Sabtu, 25 Mei 2024

NU Punya Banser, FPI Punya Laskar, Kini Al-Khairiyah Punya Briges

(Foto Istimewa)
Minggu, 15 Jan 2017 | 07:35 WIB - Banten Cilegon

IB, Cilegon– Perguruan Islam Al-Khairiyah kini sedang berbenah untuk mewujudkan organisasinya menjadi organisasi massa Islam yang setara dengan organisasi lainnya seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Selain menyempurnakan infrastruktur kepengurusan di tiap provinsi, Al-Khairiyah juga mempersiapkan pembentukan badan-badan otonom yang dapat bergerak menjadi organisasi sayap.

Ketua Umum PB Al-Khairiyah, Ali Mujahidin yang terpilih dalam Muktamar ke-9 Al-Khairiyah Oktober 2016 mengatakan, susunan kepengurusan PB Al-Khairiyah periode 2016-2021 telah terbentuk. Kepengurusan terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari ulama, cendekiawan muslim, teknokrat, birokrat hingga kalangan profesional.

“Insya Allah, kami akan melakukan rapat kerja nasional (Rakernas) pada Februari mendatang. Seluruh pengurus telah bersilaturahmi, sekaligus rapat persiapan agenda Rakernas nanti,” kata Ali Mujahidin, kepada wartawan di Kampus Al-Khairiyah, Kota Cilegon, kemarin.

Pria yang akrab disapa Mumu ini mengatakan, dalam Rakernas nanti akan dibahas program kerja Al-Khairiyah untuk lima tahun ke depan. Program kerja tersebut di antaranya rekonsiliasi organisasi, termasuk pembentukan badan-badan otonom.

“Kami ingin mewujudkan eksistensi atau kiprah Al-Khairiyah di nusantara, agar Al-Khairiyah diakui oleh pemerintah sebagai ormas Islam nasional,” ujar Mumu.

Ia mengungkapkan, badan-badan otonom yang akan dibentuk Al-Khairiyah akan mencakup berbagai bidang. Seperti Brigade Islam (Briges) misalnya, akan dibentuk sebagai bagian dari satuan tugas (satgas) Al-Khairiyah.

“Kalau NU punya Banser, FPI punya Laskar, Al-Khairiyah punya Briges,” ucap cucu dari Brigjend KH Syam’un ini.

Kemudian Jaringan Santri Nusantara menjadi badan otonom yang akan menyambungkan santri-santri lulusan Pondok Pesantren Al-Khairiyah se-Indonesia. Sementara untuk para tenaga pengajar dan pendidik di Al-Khairiyah, dibuatkan Persatuan Guru dan Ustadz Al-Khairiyah.

Selebihnya badan otonom Al-Khairiyah yang akan dibentuk antara lain Himpunan Wanita Al-Khairiyah (Hawa), Gerakan Mahasiswa Al-Khairiyah Satria Setia Bhakti (Gema), Ikatan Keluarga Besar & Alumni Al-Khairiyah (Ikbal), Ikatan Pelajar Al-Khairiyah (IPA), Ikatan Cendekiawan Al-Khairiyah (ICA).

Untuk bidang ekonomi, usaha dan pelayanan masyarakat, dibentuk Himpunan Pengusaha & Pedagang Al-Khairiyah (Himppa), Lembaga Bisnis Al-Khairiyah (Laba), Koperasi Al-Khairiyah, Baitul Maal Al-Khairiyah, Bimbingan Haji Al-Khairiyah dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Al-Khairiyah.

Untuk pengembangan ilmu pengetahuan, badan otonom yang dibentuk yakni Lembaga Training Center Al-Khairiyah, Badan Peneliti Al-Khairiyah (BPA), Lembaga Pemantau Lingkungan Hidup Al-Khairiyah (LPLHA) serta Lembaga Kajian Strategis & Kebijakan Publik.

Reporter: Iban
Bagikan:

KOMENTAR

NU Punya Banser, FPI Punya Laskar, Kini Al-Khairiyah Punya Briges

INILAH SERANG

664 dibaca
Sekda Entus Minta Pelaku Pengadaan Barjas Update Pengetahuan
1769 dibaca
Partai Berkarya Akan Buka Pendaftaran Balon Legislatif

HUKUM & KRIMINAL

207 dibaca
Personil Polres Serang Tangkap Terduga Calo Tenaga Kerja
969 dibaca
Tangkap Pengedar, Polres Serang Amankan Tujuh Paket Sabu

POLITIK

641 dibaca
HUT Ke-57 Golkar, Andika Ingatkan Target Pemilu 2024 Airlangga Hartarto Presiden
1751 dibaca
Tidak Memenuhi Syarat, KPU Lebak Coret 39 Bacaleg

PENDIDIKAN

4551 dibaca
Gubernur dan Wagub Dukung Adanya Fakultas Kedokteran
1412 dibaca
Pelajar Lebak : Jadikan Hoax Musuh Bersama
Top