Minggu, 24 Januari 2021

Mantan Ketua Hanura Kota Serang Dihukum 18 Bulan Penjara dan Denda Rp200 Juta

[Foto Jamaludin]
Jumat, 27 Jul 2018 | 19:34 WIB - Serang Hukum & Kriminal

lBC, Serang - Terdakwa kasus politik uang Pilkada Kota Serang 2018, mantan Ketua DPC Partai Hanura Kota Serang Supriadi, oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang dihukum 1 tahun dan 6 bulan penjara pada Jumat, 27 Juli 2018. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa tiga tahun penjara dan denda Rp200 juta.

Dalam sidang yang dipimpin hakim Wisnu dengan JPU Slamet, terdakwa yang didampingi kuasa hukum dari LBH Sikap M Yusuf dan Pendi, dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana pemilu. Dan melanggar 187A ayat (1) UU RI No.10 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No.1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang jo. Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.

Terdakwa, ujar hakim, terbukti melanggar pidana pemilu yakni memberikan uang untuk memengaruhi pemilih agar memilih calon yang disarankan terdakwa.

“Menghukum Terdakwa Supriadi dengan hukuman pidana penjara selama tiga puluh enam bulan atau tiga tahun. Dan denda Rp200 juta,” kata hakim saat membacakan putusan.

Sebelum memberikan tuntutan, dalam pertimbangannya hakim mengungkapkan hal yang memberatkan terdakwa tidak mengakui memberikan uang untuk memengaruhi orang lain untuk memilih calon, perbuatan terdakwa menciderai Demokrasi.

”Hal yang meringankan, terdakwa mengaku bersalah, menyesali perbuatannya dan Belum pernah dihukum,” ujar hakim.

Menyikapi putusan tersebut, M Yusuf didampingi Pendi selaku kuasa hukum terdakwa menyatakan pikir-pikir. “Kita dalam sidang menyatakan pikir-pikir. Tapi kemungkinan kita akan banding. Karena kita meminta terdakwa dibebaskan hakim,”kata Yusuf.

Untuk diketahui, terungkapnya kasus politik uang di Kalanganyar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang. Kasus itu menyeret pria bernama Rusdi (41 tahun), warga Kampung Perumasan Baru, Kelurahan Panggungjati, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Dalam penyidikan, diperoleh keterangan bahwa Rusdi mendapatkan uang dari Supriadi sebesar Rp3 juta. Tersangka Supriadi memerintahkan Rusdi memberikan itu kepada warga supaya memilih salah satu paslon.

Penetapan Supriadi sebagai tersangka lantaran bukti-bukti mengarah pada keterlibatannya dalam kasus politik uang Pilkada Kota Serang.

Sementara itu, Rusdi yang dituduh telah mengarahkan warga Kalanganyar, sudah dijatuhi vonis 18 bulan (1,6 tahun) penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang, Senin 16 Juli 2018.[Jamaludin]

Redaktur: Arif Soleh
Bagikan:

KOMENTAR

Mantan Ketua Hanura Kota Serang Dihukum 18 Bulan Penjara dan Denda Rp200 Juta

BERITA TERKAIT

INILAH BANTEN

48 dibaca
Polda Banten Kawal Distribusi Vaksin Sinovac ke Kabupaten/Kota
99 dibaca
Sambil Ngopi, Polda Banten Imbau Masyarakat Patuhi Prokes

INILAH SERANG

20 dibaca
Polda Banten Kawal Pengiriman Vaksin Covid-19 ke Pulau Sumatera
41 dibaca
Laznas Chevron dan Dompet Dhuafa Banten Salurkan Paket Nutrisi

HUKUM & KRIMINAL

66 dibaca
Selundupkan Bibit Lobster, Dua Warga Pandeglang Dibekuk
81 dibaca
Usai Disetujui DPR, Komjen Listyo Sigit Siapkan Rencana Aksi

POLITIK

112 dibaca
KPU Tetapkan Tatu-Pandji Bupati dan Wakil Bupati Serang Terpilih
116 dibaca
KPU Pandeglang Siapkan Materi Gugatan di MK

PENDIDIKAN

173 dibaca
Nadiem Makarim Bicara Korban Sriwijaya Air
303 dibaca
Tenaga Pengajar Berstatus ASN di Pandeglang Masih Minim
Top