Rabu, 27 Mei 2020

Mengungkit Nafkah, Bertobatlah Wahai Suami!

[foto ilustrasi]
Minggu, 01 Des 2019 | 13:01 WIB - Mozaik Islami

PERTAMA, nafkah keluarga adalah kewajiban suami diberikan kepada istri dan anaknya. Allah berfirman, "Kewajiban bagi para kepala keluarga untuk memberikan rizki (nafkah) kepada para istrinya dan memberi pakaian mereka dengan cara yang baik." (QS. Al-Baqarah: 233)

Ibnu Katsir menafsirkan kalimat: "dengan cara yang baik". "Maksudnya besar nafkah sesuai dengan kadar yang berlaku di masyarakat untuk wanita yang setara dengannya, tanpa berlebihan dan tidak kurang dan sesuai kemampuan suami, ketika kaya, tidak kaya, atau kekurangan." (Tafsir Ibn Katsir, 1:634)

Kedua, Allah melarang semua hamba-Nya untuk mengungkit-ungkit kebaikan yang pernah dia berikan kepada orang lain. Bahkan Allah menjadikan sikap ini sebagai pembatal pahala atas kebaikan yang telah dia berikan. Allah berfirman, "Wahai orang yang beriman, janganlah kalian membatalkan sedekah kalian dengan al-mannu dan Al-Adza." (QS. Al-Baqarah: 264). Al-Mannu: mengungkit-ungkit, Al-Adza: menyakiti perasaan yang menerima

Ayat ini berbicara tentang sedekah yang sifatnya anjuran, dan tidak wajib. Allah melarang manusia untuk mengungkit-ungkit sedekah yang telah dia berikan. Tentu saja, ancamannya akan lebih keras lagi jika yang diungkit-ungkit adalah pemberian yang sifatnya wajib seperti zakat atau nafkah bagi keluarga. Karena harta yang wajib dia berikan kepada orang lain, sejatinya bukan harta dia. Zakat yang menjadi kewajiban seseorang, tidak lagi menjadi miliknya. Demikian pula nafkah yang dia berikan kepada keluarganya, bukan lagi harta miliknya, tapi milik keluarganya.

Lalu dengan alasan apa orang ini mengungkit-ungkit nafkah yang dia berikan kepada keluarganya? Oleh karena itu, kepada suami yang memiliki perilaku semacam ini, wajib bertaubat kepada Allah. Memohon ampun atas kesalahan besar yang dia lakukan. Dan berusaha untuk tidak menyinggung sedikitpun nafkah yang menjadi kewajibannya. Semoga Allah tidak menghapus amal baiknya. Allahu alam. [Ustadz Ammi Nur Baits/lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Sungguh, Inilah Orang yang Berpuasa itu?
Selasa, 19 Mei 2020 | 20:43 WIB
Sungguh, Inilah Orang yang Berpuasa itu?
Mencium dan Memeluk Istri tidak Membatalkan Puasa
Selasa, 19 Mei 2020 | 14:58 WIB
Mencium dan Memeluk Istri tidak Membatalkan Puasa
Kita Milik Allah Semata, Abaikan Cinta Manusia
Jumat, 15 Mei 2020 | 22:16 WIB
Kita Milik Allah Semata, Abaikan Cinta Manusia
Puasa Tapi tak Salat Tetap Dihukum Kafir
Jumat, 15 Mei 2020 | 22:03 WIB
Puasa Tapi tak Salat Tetap Dihukum Kafir

KOMENTAR

Mengungkit Nafkah, Bertobatlah Wahai Suami!

PEMERINTAHAN

472 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Daerah
596 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Forum Konsultasi Pengadaan Barang Covid-19

POLITIK

991 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
1087 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

230 dibaca
Karyawan Swasta Nyambi Jualan Sabu, Ditangkap Deh
322 dibaca
Lagi, Polres Serang Tangkap Pelaku Pengedar Upal

PERISTIWA

392 dibaca
Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai
247 dibaca
Tak Dapat BST, Puluhan Warga Datangi Kantor Desa Carenang

EKONOMI & BISNIS

372 dibaca
Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD
470 dibaca
Bupati Serang Sebut Bantuan Beras Harus Serap Petani Lokal
Top