Rabu, 19 Februari 2020

Melawan Saat Ditangkap, Gembong Begal Ditembak

[foto ilustrasi/net]
Sabtu, 15 Feb 2020 | 10:05 WIB - Pandeglang Hukum & Kriminal

lBC, Pandeglang - Dede Mario (20 tahun), gembong begal diringkus Tim gabungan Reserse Mobile (Resmob) Polres Pandeglang dan Unit Reskrim Polsek Cikeusik pada Jumat, 14 Februari 2020 malam. Residivis warga Desa Tanjungan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang ini terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan dan tidak mengindahkan saat diberi tembakan peringatan.

"Tersangka terpaksa kami lakukan tindakan tegas karena melakukan perlawanan serta tidak mengindahkan saat dilakukan tembakan peringatan," ungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreakrim) Polres Pandeglang AKP DP Ambarita menghubungi wartawan pada Sabtu, 15 Februari 2020.

Ambarita menjelaskan penangkapan terhadap tersangka begal ini berawal dari informasi masyarakat bahwa berada di sebuah rumah di Kampung Cisangku, Desa Tanjungan, Kecamatan Cikeusik. Berbekal dari informasi tersebut, Tim Resmob dan Polsek langsung bergerak dan berhasil mengamankan tersangka.

"Tersangka berhasil diamankan sekitar pukul 23.00 di rumah salah seorang warga dan kita lakukan tindakan tegas dan terukur karena melakukan perlawanan. Dari tersangka, kami amankan barang bukti satu unit motor Yamaha Mio serta STNK," terang Ambarita.

Dikatakan Ambarita, aksi pembegalan oleh tersangka Mario dilakukan pada Sabtu, 25 Januari 2020 sekitar pukul 11.00 WIB, terhadap korban Rizal (17 tahun), warga Desa  Wanasalam, Kecamatan Cikeusik. Modusnya, berpura-pura minta diantarkan ke suatu tempat dan dalam perjalanan korban diancam dengan sebilah golok.

"Peristiwa pembegalan yang dialami korban Rizal ini terjadi di pesisir Pantai Borokoi tepatnya di belakang tambak udang PT. PPI, Desa Cikiruhwetan, Kecamatan, Cikeusik. Tersangka minta diantarkan ke rumahnya, namun di lokasi minta diturunkan dan merampas motor korban setelah mengancam dengan golok yang telah disiapkan," terang Kasatreskrim.

Diterangkan Ambarita, tersangka mengaku sudah beberapa kali melakukan perampasan motor dengan sasarannya adalah para pelajar. Motor hasil kejahatan ini selanjutnya dijual ke panadah masih di sekitaran wilayah Pandeglang.

"Kasus ini masih kami kembangkan. Untuk penadah barang hasil kejahatan sudah diketahui identitasnya dan masih dalam pencarian Tim Resmob. Untuk kasus perampasan ini, tersangka Mario dijerat Pasal 365 KUH Pidana, ancaman pidana paling lama 9 tahun penjara," tandasnya.

Reporter: Haji Imat
Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Melawan Saat Ditangkap, Gembong Begal Ditembak
HPN1

PEMERINTAHAN

145 dibaca
SAKIP Berpredikat A, Pemkab Serang Siap Jadi Rujukan Daerah Lain
210 dibaca
Wagub Banten Cecar Soal Call Center, Kepala BPBD Gelagapan

POLITIK

136 dibaca
DPP Serahkan ke DPD Gerindra Banten Tentukan Balon Kada
252 dibaca
PDIP Usulkan Tatu-Pandji di Pilkada Kabupaten Serang 2020

HUKUM & KRIMINAL

59 dibaca
Enam Bandit Spesialis Pencurian Baterai Cctv Diringkus
111 dibaca
Ancam Ratakan Mapolsek Curug, TNI Gadungan Diringkus

PERISTIWA

112 dibaca
Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai Ciujung
281 dibaca
Kapolres Serang: Penyebab Banjir Akibat Pendangkalan Sungai dan Sampah

EKONOMI & BISNIS

87 dibaca
Bupati Serang: Kawal UMKM Hingga Tuntas
275 dibaca
KADIN Serang Diharap Jadi Tulang Punggung Perekonomian Daerah
Top