Kamis, 18 April 2024

Mari Teruskan Perjuangan Para Pendahulu Merebut Kemerdekaan

[Foto SubagLiputan]
Jumat, 17 Agt 2018 | 15:47 WIB - Serang Peristiwa

lBC, Serang - Gubernur Banten Wahidin Halim menjadi inspektur pada Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesiadan Pengibaran Bendera Merah Putih Dalam Rangka Peringatan HUT RI ke 73 di lapangan masjid raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang pada Jum’at, 17 Agustus 2018.

Dalam amanatnya, Gubernur mengajak seluruh peserta upacara, undangan dan umumnya untuk seluruh masyarakat Banten agar dapat meneruskan perjuangan para pendahulu yang berjasa dalam kemerdekaan RI. Dalam upacara tersebut, dilakukan pula pembacaan naskah proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Banten.

Gubernur menyampaikan sekaligus mengajak seluruh peserta dan undangan upacara untuk memanjatkan syukur kepada Allah SWT karena masih diberi karunia untuk bisa memperingati sekaligus merayakan HUT RI ke-73, yakni negeri yang dicintai ini. Menurutnya, kemerdekaan yang diperoleh penuh perjuangan yakni dengan mengorbankan tenaga, pikiran, darah dan harta merupakan perjuangandengan proses  panjang hingga bisa mengusir dan menyingkirkan penjajah.

“Untuk itu, mari kita teruskan perjuangan itu, teruskan apa yang telah dilakukan  para pendahulu kita merebut kemerdekaan,”paparnya.

Sebagai generasi penerus, lanjut Gubernur, perjuangan penting dilakukan dalam rangka membangun negeri dan masyarakat khususnya kurang lebih 12 juta penduduk Provinsi Banten, agar terbebas dari berbagai persoalan.  Yakni dengan melakukan pembangunan melalui program pendidikan, kesehatan maupun infrastruktur yang harus diwujudkan secara bersama-sama. Karena akan memberikan makna dan arti bagi masyarakat Banten dan umumnya rakyat Indonesia.

“Semoga Indonesia aman, Banten juga dalam kehidupan aman dan sejahtera dalam keadaan harmonisasi antar anak dan bangsa,”tutup Gubernur

Usai upacara, Gubernur kembali menyampaikan kepada insan pers bahwa arti kemerdekaan baginya adalah bagaimana rakyat mendapatkan kesempatan dan hak yang sama untuk bekerja, menyatakan pendapat, mendapatkan kesejahteraan. Program pendidikan gratis merupakan bagian dari kemerdekaan rakyat, termasuk kesehatan gratis dan memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat.

“Jadi kalau ada orang yang menentang pendidikan gratis, itu penjajah,”tegasnya.[Kominfo]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Mari Teruskan Perjuangan Para Pendahulu Merebut Kemerdekaan
aulmummc zf

INILAH SERANG

702 dibaca
Putus Mata Rantai Covid-19, 222 Personil Polres Serang Jalani Rapid Test

HUKUM & KRIMINAL

2191 dibaca
Curi Tas Milik Keluarga Pasien RS Hermina, Eki Ditangkap

POLITIK

1284 dibaca
Andika Nantikan Kontribusi Lebih dari Generasi Muda Banten
Top