Minggu, 08 Desember 2019

Nyopet Dompet Guru, Warga Cibaliung Diringkus Warga

[foto ilustrasi/net]
Rabu, 04 Des 2019 | 14:26 WIB - Pandeglang

lBC, Pandeglang - Endin Saedin (29 tahun), warga Desa Cibaliung, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, diringkus warga usai tertangkap basah menggasak dompet guru honorer. Tersangka nyaris jadi sasaran kemarahan warga namun nyawanya tertolong oleh petugas Satlantas Polres Pandeglang yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi.

Diperoleh keterangan, aksi copet yang dilakukan tersangka Endin ini terjadi di Jalan Raya Pandeglang Labuan, tepatnya di Kampung Cikoneng, Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Saat itu korban Gina Laelatun Nafisah (29 tahun), baru saja membeli obat di apotik ditemani suami, Dedi.

Nah, disaat tengah berjalanan kaki inilah, tiba-tiba dipepet tersangka dan mengambil dompet berisi uang Rp840 ribu. Kaget dompetnya dicopet, guru honorer warga Komp. Ciputri Indah Blok E2, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang ini kontan berteriak.

"Teriakan korban terdengar oleh warga sekitar dan langsung melakukan pengejaran. Tanpa susah payah pelaku berhasil ditangkap setelah terjatuh," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) AKP Ambarita kepada wartawan pada Rabu, 4 Desember 2019.

Begitu tertangkap, warga berusaha melampiaskan kekesalannya dengan memukuli tersangka. Beruntung, tak jauh dari lokasi, ada tiga petugas Satlantas yang sedang melaksanakan tugas pengaturan lalulintas. Melihat kejadian itu, ketiga personil Satlantas ini langsung mendatangi lokasi dan mengamakan tersangka.

"Saat digeledah, dari balik baju tersangka Endin ditemukan sebilah golok. Bersama barang bukti tersebut, pelaku diamankan ke Polres Pandeglang dan dilakukan pemeriksaan guna penyidikan lebih lanjut," terang Kasatreskrim.

Kasatreskrim mengatakan pihak masih memperdalam alasan tersangka membawa golok. Dalam pemeriksaan, lanjut Ambarita, tersangka yang pengangguran baru sekali melakukan pencurian dikarenakan kepepet buat kebutuhan hidup.

"Jadi tersangka mengaku baru sekali mencuri karena kepepet buat kebutuhan hidup. Untuk senjata tajam golok masih kami perdalam tapi dipastikan tersangka kami jerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," tandasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Warga Pagelaran Dihebohkan Penemuan Mayat Bayi
Minggu, 01 Des 2019 | 17:42 WIB
Warga Pagelaran Dihebohkan Penemuan Mayat Bayi
Marbot Masjid di Pandeglang Dibacok Tetangganya
Jumat, 29 Nov 2019 | 20:03 WIB
Marbot Masjid di Pandeglang Dibacok Tetangganya
Dua Pengedar dan Penadah Motor Curian Diringkus
Selasa, 26 Nov 2019 | 14:52 WIB
Dua Pengedar dan Penadah Motor Curian Diringkus

KOMENTAR

Nyopet Dompet Guru, Warga Cibaliung Diringkus Warga

PEMERINTAHAN

350 dibaca
Soal Aset, Bupati Serang Tegaskan Gubernur Tidak Perlu Mediasi
123 dibaca
Peringati Hari Korpri, Bupati Serang Minta ASN Berinovasi

POLITIK

143 dibaca
Hadiri Launching Pilbup Serang 2020, Pandji Pastikan ASN Netral
169 dibaca
KPU Launching Pilbup dan Wabup Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

332 dibaca
Polisi Limpahkan Tersangka Penambangan Ilegal ke Kejari Serang
212 dibaca
Ibu dan Ayah Pembuang Bayi di Pagelaran Ditetapkan Jadi Tersangka

PERISTIWA

114 dibaca
Pemkab Serang Siaga Hadapi Musim Penghujan
177 dibaca
Warga Pagelaran Dihebohkan Penemuan Mayat Bayi

EKONOMI & BISNIS

143 dibaca
Wagub Banten Minta Walikota/Bupati Evaluasi Regulasi Hambat InvestasiĀ 
156 dibaca
Inflasi di Kabupaten Serang Terendah di Banten
Top