Senin, 09 Desember 2019

Panggung Terapung di Pembukaan Festival Cisadane 2017 

Para peserta festival cisadane pada Jum'at, 21 Juli 2017. (Foto-lnilahBanten/Darmawan)
Jumat, 21 Jul 2017 | 15:29 WIB - Tangerang Peristiwa

lB, Tangerang — Festival Cisadane akan menyapa warga Kota Tangerang pada 22 Juli 2017 hingga 29 Juli 2017. Pemerintah Kota Tangerang telah menyiapkan banyak hal baru dalam festival sungai terbesar di Provinsi Banten itu.

Salah satu yang terbaru adalah panggung terapung di tengah sungai Cisadane. Sebagian kegiatan pembukaan festival dilakukan di atas panggung berukuran 11 x 8 meter yang terletak di area Cisadane Walk, Benteng Jaya, Kecamatan Tangerang. Panggung tersebut itu hanya digunakan ketika acara pembukaan. Sementara panggung utama Festival Cisadane berada di jalan Benteng Jaya, Kecamatan Tangerang.

Opening Ceremony Festival Cisadane akan dilakukan Sabtu, 22 Juli 2017. Beragam tari-tarian dapat disaksikan di atas panggung terapung. Diantaranya Tari Selamat Datang (DKT) dan Tari Kariyaan Rumpak Jami dari Kabupaten Pandeglang.

Dalam acara pembukaan tersebut akan ada parade budaya, baik tradisional maupun modern. Ada atraksi sekaligus cosplay, komunitas drone dan marching band di Jalan Benteng Jaya. Di tengah sungai, akan ada parade 50 lebih perahu yang mewakili satuan kerja perangkat dinas di Kota Tangerang.

“Tema Festival Cisadane tahun 2017 adalah dari Tangerang untuk Indonesia. Kami ingin menunjukkan, bahwa Sungai Cisadane adalah sumber kehidupan masyarakat Tangerang,”ungkap Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Raden Rina Hernaningsih mengatakan selain panggung terapung, Pemkot Tangerang juga menyiapkan sesuatu yang baru. Pengunjung Festival Cisadane tahun 2017 akan mendapatkan kesempatan menyaksikan berbagai atraksi kebudayaan dari daerah lain di Banten. Selain itu, pengunjung juga dapat menyaksikan pameran UKM yang melibatkan pengusaha kecil dari daerah lain di Provinsi Banten.

Dari sisi kebudayaan, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon dan Kabupaten Tangerang akan mengirimkan utusannya. Cilegon mendatangkan Cilegon Etnic Carinival (CEC Kota Cilegon) sementara Kabupaten Tangerang menghadirkan Perkusi Bambu. Kabupaten Pandeglang menampilkan Tari Kariyaan Rumpak Jami.

“Salah satu perbedaannya adalah kami akan mengundang kota/kabupaten se-Banten untuk menampilkan seni budaya masing-masing daerah,” ungkap Rina.

Perhelatan Festival Cisadane melibatkan tiga dinas sebagai pelaksana. Dinas Pemuda dan Olahraga bertugas menyelenggarakan berbagai perlombaan seperti lomba Dayung tingkat lokal hingga internasional, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bertanggung jawab atas berbagai kegiatan seni dan kebudayaan serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM yang menggarap pameran UMKM dengan 124 stand di Jalan Benteng Jaya.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rizal Ridolloh menambahkan dalam Festival Cisadane juga akan diadakan lomba Dragon Boat Terbuka. Pesertanya dapat berasal dari mana saja. Dua tim dari Singapura dan Australia sudah memastikan diri akan tampil. Selain itu, imbuh Rizal, masih sangat banyak agenda-agenda lainnya yang berlangsung hingga 29 Juli 2017.

Pemerintah Kota Tangerang menargetkan pengunjung Festival Cisadane 2017 mencapai 50 ribu orang. Jumlah itu meningkat dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Di tahun 2016, Festival Cisadane dikunjungi 30 ribu pengunjung, baik warga Kota Tangerang maupun yang berasal dari daerah lain di Tangerang. Termasuk juga disaksikan  wisatawan asing yang kebetulan menginap di hotel-hotel di Kota Tangerang.

“Pemkot Tangerang menggandeng pengusaha hotel dan restoran untuk mensosialisasikan Festival Cisadane kepada tamu yang sedang menginap. Ini kami lakukan agar Festival Cisadane dapat dikunjung lebih banyak orang. Ada 54 hotel di Kota Tangerang dengan jumlah tamu sebanyak 500 ribu orang per tahun. Festival Cisadane juga telah termasuk 7 wonders Banten sehingga menjadi destinasi wisata unggulan selain Seba Baduy, Banten Lama dan lain sebagainya. Festival Cisadane juga sudah mendapatkan perhatian dari Kementrian Pariwisata Republik Indonesia,”pungkasnya.

Reporter: Darmawan
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Panggung Terapung di Pembukaan Festival Cisadane 2017 

PEMERINTAHAN

353 dibaca
Soal Aset, Bupati Serang Tegaskan Gubernur Tidak Perlu Mediasi
124 dibaca
Peringati Hari Korpri, Bupati Serang Minta ASN Berinovasi

POLITIK

147 dibaca
Hadiri Launching Pilbup Serang 2020, Pandji Pastikan ASN Netral
171 dibaca
KPU Launching Pilbup dan Wabup Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

337 dibaca
Polisi Limpahkan Tersangka Penambangan Ilegal ke Kejari Serang
213 dibaca
Ibu dan Ayah Pembuang Bayi di Pagelaran Ditetapkan Jadi Tersangka

PERISTIWA

114 dibaca
Pemkab Serang Siaga Hadapi Musim Penghujan
180 dibaca
Warga Pagelaran Dihebohkan Penemuan Mayat Bayi

EKONOMI & BISNIS

146 dibaca
Wagub Banten Minta Walikota/Bupati Evaluasi Regulasi Hambat Investasi 
157 dibaca
Inflasi di Kabupaten Serang Terendah di Banten
Top