Selasa, 19 November 2019

Pembantaian Satu Keluarga, Ayah dan Anak Tewas Istri Kritis

Tim Identifikasi dari Polres Serang saat olah tempat kejadian perkara (TKP) memeriksa sidik jari pelaku dan bagian dalam rumah pada Selasa, 13 Agustus 2019. [Foto: InilahBanten/Arif Soleh]
Selasa, 13 Agt 2019 | 17:31 WIB - Serang Peristiwa Hukum & Kriminal

lBC, Serang – Satu keluarga diduga menjadi korban pembantaian yang menyebabkan seorang ayah, Rustadi  (32 tahun) Bin Saleh dan anak, Alwi (4 tahun) tewas bersimbah darah diduga dibunuh menggunakan senjata tajam. Sedangkan sang istri Siti Saadiah (25 tahun) selamat, namun dalam keadaan kritis dan dilarikan ke RSUD Panggung Rawi Kota Cilegon.

Berdasarkan informasi yang didapat, korban kali pertama diketahui oleh, Asgari merupakan rekan kerja korban sebagai kuli bangunan yang tengah membangun rumah tepatnya di depan kediaman korban di Kampung Gegeneng  RT 01/RW 01, Desa Sukadalam, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang pada Selasa, 13 Agustus 2019. Pada pukul 06.35 WIB, Asgari saat mengetuk pintu rumah korban untuk mengambil peralatan pekerjaan bangunan, pintu rumah korban dalam keadaan terbuka dan saksi mencium bau amis.

Ketika masuk ke dalam rumah, Asgari melihat korban Rustadi dan anaknya, Alwi dalam keadaan tergeletak dan sudah dalam tidak bernyawa dan kemudian dibawa ke RSUD dr Prawiranegara Serang. Sedangkan istri korban, Siti Saadiah masih hidup dalam keadaan luka-luka berat di bagian tangan dan wajah di evakuasi ke RSUD Panggungrawi Kota Cilegon.

Ayah Siti Saadiah, Sayuri membenarkan jika teman kerja korban yang pertama kali mengetahuinya. Sedangkan dirinya mengetahui setelah sudah ramai warga tahu.

“Teman kerja (Rustadi) masuk mau mengambil alat karena sedang bekerja bangun rumah di sini, pas melihat tergelatak tiga-tiganya. Bapa ama anaknya meninggal, kalau anak saya masih hidup dibawa ke rumah sakit,”ujarnya kepada wartawan dilokasi.

Pantauan lnilahBanten rumah korban dengan luas sekira 80 meter persegi terlihat sudah terpasang garis polisi, menandakan warga tidak diperbolehkan memasuki rumah korban. Sekitar pukul 12.00 WIB, Tim Identifikasi dari Polres Serang tiba dan langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) dengan memerika sidik jari pelaku dan bagian dalam rumah.

Terlihat, jendela depan pada bagian kanan tidak terlihat. Diduga, pelaku masuk ke rumah korban dengan cara membobol jendela depan. Namun, jendela tersebut sudah tidak berada di tempat informmasinya sudah dibawa ke Mapolsek Waringin Kurung sebagai barang bukti.

Sementara terpisah Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Serang, AKP Ivan Adhitira membenarkan informasi tersebut. Kata dia, diduga terjadi pembunuhan pertama pihaknya mendapat laporan dari Polsek Waringin Kurung ditemukan sosok mayat dua orang yang sudah meninggal dunia. “Satu orang masih kritis dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif,”ujarnya kepada wartawan.

Ditanya motifnya, AKP Ivan Adhitira memastikan sedang dijalani apakah bagian dari perampokan atau murni pembunuhan. “Tim identifikasi sedang melakukan oleh TKP, meminta keteranga keluarga terdekat korban apakah ada barang-barang yang hilang,”terangnya.

“Untuk kondisi korban diduga ini pembantaian satu keluarga dimana kepala keluarga sudah meninggal dan anaknya, dan si ibu kritis. Bapanya luka ada tusukan bagian kepala tiga tusukan, anaknya tidak bekas luka kemungkinan meninggal karena benda tumpul atau bantingan,”jelas AKP Ivan Adhitira.

Dia menambahkan, untuk istri korban saat ini masih kritis dalam penanganan medis karena kondisinya terdapat satu tusukan pagian punggung belakang. “Kita berdoa agar ibu kembali sehat dan meminta keterangannya,”tutup AKP Ivan Adhitira.[Ars]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Pembantaian Satu Keluarga, Ayah dan Anak Tewas Istri Kritis

PEMERINTAHAN

126 dibaca
DPMD Kabupaten Serang Bentuk BUMDes, Ekonomi Masyarakat Meningkat
142 dibaca
Diskominfosatik Kabupaten Serang Akan Sosialisasikan Wali Data

POLITIK

284 dibaca
Hanya Ingin Dampingi Tatu, Pandji Daftar ke Gerindra
187 dibaca
Tatu Ajak Demokrat Tuntaskan Pembangunan Kabupaten Serang

HUKUM & KRIMINAL

77 dibaca
Resmob Gerebeg Perjudian Togel Beromset Ratusan Juta
155 dibaca
Buruh Pabrik Bawa Satu Paket Sabu

PERISTIWA

198 dibaca
Pasca Bom Bunuh Diri di Medan, Polres Serang Perketat Pemeriksaan
217 dibaca
Kebakaran di Pasar Baros, 300 Kios Ludes Terbakar

EKONOMI & BISNIS

47 dibaca
PUPR Putuskan Uang Muka Rumah Bersubsidi Cuman 1 Persen
139 dibaca
BUMD Pemkab Serang Kelola Pelabuhan Swasta 
Top