Selasa, 23 Juli 2019

Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

[Foto:Haji Imat/Inilahbanten.co.id]
Kamis, 11 Jul 2019 | 12:56 WIB - Tangerang Hukum & Kriminal

lBC, Serang – Petualangan Muhammad Nazri Fadzil (26 tahun) dan Muhammad Nur Iskhandar (24 tahun) tersangka perampokan di toko emas "Permata" di Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, harus berakhir. Dua perampok kelas kakap ini harus berakhir setelah petugas gabungan Satreskrim Polres Kota Tangerang dan Subdit Jatanras Polda Banten bekerja sama dengan Polisi Diraja Malaysia menangkap kedua perampok ini di Malaysia.

Hanya keberhasilan pengungkapan kasus perampokan 6 kilogram emas senilai Rp 1,5 miliar ini kurang lengkap karena gembong perampok lintas negara ini memiliki catatan kriminalitas di negara asalnya. Oleh karenanya, kedua perampok ini belum dapat dibawa untuk diadili di pengadilan Indonesia.

"Kedua tersangka tidak dapat kami bawa ke Indonesia karena keduanya memiliki catatan kriminal di Malaysia yaitu melakukan perampokan SPBU di daerah Kualalumpur dan Pahang pada 2 Juli," ungkap Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif didampingi Kasubid Penmas Polda Banten Kompol Rupiadam, Kasatreskrim AKP Gogo Galesung dan Camat Balaraja Mas Yoyon saat press release di Mapolres Kota Tangerang, Kamis 11 Juli 2019.

Karena terjerat kasus perampokan di Malaysia, kedua perampok ini terlebih dahulu akan menghadapi hukuman di negaranya. Penyidik Satreskrim Polres Kota Tangerang hanya akan melakukan ekstradisi setelah kedua pelaku menjalani persidangan dan hukuman sesuai vonis yang akan dijatuhkan hakim Malaysia.

"Jadi kami hormati dulu proses hukum Malaysia. Dan kami upayakan melakukan kerjasama dengan pemerintah Malaysia untuk ekstradisi setelah pelaku menjalani hukuman. Kami juga diterbitkan red notice kepada Interpol agar pelaku ditangkap interpol saat bepergian ke luar negeri," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres mengatakan barang bukti yang diamankan diantaranya rekaman CCTV , korek api berbentuk senjata jenis revolver, korek api berbentuk senjata jenis baretta, 1 unit mobil Avanza wama putih, tahun 2017 Nopol : B 2069 UFO, 6 buah baki emas, dan 34 dudukan gelang.

Seperti diketahui, sebelum melakukan perampokan di Toko Emas Permata pada Sabtu,15 Juni 2019 di Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang,dua warga negara Malaysia ini melakukan aksi serupa di SPBU Desa Sukamulya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang pada Jumat tanggal 14 Juni 2019.

Dari tempat pengisian bahan bakar ini, pelaku berhasil menggondol tas berisikan uang hasil penjualan bahan bakar sebesar Rp4.693.000, dari tangan petugas SPBU. Kedua pelaku melakukan perampokan dengan cara menodongkan senjata api dan senjata tajam kepada korban.

Setelah mendapatkan laporan, Kasatreskrim Polres Kota Tangerang AKP Gogo Galesung bersama personilnya langsung bergerak cepat dan berhasil mengidentifikasi kendaraan yang digunakan oleh pelaku. Hasil penyelidikan diketahui jika kendaraan Avanza putih tersebut milik warga Jakarta Utara yang dirental warga Malaysia.

Tim kemudian pada 28 Juni 2019, melakukan
pengecekan ke pihak Imigrasi terkait data record paspor tersebut, dan mendapati bahwa pelaku sudah kembali ke Malaysia pada 15 Juni 2019 sekira jam 18.00 WIB.

Pada tanggal 2 Juli 2019, tim berkoordinasi dengan Polisi Diraja Malaysia, membuahkan hasil. Dan mendapatkan informasi bahwa pelaku sudah diamankan terkait perampokan dua SPBU di Maran Malaysia oleh kepolisian Maran Pahang Malaysia.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PEMERINTAHAN

628 dibaca
Silpa APBD Kabupaten Serang TA 2018 Capai Rp403 Miliar
1848 dibaca
Dinilai Sukses, Bupati Minsel Belajar Kelola BUMD ke Bupati Serang
1709 dibaca
Pemkab Serang Terapkan Sistem Berbasis Elektronik

POLITIK

824 dibaca
Tak Penuhi Kuorum, Paripurna DPRD Kabupaten Serang Batal Digelar
1871 dibaca
Pilkada Serentak 2020, Golkar Banten Prioritaskan Usung Kader
1777 dibaca
Eks Relawan Sebut Kepemimpinan WH–Andika Bergaya Otoriter

HUKUM & KRIMINAL

2344 dibaca
Orang Tua Kades di Kecamatan Ciruas Dibacok
1399 dibaca
Tiga Pelaku Curas Biasa Aksi di Wilayah KP3B Diringkus
1447 dibaca
Miliki Catatan Kriminalitas, Dua Perampok Asal Malaysia Tak Bisa Dibawa ke Indonesia

PERISTIWA

1816 dibaca
Bupati Serang: TMMD Bangkitkan Budaya Gotong Royong di Masyarakat 
1958 dibaca
Diduga Terlibat Jual Aset Negara, Kejari Didesak Usut Walikota Serang
1733 dibaca
Peringati HANI 2019, Bupati Serang Canangkan Program Bersih dan Aman

EKONOMI & BISNIS

373 dibaca
Soal Pasir Laut, Bupati Tatu Minta Kajian Tim Ahli Dipublikasikan
536 dibaca
Inilah Gadis di Balik Uang Digital Facebook
Top