Kamis, 27 Juni 2019

Orang Indonesia Suka Ganti Karir Setelah Lebaran

[foto ilustrasi]
Jumat, 14 Jun 2019 | 07:30 WIB - Teknologi

lBC, Jakarta - Di Indonesia, Idul Fitri dipandang sebagai awal yang baik, termasuk dalam mencari peluang karir yang lebih baik dan memperluas jejaring kerjayang tepat.

LinkedIn mengamati fenomena ini dan menemukan data meningkatnya tenaga kerja yang berpindah kantor dan mencari peluang karir baru selama lima tahun terakhir (2014-2018).

Hal tersebut tentunya mendatangkan dampak positif dan negatif baik dari sisi tenaga kerja maupun perusahaan.

"LinkedIn memiliki komitmen untuk terus menemani perjalanan dan mendukung kemajuan karir para tenaga kerja global termasuk di Indonesia untuk bisa terhubung dengan peluang ekonomi yang lebih baik. Melalui LinkedIn, tersedia lebih dari 20 juta lowongan pekerjaan aktif yang dapat dimanfaatkan oleh para anggotanya," ujar Linda Lee, Head of Brand Marketing dan Communication Southeast Asia and North Asia di LinkedIn.

Infografik di atas menunjukkan angka peningkatan 9 persen hingga 10 persen tenaga kerja Indonesia memiliki pekerjaan baru setelah perayaan Idul Fitri.

Di sepanjang bulan Ramadhan tahun 2014 hingga 2018, angka tenaga kerja yang berpindah kantor hanya sebesar 6-7 persen saja,. Namun, di tahun 2014 hingga 2016, peningkatan 10 persen terjadi di bulan Agustus, sedangkan di tahun 2017-2018 terjadi peningkatan sebesar 9 persen di bulan Juli.

Dengan besarnya angka perpindahan tenaga kerja di Idul Fitri dan lebih banyak lagi lapangan kerja yang terbuka, banyak perusahaan mengambil langkah untuk berfokus pada pengembangan karyawan dan menghabiskan lebih banyak waktu dan tenaga untuk dapat menarik tenaga kerja unggulan.

Menurut data survei, dua dari tiga karyawan akan meninggalkan perusahaan jika mereka merasa tidak di apresiasi dan sebesar 87 persen perusahaan di dunia saat ini, hanya berfokus pada masa kerja karyawan tersebut.

Dapat dilihat bahwa apresiasi dari perusahaan memegang peranan penting terkait masa kerja karyawan tersebut. Ketika mereka merasa diapresiasi, melihat peluang pengembangan karir serta adanya fasilitas yang membangun, karyawan bekerja dalam waktu lama dan memberikan kontribusi yang positif terhadap perusahaan.

Selain memberikan fasilitas terbaik untuk karyawannya, sebagian perusahaan di Indonesia juga turut membuka peluang kerja baru melalui LinkedIn Jobs seperti Space Management, Knowledge Management Associate, Driver Strategy Manager dan lain-lain, jenis pekerjaan yang banyak menarik minat para lulusan baru dan profesional muda.[lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Studi: Game Populer di Android Rentan Pemalsuan
Rabu, 26 Jun 2019 | 13:00 WIB
Studi: Game Populer di Android Rentan Pemalsuan
Canon Kenalkan 4 Printer Anyar Sekaligus
Selasa, 25 Jun 2019 | 21:11 WIB
Canon Kenalkan 4 Printer Anyar Sekaligus
ASUS Vivobook Ultra K403 Unggulkan Baterai 24 Jam
Sabtu, 22 Jun 2019 | 17:37 WIB
ASUS Vivobook Ultra K403 Unggulkan Baterai 24 Jam

KOMENTAR

Orang Indonesia Suka Ganti Karir Setelah Lebaran

PEMERINTAHAN

556 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik
1202 dibaca
Pemprov Banten Merubah RPJMD 2017-2022, Ini Sebabnya
1407 dibaca
Perencanaan APBD Banten 2019, Pembangunan Fisik Harus Selesai November

POLITIK

1207 dibaca
Pilkada Kabupaten Serang 2020, KPU Ajukan Anggaran Rp85 Miliar
1392 dibaca
2 Tahun Kepemimpinan WH-Andika, Eks Relawan Bentuk Tim Kajian 
10973 dibaca
Arwan Benarkan Ucapan Gubernur WH ‘Siapa Suruh jadi Relawan’

HUKUM & KRIMINAL

642 dibaca
Cabuli Siswa Hingga Hamil, 3 Oknum Guru Terancam 20 Tahun Penjara
2158 dibaca
Kapolda Banten Berhentikan Dua Anggota Polri
494 dibaca
Dua Spesialis Pencuri Rumsong Dibekuk Resmob

PERISTIWA

373 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman
305 dibaca
Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, Pemkab Serang Siaga Satu
1420 dibaca
Ops Cipta Kondisi, Polres Serang Minimalisir Pergerakan Massa

EKONOMI & BISNIS

542 dibaca
Dekopinwil Banten Diminta Lakukan Perubahan di Era Digital
524 dibaca
WH Ingatkan Tertinggal Revolusi 4.0, Menganggur Kita
Top