Rabu, 27 Mei 2020

Menag Sebut Mengkafirkan Agama Lain Radikal

Menteri Agama Fachrul Razi - [Foto: Istimewa]
Kamis, 07 Nov 2019 | 11:30 WIB - Nasional

lBC, Jakarta - Menteri Agama Fachrul Razi mengajak setiap lapisan masyarakat untuk mengokohkan moderasi beragama tanpa mengkafir-kafirkan agaman lain. Hal itu dinilai sebagai paham radikal.

"Kalau dia menjelek-jelekan agama lain, mengkafir-kafirkan, nah baru itu disebut radikal. Kalau orang takwanya tinggi, tentu tidak akan begitu," ujarnya.

Menurut dia, fenomena radikalisme berbasis agama akan berdampak langsung ke masyarakat khususnya antarumat beragama. Karena itu dirinya menilai radikalisme harus didefinisikan secara tegas dan harus segera ditangani.

"Jangan sampai terjadi penanganan yang keliru terhadap radikalisme, karena kekeliruan dalam mendefinisikan radikalisme itu sendiri," katanya.

Ia berharap ormas Islam beserta tokoh agama dan lembaga keagamaan bersinergi menanggulangi paham keagamaan yang bertentangan dengan prinsip moderasi.

"Paham keberagamaan semacam ini perlu diarahkan kepada nilai-nilai yang lebih substansial, seperti penerimaan terhadap toleransi atas paham berbeda, menguatkan perdamaian, " tandasnya. [lnilah]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Menag Sebut Mengkafirkan Agama Lain Radikal

PEMERINTAHAN

474 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Satgas Ketahanan Pangan Daerah
599 dibaca
Pemkab Serang Bentuk Forum Konsultasi Pengadaan Barang Covid-19

POLITIK

991 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
1089 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

230 dibaca
Karyawan Swasta Nyambi Jualan Sabu, Ditangkap Deh
322 dibaca
Lagi, Polres Serang Tangkap Pelaku Pengedar Upal

PERISTIWA

392 dibaca
Warga Curug Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai
247 dibaca
Tak Dapat BST, Puluhan Warga Datangi Kantor Desa Carenang

EKONOMI & BISNIS

372 dibaca
Sekretaris Bapenda: Bank Banten Gagal Bayar Disebabkan Utang ASN dan DPRD
473 dibaca
Bupati Serang Sebut Bantuan Beras Harus Serap Petani Lokal
Top