Senin, 16 Mei 2022

Panen Sayur, TP PKK Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan

(Foto Istimewa)
Kamis, 06 Apr 2017 | 17:48 WIB - Tangerang Ekonomi & Bisnis

lB, Tangerang -- Digagas oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja) bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Banten dan Kabupaten Tangerang, semakin banyak kebun mini di daerah ini. Kebun dimaksud merupakan implementasi dari upaya memanfaatkan pekarangan rumah yang lebih produktif dan bermanfaat.

Daripada terbuang begitu saja, alangkah berharganya tiap meter tanah/lahan jika menghasilkan sesuatu yang berharga. Sayur mayur, aneka buah dan tanaman penunjang lainnya bisa ditanam di dalamnya.

Sementara untuk metode penanaman dapat diterapkan melalui green house. Ketersediaan lahan yang cukup memudahkan penerapan sistem bedengan. Seperti tampak di Kampung Pintu Air, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten Neneng Suryani Nata Irawan bersama dengan Ketua PKK Kabupaten Tangerang Yuli Zaki Iskandar bersama puluhan warga Desa Kohod tampak gembira melihat tanaman sayuran yang ditanam warga mulai membuahkan hasil.

Kebun yang berlokasi di pekarangan rumah ini telah siap panen pada beberapa komoditas, seperti kangkung, bayam, sawi dan sayuran lainnya. Para pengurus TP. PKK berkesempatan memetik sayur kangkung dan bayam. Panen bersama itu melibatkan warga setempat.

Selain kebun buah ataupun sayur, pekarangan rumah warga dapat dijadikan taman bunga. Dan dengan pengelolaan yang apik diharapkan bisa memberikan nilai tambah ekonomi bagi pengelolanya.

“Kegiatan berkebun seperti ini bisa dilakukan oleh masyarakat lainnya, dengan memanfaatkan pekarangan atau ditempelkan di pagar rumah,” ujar Neneng Nata Irawan saat memanen sayur kangkung pada Rabu, 5 April 2017 pagi.

Menurut Neneng,  kalau warga punya niat serius, sebenarnya bisa melakukan swadaya sayuran di lingkungan rumah masing-masing.

“Setidaknya saat harga sayuran melonjak, ibu-ibu bisa memanen sayurannya sendiri,” katanya didampingi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Provinsi Banten Sigit Suwitarto.

Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang merupakan Pilot Project Program Kampung Sejahtera yang digagas oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja, yang merupakan organisasi/perkumpulan  yang beranggotakan istri/pendamping menteri dan unsur eksekutif lain dalam kabinet kerja Jokowi-Jusuf Kalla.

Desa Kohod dipilih karena secara administratif terletak berdekatan dengan Ibu Kota Jakarta, akan tetapi kehidupan masyarakatnya termasuk kategori kurang sejahtera.[Hikmattullah/Sublip]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Panen Sayur, TP PKK Dorong Warga Manfaatkan Pekarangan
pemda

INILAH SERANG

147 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
335 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
244 dibaca
Pemprov Banten Siapkan Strategi Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

HUKUM & KRIMINAL

147 dibaca
Polres Serang Tangkap Pengedar Pil Koplo saat Tunggu Pelanggan
335 dibaca
Bawa Kambing, Pengemudi dan Penumpang Mobil Nyaris Diamuk Massa
987 dibaca
Resmob Polres Serang Ringkus 4 Bandit Kurang dari 24 Jam Usai Terima Laporan Perampasan

POLITIK

242 dibaca
Golkar Banten Sambut Bahagia Koalisi Indonesia Bersatu
1432 dibaca
Instruksikan Pemenangan Airlangga, Andika Keliling ke DPD Golkar Kabupaten dan Kota di Ban...
1256 dibaca
Bakesbangpol Pastikan Tak Ada Ormas Radikal di Kabupaten Serang
Top