Kamis, 17 Januari 2019

Menikah Tapi tak Juga Merasakan Cinta

[foto ilustrasi]
Kamis, 30 Agt 2018 | 11:09 WIB - Mozaik Islami

ADA seorang perempuan yang bertanya, mengapa meski dirinya sudah menikah, ia belum juga merasakan cinta kepada suaminya? Dai mengatakan, proses pernikahannya memang tidak melalui proses taaruf.

Saya katakan kepadanya, menikah adalah menjalankan sunah Nabi, sesuai dengan fitrah manusia. Hikmah yang dapat diambil kalau sunah Nabi ini dijalankan adalah munculnya ketentraman jiwa. Dengan pernikahan akan tumbuhlah kecintaan, kasih sayang, dan kesatuan antara pasangan suami istri. Dengan pernikahan, keturunan umat manusia akan tetap berlangsung semakin banyak dan berkesinambungan.

Rasulullah SAW bersaksi tentang rumah tangganya dengan ungkapan yang sederhana, Baiti jannati, Rumahku Surgaku. Rumah laksana surga akan dapat dirasakan jika orang-orang yang ada di dalamnya dapat menjalin hubungan dengan penuh kasih sayang. Bukankah salah satu tujuan dari pernikahan agar tercipta kehidupan rumah tangga yang sakinah mawadah wa rahmah.

Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram bersamanya, dan dijadikan-Nya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian terdapat tanda-tanda (kekuasanan-Nya) bagi kaum yang berpikir. (QS. Ar-Ruum:30).

Anda menikah dengan suami Anda sekarang tidak terpaksa kan? Karena dalam pernikahan ada syarat-syarat yang wajib dipenuhi. Salah satunya adalah kerelaan calon istri. Wajib bagi wali untuk menanyai terlebih dahulu kepada calon istri dan mengetahui kerelaannya sebelum diaqadnikahkan. Kelanggengan, keserasian, persahabatan tidaklah akan terwujud apabila kerelaan pihak calon istri belum diketahui. Islam melarang menikahkan dengan paksa, baik gadis atau janda dengan laki-laki yang tidak disenanginya. Kalau memang tidak terpaksa, insya Allah itu hanya soal waktu. Ada baiknya Anda mencari tahu sebabnya, kenapa sudah tujuh bulan rasa cinta itu belum muncul.

Vivi Surivi yang baik, cinta memang diperlukan dalam kehidupan suami istri. Dengan cinta akan muncul kasih sayang dan ketentraman. Kehidupan suami istri yang kering dan dingin tentu tidak akan memberikan kebahagiaan pada keduanya. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan dan merawat cinta kasih di antara suami-istri. Misalnya dengan menumbuhkan rasa saling mengerti dan memahami sifat dan karakter masing-masing.

Tidak ada salahnya bila Anda memahami dan mengerti dunia kerja, kesibukan atau kegiatan suami. Hal ini akan menumbuhkan sikap saling mendukung dan menguatkan bila suatu saat suami mengalami permasalahan. Memperhatikan hal-hal yang terkesan remeh, juga bisa menumbuhkan rasa cinta. Contohnya, menjaga penampilan atau mengucapkan kata-kata romantis pada pasangan kita. Jangan lupa berilah perhatian yang tulus dan luangkan waktu untuk bersama. Rasulullah SAW mengajarkan agar kebahagiaan dan rasa cinta terjalin di dalam rumah tangga, salah satunya adalah dengan mengerjakan salat tahajud bersama pasangan hidup kita. Sebab, perbuatan tersebut dapat mengisi rumah tangga kita dengan kebahagiaan, kegembiraan, dan cinta.

Rasulullah SAW bersabda, Semoga Allah menyayangi seorang laki-laki yang bangun pada sebagian waktu malam, kemudian mengerjakan salat (malam) dan membangunkan istrinya, dan jika sang istri enggan untuk bangun maka ia akan memercikkan air ke wajah istrinya; dan semoga Allah menyayangi seorang perempuan yang bangun pada sebagian waktu malam, kemudian mengerjakan salat (malam) dan membangunkan suaminya, dan ketika suami enggan bangun maka ia akan memercikkan air ke wajah suaminya. (HR. Abu Daud, Nasai, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Insya Allah salat tahajud bersama akan memberikan tidak hanya suasana yang romantis, tetapi juga kekuatan cinta. Menumbuhkan cinta, dan menambah kedekatan hati dengan pasangan hidup kita. Saat itulah waktu yang sangat jernih untuk menemukan makna cinta dalam satu biduk rumah tangga. Insya Allah.[Inilahcom]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

LAINNYA

Menjadi Pemimpin Umat itu Harus Rajin Membaca
Kamis, 17 Jan 2019 | 06:26 WIB
Menjadi Pemimpin Umat itu Harus Rajin Membaca
Awas! Jangan Makan Uang Haram Jelang Pemilu
Rabu, 16 Jan 2019 | 20:13 WIB
Awas! Jangan Makan Uang Haram Jelang Pemilu
Bonus Pengembalian Utang Tetap Riba Meski Ikhlas
Rabu, 16 Jan 2019 | 18:09 WIB
Bonus Pengembalian Utang Tetap Riba Meski Ikhlas
Setiap Jiwa tak Mati Sampai Rezekinya Sempurna
Rabu, 16 Jan 2019 | 11:31 WIB
Setiap Jiwa tak Mati Sampai Rezekinya Sempurna

KOMENTAR

Menikah Tapi tak Juga Merasakan Cinta

PEMERINTAHAN

187 dibaca
Lantik 223 Pejabat, Bupati Serang Sebut Agar Kinerja Lebih Baik
177 dibaca
Pertama di Indonesia, Inspektorat Kabupaten Serang Integrasikan Dua ISO
278 dibaca
Bupati dan Wakil Bupati Lebak Dilantik Gubernur Banten

POLITIK

3907 dibaca
Gubernur Banten Wahidin Halim Dilaporkan ke Bawaslu
834 dibaca
Dukung Prabowo-Sandi, Caleg PBB di Banten Bentuk Pass Lantang
151 dibaca
Debat Capres Bisa untuk Curi Perhatian Rakyat

HUKUM & KRIMINAL

213 dibaca
Mayat Wanita di Cipocok Jaya Ternyata Dibunuh
101 dibaca
Polisi Ringkus Pelaku Curanmor, Penadah dan Pengoplos
327 dibaca
Diduga Otak Pengeroyokan Santri, MH Terancam Dijemput Paksa

PERISTIWA

70 dibaca
Peran Media Penting dalam Sosialisasi Millennial Road Safety Festival
129 dibaca
Gubernur Berikan Bantuan Seragam Sekolah untuk Korban Tsunami

EKONOMI & BISNIS

88 dibaca
Sri Mulyani Jamin Usaha Kecil Digital Bebas Pajak
190 dibaca
Pulihkan Anyer, Pemprov Banten Tinjau Pelarangan Rapat di Hotel
Top