Jumat, 18 Januari 2019

Menyentuh Pasangan, Mengurangi Rasa Sakit?

(Foto: zeenews.india)
Senin, 05 Mar 2018 | 11:55 WIB - Gaya Hidup

lBC, New Delhi - Apakah memegang tangan pasangan Anda membantu rasa sakit Anda mereda?

Mengutip dari zeenews, Minggu 4 Maret 2018, Tidak, itu bukan cinta, ini menunjukkan mengapa hal ini terjadi dan ini ada kaitannya dengan gelombang otak Anda.

Sebuah penelitian menemukan bahwa memegang tangan pasangan Anda membantu gelombang otak menyelaraskan dan mengurangi rasa sakit. Sesuai temuan penelitian, semakin empati pasangan yang merasa nyaman merasakan kesakitan pada pasangan, semakin banyak gelombang otak mereka yang disinkronkan.

Semakin banyak gelombang otak yang disinkronkan, semakin banyak rasa sakit yang hilang.

"Kami mengembangkan banyak cara untuk berkomunikasi di dunia modern dan kami memiliki interaksi fisik yang lebih sedikit. Makalah ini menggambarkan kekuatan dan pentingnya sentuhan manusia," kata penulis utama studi Pavel Goldstein, dari University of Colorado di Boulder.

Untuk penelitian yang dipublikasikan di jurnal Prosiding National Academy of Sciences (PNAS), periset merekrut sekelompok pasangan heteroseksual, berusia antara 23 sampai 32 tahun yang telah bersama-sama selama setidaknya satu tahun.

Para peneliti menempatkan mereka melalui beberapa skenario dua menit karena electroencephalography (EEG) caps mengukur aktivitas gelombang otak mereka. Skenario termasuk duduk bersama tidak menyentuh; duduk bersama sambil berpegangan tangan, dan duduk di ruangan terpisah.

Kemudian mereka mengulangi skenario saat wanita itu mengalami nyeri panas ringan di lengannya. Hanya berada di hadapan masing-masing, dengan atau tanpa sentuhan, dikaitkan dengan sinkronisitas gelombang otak di pita alfa mu, panjang gelombang yang terkait dengan terfokus perhatian.

Jika mereka berpegangan tangan saat dia sakit, kopling meningkat paling banyak, kata periset. Para periset juga menemukan bahwa ketika dia dalam keadaan sakit dan dia tidak dapat menyentuhnya, kopling gelombang otak mereka berkurang.

"Tampaknya rasa sakit benar-benar mengganggu sinkronisasi interpersonal antara pasangan dan sentuhan yang membawanya kembali," kata para periset.

"Anda mungkin mengungkapkan empati untuk rasa sakit pasangan, tapi tanpa sentuhan, itu mungkin tidak sepenuhnya dikomunikasikan," tambahnya.[lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Menyentuh Pasangan, Mengurangi Rasa Sakit?

BERITA TERKAIT

PEMERINTAHAN

87 dibaca
Andika Sebut Kepercayaan Publik pada Pemprov Banten Meningkat
222 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
181 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO

POLITIK

3950 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
845 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
153 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

219 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
106 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
332 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

119 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
140 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

104 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
196 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top