Selasa, 19 Februari 2019

Panitia Deklarasi #2019GantiPresiden Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

[Foto Istimewa]
Rabu, 08 Agt 2018 | 02:33 WIB - Serang Politik

lBC, Serang – Pelaksanaan Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden akan dihelat pada Jum’at, 10 Agustus 2018 pukul 13.00 WIB bertempat di Halaman Parkir Kenadziran Sultan Maulana Yusuf (MY) Banten Lingkungan Kesunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Selain deklarasi, panitia juga akan melakukan penggalangan dana untuk korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bersamaan dengan deklarasi.

“Pada acara deklarasi nanti panitia akan melakukan penggalangan dana kepada jama'ah yang hadir untuk korban gempa di Lombok,” Ketua Panitia Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden Banten, Sudrajat Syafrudin kepada lnilahBanten di Kota Serang pada Selasa, 7 Agustus 2018 malam.

Dengan penggalangan dana tersebut, sambung Ajat sapaan Sudrajat, sebuah kesepakatan seluruh panitia. Bahwa dalam rangka meringankan beban musibah gempa yang dialami saudara-saudara di Lombok, dan sebagai wujud rasa empati dan kepedulian sosial warga Banten.

“Oleh karenannya, saya mengimbau kepada seluruh jama'ah untuk mempersiapkan infak terbaiknya untuk saudara kita di Lombok,”kata Ajat mengingatkan.

Mantan aktivis mahasiswa ini menambahkan, selain panitia Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden di tingkat Banten masyarakat Kasunyatan pun sudah membentuk panitia lokal untuk mensukseskan Deklarasi Tagar 2019 Ganti Presiden. “Ini sebuah dukungan yang luar biasa,”tutup Ajat.

Diketahui, dengan akan digelarnya deklarasi sebagai bentuk semangat Panitia Deklarasi Relawan #2019GantiPresiden tak pernah surut, meski banyaknya kendala yang dihadapi. Mengingat, sebelumnya deklarasi yang akan digelar di Alun-alun Barat Kota Serang namun mendapat penolakan dari Pemkot Serang dengan tidak memberikan izin lokasi. Sama halnya untuk izin di areal Stadion Maulana Yusuf Ciceri pun mendapatkan penolakan dari Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Serang.

Sekretaris Panitia Deklarasi #2019GantiPresiden, Muhammad Ridwan menegaskan, selain pertimbangan tempat bersejarah, pemindahan ini menunjukkan bahwa pihaknya selalu taat hukum, taat ulama dan taat kepada pemerintah.

"Kita sudah berusaha membuat perizinan di Pemkot Serang, ternyata tidak diizinkan. Kita tidak marah, kita tidak berontak, bahkan kita legowo. Kemudian kita taat ulama, kita konsultasi ke Kenadziran Banten. Beliau menyarankan, jika tidak ada tempat lain, maka Kasunyatan ini boleh dipakai," tukasnya.

Reporter: Arif Soleh
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Panitia Deklarasi #2019GantiPresiden Galang Dana untuk Korban Gempa Lombok

PEMERINTAHAN

212 dibaca
Pj Sekda Ajak ASN Tingkatkan Pemahaman Tupoksi
582 dibaca
Ketua dan Pengurus PPDI Kecamatan Jawilan Dilantik
446 dibaca
Tahun Ini, Dana Desa Pemprov Banten Tembus Rp61,9 Miliar

POLITIK

343 dibaca
KPU Kabupaten Serang Target Satu Relawan Demokrasi 1000 Pemilih
250 dibaca
Warga Belum Paham Berpartisipasi pada Pemilu 2019
4243 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu

HUKUM & KRIMINAL

127 dibaca
Buron Curanmor Pingsan Saat Persembunyiannya Digerebag
95 dibaca
Diringkus, Dua dari Enam Bandit Jalanan Ditembak
510 dibaca
BNN Gagalkan Penyelundupan Narkotika di Pelabuhan Bojonegara

PERISTIWA

317 dibaca
Jelang Pemilu, Pejabat Polres Serang Gencar Kunjungi Ponpes dan Ulama
327 dibaca
Suhendar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

EKONOMI & BISNIS

87 dibaca
Jetstar Perluas Boarding Prioritas Kepada Lebih Banyak Penumpang
428 dibaca
Kabupaten Serang Berpotensi Jadi Sentra Udang Vaname
Top