Sabtu, 30 Mei 2020

Mengakrabkan Diri dengan Rizki Kita

[foto ilustrasi]
Jumat, 17 Mei 2019 | 22:04 WIB - Mozaik Islami

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi

ADA orang yang sejak subuh tadi sampai malam begini belum pulang-pulang ke rumahnya. Terus berputar dan berjalan tanpa mengenal lelah dan capek. Mencari rizki, katanya. Walau tak mengenal lelah dan capek, rupanya lelah dan capek mengenalnya untuk kemudian membebani badan dan jiwanya yang tak mempedulikannya. Akhirnya, dia tertunduk lesu sambil bergumam: "Sulit juga mencari rizki, sulit pula mengejarnya."

Ada orang yang juga bekerja sebagaimana lazimnya orang lain bekerja, berfikir sebagaimana orang lain juga berfikir, berkeinginan sebagaimana orang lain juga memiliki keinginan. Dia tetap setia menunggu jadwal komunikasinya dengan Allah, yakni menunggu saatnya adzan untuk mengadukan apa yang menjadi keluhan dan harapannya. Setelah salam shalat selesai, tak diduga orang yang shalat di sebelahnya adalah teman lamanya yang baru pulang dari luar negeri. Tak dinyana, pertemuan ini melahirkan banyak hikmah.

Benar kata para bijak: "Rizkimu lebih tahu alamatmu ketimbang pengetahuanmu akan alamatnya." Kalau begitu, pertemuan kita dengan rizki kita akan lebih mudah jika rizki yang mencari kita, bukan kita yang mencari rizki. Logis bukan? Tapi sayangnya kebanyakan kita adalah pencari rizki, bukan? Lalu bagaimana caranya agar rizki yang mencari kita? Nah inilah yang perlu kita pelajari.

Saya bertemu dengan banyak orang yang dikejar-kejar rizki dengan cara yang halal tentunya, tanpa tipu menipu dan tanpa bersekongkol dengan kemaksiatan. Saya telah banyak berbincang dengan mereka. Pun juga saya sering membaca kisah orang-orang masa lalu yang dikejar rizki. Lengkapnya bagaimana? Tentu tidak bisa sempurna jika dijelaskan lewat tulisan ini.

Tanggal 26 Mei, hari Ahad setelah Ashar, insyaAllah akan kami adakan kembali Kajian Khusus Tips Mendapatkan Rizki yang Barakah dengan Mengenal Bahasa Rizki dan Kunci Pintu-pintunya.

Yang berkenan ikut harap mendaftarkan diri ke Pondok Pesantren Kota Alif Laam Miim Surabaya. Contact Person: Yasir Bahalwan +6281331880988, Mas Odi 081334288348. Peserta terbatas. Salam, AIM. [lnilah]

Bagikan:

LAINNYA

Mau Jadi yang Biasa atau yang Luar Biasa?
Jumat, 29 Mei 2020 | 21:26 WIB
Mau Jadi yang Biasa atau yang Luar Biasa?
Covid-19 Hingga Musim Haji..
Jumat, 29 Mei 2020 | 20:51 WIB
Covid-19 Hingga Musim Haji..
Kepada Siapa Saya Harus Bertanya?
Kamis, 28 Mei 2020 | 21:07 WIB
Kepada Siapa Saya Harus Bertanya?

KOMENTAR

Mengakrabkan Diri dengan Rizki Kita

PEMERINTAHAN

148 dibaca
Pakai Protokol Kesehatan, Pemkab Serang Gelar Halabihalal Terbatas
550 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Daerah

POLITIK

1082 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
1175 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

86 dibaca
Salah Sasaran, Warga Tanara Kena Bacok
67 dibaca
Kantongi Sabu, Seorang Pemuda di Cilegon Diciduk Polisi

PERISTIWA

74 dibaca
Diduga Stres, Mahasiswi Bina Bangsa Gantung Diri
510 dibaca
Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai

EKONOMI & BISNIS

480 dibaca
Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD
559 dibaca
Bupati Serang Sebut Bantuan Beras Harus Serap Petani Lokal
Top