Sabtu, 18 Januari 2020

Nyopet Dompet Guru, Warga Cibaliung Diringkus Warga

[foto ilustrasi/net]
Rabu, 04 Des 2019 | 14:26 WIB - Pandeglang

lBC, Pandeglang - Endin Saedin (29 tahun), warga Desa Cibaliung, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, diringkus warga usai tertangkap basah menggasak dompet guru honorer. Tersangka nyaris jadi sasaran kemarahan warga namun nyawanya tertolong oleh petugas Satlantas Polres Pandeglang yang kebetulan berada tak jauh dari lokasi.

Diperoleh keterangan, aksi copet yang dilakukan tersangka Endin ini terjadi di Jalan Raya Pandeglang Labuan, tepatnya di Kampung Cikoneng, Desa Palurahan, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Saat itu korban Gina Laelatun Nafisah (29 tahun), baru saja membeli obat di apotik ditemani suami, Dedi.

Nah, disaat tengah berjalanan kaki inilah, tiba-tiba dipepet tersangka dan mengambil dompet berisi uang Rp840 ribu. Kaget dompetnya dicopet, guru honorer warga Komp. Ciputri Indah Blok E2, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang ini kontan berteriak.

"Teriakan korban terdengar oleh warga sekitar dan langsung melakukan pengejaran. Tanpa susah payah pelaku berhasil ditangkap setelah terjatuh," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) AKP Ambarita kepada wartawan pada Rabu, 4 Desember 2019.

Begitu tertangkap, warga berusaha melampiaskan kekesalannya dengan memukuli tersangka. Beruntung, tak jauh dari lokasi, ada tiga petugas Satlantas yang sedang melaksanakan tugas pengaturan lalulintas. Melihat kejadian itu, ketiga personil Satlantas ini langsung mendatangi lokasi dan mengamakan tersangka.

"Saat digeledah, dari balik baju tersangka Endin ditemukan sebilah golok. Bersama barang bukti tersebut, pelaku diamankan ke Polres Pandeglang dan dilakukan pemeriksaan guna penyidikan lebih lanjut," terang Kasatreskrim.

Kasatreskrim mengatakan pihak masih memperdalam alasan tersangka membawa golok. Dalam pemeriksaan, lanjut Ambarita, tersangka yang pengangguran baru sekali melakukan pencurian dikarenakan kepepet buat kebutuhan hidup.

"Jadi tersangka mengaku baru sekali mencuri karena kepepet buat kebutuhan hidup. Untuk senjata tajam golok masih kami perdalam tapi dipastikan tersangka kami jerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara," tandasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Nyopet Dompet Guru, Warga Cibaliung Diringkus Warga
x.ackd

PEMERINTAHAN

226 dibaca
Bupati Serang: APBD Rp 3 Triliun Adalah Amanah Rakyat
315 dibaca
Lantik 277 Pejabat, Bupati Serang Minta Pemerintah Kecamatan Siaga Bencana

POLITIK

379 dibaca
KPU Kabupaten Serang Buka Pendaftaran Calon Anggota PPK
192 dibaca
Sekda Kabupaten Serang: Kita Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pilkada

HUKUM & KRIMINAL

71 dibaca
Cabuli Anak Tiri Warga Kelurahan Unyur Diamankan Polisi

PERISTIWA

388 dibaca
Tak Mampu Penuhi Mahar Janda Idamannya, Pria Ini Tewas Gantung

EKONOMI & BISNIS

139 dibaca
Andika: Banten Siap Dukung Kebijakan Strategis OJK
Top