Rabu, 14 November 2018

MK Kabulkan Penghayat Kepercayaan di Cantumkan di KTP, Warga Baduy Kekeuh Selam Wiwitan

Ilustrasi
Rabu, 08 Nov 2017 | 14:17 WIB - Lebak Mozaik Islami Pemerintahan

IBC, Lebak  - Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan agar penghayat Kepercayaan bisa dicantumkan di kolom Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dikutip dari Kompas.com Menurut majelis hakim, hal tersebut diperlukan untuk mewujukan tertib administrasi kependudukan mengingat jumlah penghayat kepercayaan dalam masyarakat Indonesia sangat banyak dan beragam.

Hal itu disampaikan MK dalam putusan uji materi terkait aturan pengosongan kolom agama pada KK dan KTP.

Hal itu diatur dalam Pasal 61 Ayat (1) dan (2) serta Pasal 64 Ayat (1) dan (5) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan (Adminduk) juncto Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang UU Adminduk.

"Bahwa agar tujuan mewujudkan tertib administrasi kependudukan dapat terwujud serta mengingat jumlah penghayat kepercayaan dalam masyarakat Indonesia sangat banyak dan beragam, pencantuman elemen data kependudukan tentang agama bagi penghayat kepercayaan hanya dengan mencatatkan yang bersangkutan sebagai 'penghayat kepercayaan' tanpa merinci kepercayaan yang dianut di dalam KK ataupun KTP-el, begitu juga dengan penganut agama lain," ujar Hakim MK Saldi Isra saat membacakan putusan di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Selasa 7-November-2017.

Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat Baduy Olot Dainah mengaku tak setuju jika yang dicantumkan pada KTP hanya penghayat kepercayaan lantaran hal tersebut sudah berbeda aliran dengan kepercayaan masyarakat baduy.

"Kami mah hayangna oge nu dicantumken "Selam Wiwitan" lain "Penghayat Kepercayaan" eta mah beda deui aliranna (Kita ingin yang dicantumkan itu Selam Wiwitan bukan Penghayat Kepercayaan karena kalau penghayat kepercayaan sudah beda aliran),"kata Dainah ketika dihubungi  wartawan, Rabu 8-November-2017.

Menurutnya, kepercayaan selam wiwitan yang dianut 11.700 warga Baduy masih menjurus kearah islam lantaran masih ada beberapa persamaan dengan mengucapkan dua kalimat syahadat.

"Saya minta tolong kalau bisa tolong dibantu agar Selam Wiwitan bisa dicantumkan di KTP, bukan Penghayat Kepercayaan, sebab itu beda aliran pak,"jelasnya.

 

Reporter: Fahdi Khalid
Redaktur: Akew
Bagikan:

LAINNYA

Blangko KTP-El di Disdukcapil Lebak Kosong
Minggu, 14 Okt 2018 | 23:03 WIB
Blangko KTP-El di Disdukcapil Lebak Kosong
TSLP Lebak Santuni 50 Anak Yatim di Curugbitung
Rabu, 26 Sept 2018 | 17:18 WIB
TSLP Lebak Santuni 50 Anak Yatim di Curugbitung
Kohati Lebak Bantu Randu Penderita Hidrosefalus
Selasa, 25 Sept 2018 | 21:42 WIB
Kohati Lebak Bantu Randu Penderita Hidrosefalus

KOMENTAR

MK Kabulkan Penghayat Kepercayaan di Cantumkan di KTP, Warga Baduy Kekeuh Selam Wiwitan

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

73 dibaca
APBD Banten Tahun 2019 Ditarget Menyentuh Rp12,31 Triliun
237 dibaca
Puluhan Pejabat Fungsional Pemprov Banten Dilantik
1032 dibaca
Perintah Perpres 16/2018, LPSE Dibentuk dalam Satu Badan/Dinas

POLITIK

267 dibaca
Caleg Golkar Dilarang Saling Menjelekkan dan Menjegal
211 dibaca
Dikukuhkan, Karya Nyata ICMI Ditunggu Masyarakat Banten
290 dibaca
Memilih Pemimpin di Pilpres 2019 Menurut UAS

HUKUM & KRIMINAL

66 dibaca
Meresahkan, Tiga Warga Lebak Tersangka Curanmor Diringkus
248 dibaca
Di Pandeglang, Seorang Anak Bacok Ibu Tirinya Hingga Meninggal
636 dibaca
Sebar Ujaran Kebencian di Facebook, Warga Petir Ditangkap

PERISTIWA

107 dibaca
Melalui ARDEX-18, Provinsi Banten Siap Atasi Dampak Bencana
1193 dibaca
Mayat Laki-laki Membusuk di Rumah Kontrakan Gegerkan Warga Cikande
1782 dibaca
Di Waringinkurung, Polisi dan TNI Ini Kompak Gotong Keranda Mayat

EKONOMI & BISNIS

148 dibaca
Andika Ingin Ekraf Jadi Tulang Punggung Baru Perekonomian di Banten
106 dibaca
Selama Oktober 2018, Nilai Tukar Petani di Banten Alami Kenaikan
Top