung kuliner, 108 unit mobil rusak, dan 97 unit kendaraan roda dua rusak.

 

 

 

      

 

 

 

 

 

Redaktur: Didi Rosadi
Bagikan:

KOMENTAR

Pemerintah Harus Rekontruksi dan Rehabilitasi Korban Tsunami

PEMERINTAHAN

6749 dibaca
Soal Tiga Guru Dilantik jadi Pejabat, Gubernur WH: Apa, Apa?
5902 dibaca
Guru Diangkat jadi Pejabat, Ombudsman Sebut Melanggar SE MenPAN- RB
1724 dibaca
Ini 202 Nama Pejabat Pemprov Banten yang Dilantik
dvvdv wagub

POLITIK

825 dibaca
Gubernur Wahidin Ajak Warga NU Banten Dukung Ma'ruf Amin di Pilpres
548 dibaca
Pelapor ASN Dukung Calon DPD RI Anak Gubernur Banten Diperiksa Bawaslu
229 dibaca
Survei Demokrat: Masyarakat Tidak Puas atas Kinerja Gubernur dan Wagub Banten

HUKUM & KRIMINAL

344 dibaca
Personil Polsek Cikande Berhasil Selamatkan Uang Nasabah Rp80 Juta
269 dibaca
Kepergok Akan Mencuri, Warga Lampung Tewas di RSUD Serang

PERISTIWA

4160 dibaca
10 Ribu Forum Honorer Tetap Akan Demo Dindikbud Banten Terkait Pemecatan 6 Guru
Top